Home Blog Page 104

Review Assassin’s Creed Shadows (PC): Tidak Seperti yang Dikira

0

Review Assassin’s Creed Shadows PC adalah salah satu game yang cukup berat dan menantang. Alasannya jelas adalah kontroversi seputar game ini yang seakan tiada habisnya. Belum lagi hype dari game ini sendiri yang sudah berkurang karena dua kali ditunda perilisannya.

Terlepas dari semua hal itu, Ubisoft sang developer tetap harus merilis gamenya. Namanya juga “Show Must Go On”, suka tidak suka dan bagaimanapun hasilnya Assassin’s Creed Shadows akan rilis pada tanggal 20 Maret 2025. Semua orang akhirnya bisa melihat dan merasakan seperti apa game ini sebetulnya. Apakah semua kontroversi dan penundaan setimpal dengan produk akhirnya?

Saya mendapat kesempatan dari Ubisoft untuk memainkan versi review Assassin’s Creed Shadows di PC dua minggu lebih awal.

Ketika Ubisoft memutuskan untuk menunda peluncuran game ini tahun lalu, jujur saja saya kecewa. Alasannya karena game ini termasuk dalam salah satu dari daftar “Most Wanted to Play” yang saya buat.

Selain itu, Assassin’s Creed Shadows juga menawarkan “Winning Concept” yang digunakan oleh Assassin’s Origins, Odyssey, dan Valhalla. Ditambah lagi, game ini mengangkat tema Jepang yang lengkap dengan ninja dan samurai. Apa lagi yang kurang coba?

Berikut adalah review Assassin’s Creed Shadows PC, berdasarkan pengalaman yang saya dapat setelah memainkannya lebih dari 20 jam:

Review Assassin’s Creed Shadows PC: Merajut Sejarah Asli dengan Cerita Fiksi

Assassin’s Creed Shadows berlatar di Jepang pada abad ke-16, dimana pada waktu itu Oda Nobunaga sedang mencapai titik kekuasaan tertingginya. Sesuai tradisi franchise Assassin’s Creed, cerita dalam Assassin’s Creed Shadows dirajut dengan sejarah asli.

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki beragam detail tentang lokasi, kebudayaan, dan juga peristiwa bersejarah di Jepang. Semua informasi ini disimpan dalam Codex yang bisa diakses kapan saja oleh pemain. Jadi jika kalian menyukai tentang sejarah, rasa haus akan informasi bisa terpuaskan dengan mengakses bagian Codex.

Ekspansi Oda Nobunaga di Jepang bertanggung jawab dalam menciptakan dua karakter utama Assassin’s Creed Shadows, Naoe dan Yasuke. Pembantaian kelompok Iga oleh Oda Nobunaga membuat Naoe kehilangan keluarga dan tanahnya. Inilah yang membuatnya menjadi hantu dan mau berbuat apa saja demi membalas dendam. Sedangkan Yasuke justru bersimpati dengan Oda Nobunaga. Sebabnya ia adalah satu-satunya orang yang melihat Yasuke sebagai seorang manusia, bukan budak. Takdir dari Naoe dan Yasuke yang awalnya berlawanan, akhirnya menjadi satu melalui sebuah klimaks cerita.

Sayangnya klimaks ini menurut saya kurang menggigit dan believable. Apakah cerita ini memang sudah dari awal didesain oleh Ubisoft? Atau cerita ini merupakan cerita baru yang didesain ketika Assassin’s Creed Shadows ditunda? Jawaban dari pertanyaan ini mungkin tidak akan terjawab dan menjadi bagian dari misteri Assassin’s Creed Shadows.

Hal lain yang menurut saya perlu menjadi perhatian adalah VO (Voice Over). Hampir semua karakter di Assassin’s Creed Shadows memiliki VO bahasa Inggris dengan logat Jepang. Ini mengingatkan saya dengan serial televisi Shogun. Kalian juga bisa menggunakan Immersive Mode untuk membuat karakter di game berbicara dengan bahasa aslinya (Jepang dan Portugis), jika ingin lebih imersif.

Jepang yang Indah dan Misterius

review assassin's creed shadows pc

Secara garis besar, alur cerita Assassin’s Creed Shadows masih menggunakan mekanisme yang sama dengan game-game sebelumnya. Untuk melanjutkan cerita utama, kalian harus mengejar kelompok misterius bernama Shinbakufu. Kelompok ini terdiri dari beberapa orang dengan satu orang pemimpin yang identitasnya tersembunyi di balik topeng. Untuk mencapai sang pemimpin, kalian harus lebih dulu mengungkap anak buahnya satu per satu.

Pencarian ini akan cukup menantang. Pertama, karena petunjuk untuk menemukan target biasanya hanya berupa deskripsi lokasi. Sisanya harus kalian temukan sendiri. Untuk mempermudah, developer telah membuat fitur Scout yang bisa membantu untuk menemukan target. Scout juga memiliki batas penggunaan, jadi kalian harus menggunakannya semaksimal mungkin.

Kedua, pencarian ini akan membawa Naoe dan Yasuke ke berbagai wilayah di Jepang. Mulai dari Osaka ke Kyoto, danau Biwa di wilayah Omi yang merupakan danau terbesar di Jepang, wilayah Kii yang memiliki banyak kuil Budha, dan berbagai wilayah lainnya. Inilah dunia open world Assassin’s Creed Shadows yang bisa kalian jelajahi sampai puas.

Pemandangan yang tersaji di dalam game sangat luar biasa. Kalian akan disuguhi oleh berbagai jenis bentang alam. Mulai dari hutan yang penuh dengan pepohonan bambu dan maple, padang rumput lengkap dengan sawah berisi padi, pegunungan dengan jalan sempit menanjak, sampai wilayah urban Jepang abad ke-16 yang tertata rapi. Tidak lupa berbagai landmark seperti kuil dan istana yang dibuat semirip mungkin dengan bentuk aslinya.

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki mekanisme pergantian waktu, cuaca, dan musim. Kondisi ini akan berpengaruh dengan kondisi alam di game. Misalnya pada musim dingin beberapa wilayah akan dipenuhi oleh salju, dan pada musim gugur kalian bisa melihat daun-daun yang rontok. Ketika malam hari, kalian juga akan lebih sering bertemu penjaga yang berpatroli dan lain sebagainya.

Teknologi Ray-Tracing sangat kentara penerapannya di Assassin’s Creed Shadows. Pemandangan alam di dalam game menjadi semakin indah dan misterius berkat teknologi ini. Karena menggunakan PC, saya bisa mengatur penampilan special effect yang muncul di dalam game. Jika kalian memiliki PC mumpuni, saya sarankan untuk memaksimalkan Ray-Tracing untuk pengalaman yang lebih optimal.

Kegiatan eksplorasi tidak akan pernah membosankan karena suguhan pemandangan alam ini. Sayangnya tidak fitur ada auto-pilot saat sedang berkuda. Jadi saya harus menekan terus tombol analog controller untuk memastikan kuda saya tetap berada di jalur. Sebagai gantinya, developer memberikan fitur Pathfindfer atau petunjuk arah, agar pemain tidak tersesat saat sedang eksplorasi.

Ketika tiba di desa dan kota, kalian juga akan berjumpa dengan para NPC yang menjalanI berbagai macam aktivitas. Kalian bisa menemukan NPC yang sedang ngobrol dan kadang memberikan informasi penting, ada pemain boneka yang sedang menghibur anak-anak, sampai Miko atau pendeta yang sedang berdoa di kuil. Kehadiran NPC ini membuat dunia Assassin’s Creed Shadows menjadi lebih hidup.

Pilih Naoe atau Yasuke

review assassin's creed shadows pc

Pada bagian awal permainan, karakter yang bisa digunakan dibatasi. Tapi setelah seperempat jalan, kalian bisa mulai memilih untuk menggunakan Naoe atau Yasuke. Keduanya memiliki gameplay yang berbeda. Naoe lebih condong ke stealth seperti seorang Assassin sejati. Sedangkan Yasuke lebih direct, cocok untuk pertarungan frontal.

Beberapa fitur juga dibatasi untuk setiap karakter. Misalnya kemampuan mendeteksi musuh ala Assassin yang hanya bisa digunakan oleh Naoe. Sebaliknya, Yasuke bisa berlari dan mendorong musuh atau objek lainnya. Naoe juga bisa menggunakan berbagai peralatan ninja seperti kunai, smoke bomb, dan masih banyak lagi.

Inilah yang membuat Naoe lebih cocok digunakan ketika menjalankan misi assassination atau infiltration di dalam kastil. Karena kalian pastinya tidak mau membuat semua penjaga di dalam kastil menyerang secara bersamaan dan mendapatkan status Wanted.

Tidak ada juga paksaan dari game untuk terus menggunakan salah satu karakter, kecuali pada skenario tertentu. Jadi jika mau, kalian bisa terus menggunakan Naoe sampai gamenya tamat untuk mendapatkan rasa otentik franchise Assassin’s Creed.

Baik Naoe dan Yasuke bisa melakukan parkour. Tapi hanya Naoe saja yang bisa melakukan berbagai jenis gaya. Kalian bisa saja memaksa Yasuke untuk memanjat genteng, tetapi gerakannya akan lebih lambat dan kagok. Malah jadi lucu dilihatnya.

Berbicara tentang parkour, Assassin’s Creed Shadows telah membuat mekanisme ini menjadi lebih streamline. Melakukan parkour sekarang menjadi lebih mudah dan simple. Maksud saya lebih mudah adalah dalam mengeksekusi dan mengarahkan gerakannya. Sehingga tidak ada gerakan yang sia-sia atau salah.

Genteng dan AI

review assassin's creed shadows pc

AI musuh di game ini menurut saya sudah cukup baik. Mereka tidak terlalu bodoh dan tidak terlalu pintar. Pastinya juga tidak memiliki kekuatan superhuman yang bisa mendeteksi meski kalian sedang bersembunyi. Tapi, mereka cukup waspada juga.

Jika kalian ketahuan oleh musuh, saran saya bersembunyilah di atas genteng agar tidak ketahuan. Cara klasik ini tidak pernah gagal dalam setiap game Assassin’s Creed, termasuk ini.

Developer juga telah memberikan pilihan tingkat kesulitan game yang menyesuaikan dengan perilaku AI. Jika kalian memilih yang tertinggi atau Expert, strategi bersembunyi di genteng tidak lagi efektif.

review assassin's creed shadows pc

Kalian juga bisa menentukan bagaimana damage dari Stealth Assassination, apakah instant kill atau disesuaikan dengan kekuatan musuhnya. Pengaturan ini memberikan pemain kebebasan dalam menentukan seperti apa pengalaman dari gameplay yang ingin dapatkan.

Berbicara tentang Stealth Assassination, game ini memiliki variasi gaya baru. Misalnya Naoe bisa langsung menusuk musuh yang berada di balik pintu dengan menggunakan senjata Katana. Yasuke juga memiliki versinya sendiri yang bernama Brutal Assassination.

Review Assassin’s Creed Shadows: Variasi Senjata yang Beragam

review assassin's creed shadows pc

Naoe dan Yasuke dibekali oleh tipe senjata yang berbeda. Naoe bisa menggunakan Katana, Kusarigama (Arit dengan rantai), dan Tanto (Semacam pisau). Sedangkan Yasuke memakai senjata kelas berat seperti Long Katana, Naginata (Tombak pedang), busur dan panah, serta Teppo (Senjata api).

Setiap senjata milik Naoe dan Yasuke akan memiliki fungsi dan skill yang berbeda. Ada yang bisa digunakan untuk menghancurkan armor musuh secara cepat, ada yang memberikan status effect, dan berfungsi sebagai damage dealer. Kemampuan dari setiap senjata ini bisa ditingkatkan melalui menu Mastery masing-masing karakter.

Mencicipi berbagai macam senjata merupakan alasan saya sering berganti-ganti karakter di Assassin’s Creed Shadows. Jika saya ingin bermain brutal, maka saya akan menggunakan Yasuke dan menyerbu langsung markas musuh. Menyaksikan animasi dari finishing move Yasuke juga merupakan kepuasan tersendiri. Jika kalian tidak bisa melihat darah, maka bisa dimatikan melalu option.

review assassin's creed shadows pc

Mekanik combat sayangnya kurang kreatif dan monoton. Musuh hanya memiliki tiga variasi serangan yang perlu diingat. Jika menyala putih, kalian bisa melakukan parry secara langsung. Jika menyala biru artinya adalah serangan beruntun yang baru bisa diparry pada akhir serangan. Sedangkan jika menyala merah adalah serangan yang tidak bisa ditangkis dan harus dihindari. Jika kalian sudah memahami semua pola ini, maka combat di Assassin’s Creed Shadows menjadi mudah.

Kustomisasi Jempolan

review assassin's creed shadows pc

Dari segi kustomisasi, saya memberikan dua jempol untuk Assassin’s Creed Shadows. Fitur ini terbilang cukup detail, karena kalian bisa mengganti-ganti skin dari senjata dan armor. Seandainya kalian menemukan desain dari senjaya dan armor yang menarik dan ingin digunakan terus, kalian bisa memakaikan skin tersebut ke senjata dan armor yang dipakai.

Untuk senjata, kustomisasinya lebih kompleks lagi. Kalian bisa menentukan skin dari bilah pedang, pegangan kayu, dan beragam bagian dari senjata lainnya untuk menciptakan desain senjata yang betul-betul unik.

review assassin's creed shadows pc

Senjata dan armor di dalam game ini juga bisa terus diupgrade mengikuti level karakter. Jadi keduanya akan terus semakin kuat dan jika kalian mau, digunakan terus sampai gamenya tamat.

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki mekanik Hideout yang bisa dibangun. Setelah Naoe bertemu dengan NPC bernama Tomiko, kalian akan diberikan tanah kosong yang berfungsi sebagai Hideout dan bisa dibangun dengan berbagai macam bangunan.

review assassin's creed shadows pc

Beberapa bangunan baru berfungsi jika kalian sudah merekrut NPC yang sesuai untuk bekerja didalamnya. Misalnya Forge yang bisa digunakan untuk upgrade senjata dan armor, baru bisa digunakan setelah kalian merekrut blacksmith. Beberapa NPC yang direkrut juga bisa digunakan sebagai bala bantuan saat kalian sedang dalam kondisi terjepit.

Setiap bangunan bisa kalian kustomisasi, mulai dari tipe atapnya sampai desain ruangannya. Untuk membangun, kalian memerlukan bahan-bahan dasar yang bisa ditemukan saat menginfiltrasi markas musuh atau menjalankan side quest. Fitur ini akan menambah aktivitas sampingan yang bisa dilakukan di dalam game, apalagi jika kalian menyukai elemen management.

Animus

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki fitur baru bernama Animus. Fitur ini seperti platform online yang menyatukan semua game Assassin’s Creed yang kalian miliki dalam satu library, lengkap dengan kronologinya. Animus juga adalah tempat microtransaction berada.

Mata uang in-game yaitu Keys dan Helix untuk microtransaction bisa kalian beli dengan uang asli, atau bisa juga dengan menjalankan side quest khusus. Side quest ini bentuknya seperti daily login quest yang akan diganti dengan yang baru setiap beberapa hari sekali. Animus juga berisi semacam Battle Pass yang akan memberikan reward sesuai dengan pencapaian yang kalian dapatkan.

Menurut saya, semua kebutuhan seperti senjata dan armor bisa didapatkan di dalam game. Kecuali kalian mau mengeluarkan uang lebih untuk membeli senjata dan armor yang bagus di Animus.

Assassin’s Creed Shadows Dari Segi Teknis

review assassin's creed shadows pc

Jika kalian memainkan versi PC seperti saya, kalian bisa mengakses fitur benchmark terlebih dahulu sebelum memulai. Setidaknya kalian akan mendapatkan gambaran seberapa kuat PC kalian untuk memainkan Assassin’s Creed Shadows.

Secara spesifikasi, Assassin’s Creed Shadows tergolong game berat. Jadi, pastikan kalian memiliki PC dengan spesifikasi yang sesuai jika mau memainkan game ini secara optimal.

Saya menggunakan PC dengan spesifikasi CPU i5-14400F, GPU RTX 3060, RAM 32GB, dan SSD. Saya bisa menjalankan game ini dengan setting medium di 60FPS tanpa adanya masalah teknis. Fitur Ray-Tracing tidak bisa dimatikan di game ini, sehingga harus saya kustomisasi. Assassin’s Creed Shadows juga sudah mendukung fitur Upscalling. Saya sendiri menggunakan NVIDIA DLSS di mode Balanced.

Awalnya saya sempat mencoba setting grafis high. Tapi, suhu GPU saya bisa melonjak sampai ke 80-90 derajat. Barulah ketika setting grafis saya turunkan ke medium dengan beberapa special effect diturunkan, suhu GPU normal kembali.

Kesimpulan

Kesimpulan review Assassin’s Creed Shadows PC adalah game ini tidak seburuk seperti yang dibayangkan, bahkan menurut saya malah sesuai dengan ekspektasi. Keindahan dan kemisteriusan Jepang yang dibuat ulang di dalam game ibarat benang yang menjahit semua bahan menjadi satu pakaian bagus.

Saya bisa melihat bagaimana berdedikasinya tim developer dalam menciptakan game ini. Daun yang rontok karena memasuki musim gugur, terbawa angin melewati jalan setapak yang dilalui oleh Naoe dan Yasuke. Nuansa ini membuat aktivitas eksplorasi di dunia open world di Assassin’s Creed Shadows menjadi sangat imersif. Belum lagi informasi detail yang disusun secara rapi di dalam Codex. Kalian tidak hanya sekedar bermain game, tetapi secara tidak langsung juga mempelajari sejarah Jepang.

Meski memiliki dunia yang indah, Assassin’s Creed Shadows juga tidak luput dari kekurangan. Gameplay bagian combat yang cenderung monoton, dan pola alur cerita yang berulang seperti game sebelumnya. Yasuke yang awalnya saya kira menjadi titik lemah dari game ini, ternyata justru menambah variasi dari segi gameplay. Tentunya ditambah kustomisasi yang detail juga menjadi nilai plus untuk game ini.

Terlepas dari segala kontroversi dan politik yang dialami oleh Assassin’s Creed Shadows, game ini bisa dibilang cukup baik. Saya juga merasa terhibur saat memainkannya. Menghibur, bukankah elemen ini merupakan esensi penting dari sebuah game?

Assassin’s Creed Shadows akan rilis di PS5, Xbox Series, dan PC tanggal 20 Maret 2025.

Spesifikasi PC Silent Hill F Diungkap

0

Konami telah mengungkap spesifikasi PC Silent Hill f. Spesifikasi ini dibagi menjadi dua, yaitu minimum dan recommended. Dengan atmosfer dan detail yang kaya, game ini memerlukan hardware yang cukup tangguh untuk memberikan pengalaman bermain di PC yang maksimal.

Spesifikasi PC Silent Hill f

Berikut adalah spesifikasi minimum dan recommended Silent Hill f menurut Steam:

Minimum

  • Requires a 64-bit processor and operating system
  • OS: Windows 11 x64
  • Processor: Intel Core i5-8400 / AMD Ryzen 5 2600
  • Memory: 16 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 1070 Ti or AMD Radeon RX 5700
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 50 GB available space
  • Sound Card: Windows Compatible Audio Device.

Recommended

  • Requires a 64-bit processor and operating system
  • OS: Windows 11 x64
  • Processor: Intel Core i7-9700 / AMD Ryzen 5 5500
  • Memory: 16 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce RTX 2080 or AMD Radeon RX 6800XT
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 50 GB available space
  • Sound Card: Windows Compatible Audio Device.

Untuk spesifikasi minimum, kalian bisa memainkan game ini dengan setting 30FPS dengan 720p (Tetap disarankan untuk menggunakan SSD) di Performance Quality. Sedangkan untuk spesifikasi recommened, ditujukan untuk setting Perfomance dengan 60FPS, dan Quality di 30FPS dengan resolusi 4k memakai DLSS atau yang setara.

Kapan Rilisnya?

spesifikasi silent hill f

Silent Hill f resmi diperkenalkan oleh Konami dalam acara Silent Hill Transmission minggu lalu. Dalam game ini, pemain akan menjadi Shimizu Hinako yang awalnya menjalani kehidupan biasa, tapi semuanya berubah saat kabut tebal turun dan mengubah kotanya menjadi tempat yang menyeramkan. Silent Hill f untuk pertama kalinya akan berlatar di Jepang pada tahun 1960-an,

Silent Hill f dikerjakan oleh producer Motoi Okamoto. Ia dibantu oleh Ryukishi07 yang terkenal sebagai penulis cerita horor Jepang sebagai pembuat naskah cerita. Tidak hanya itu, Silent Hill f juga menampilkan composer legendars dari game Silent Hill, Akira Yamaoka sebagai composer.

Tanggal rilis Silent Hill f belum diumumkan.Game ini nantinya akan tersedia di platform PS5, Xbox Series, dan PC.

Bagaiman menurut kalian tentang Silent Hill f?

Tanggal Rilis Delta Force Mobile Diumumkan

0

Garena resmi telah mengumumkan tanggal rilis global Delta Force Mobile. Game FPS Tactical Shooter ini akan tersedia untuk perangkat iOS dan Android mulai dari tanggal 22 April 2025.

Game buatan developer Team Jade ini awalnya dijadwalkan rilis di awal tahun 2025. Namun karena alasan masih perlu waktu untuk dipoles, tanggal rilis game ini diundur menjadi musim panas 2025.

Mode Permainan di Delta Force Mobile

delta force mobile

Dalam versi mobile, Delta Force menghadirkan dua mode permainan yaitu mode Warfare dan mode Operations. Kedua mode ini sama seperti yang ada di versi PC-nya. Mode Warfare memungkinkan pemain untuk bertempur dalam skala besar dengan format 24 vs 24. Mode ini melibatkan berbagai kendaraan taktis, baik di darat, udara, maupun laut, untuk menciptakan pengalaman tempur yang imersif.

Sementara itu, mode Operations menawarkan konsep extraction shooter dengan quest. Pemain akan menjalankan berbagai misi dengan tingkat strategi tinggi untuk menghadapi tantangan, serta menggunakan persenjataan militer otentik yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.

Fitur yang Sudah Dioptimalisasi

Delta Force Mobile juga telah dioptimalisasi agar dapat dimainkan dengan baik di perangkat mobile. Game ini menawarkan pengalaman tembak-menembak yang presisi, dengan sistem kontrol yang sudah dioptimalkan untuk perangkat mobile. Pemain juga dapat menikmati pertempuran 360 derajat yang lebih imersif di medan perang luas,

Tidak hanya itu, sistem loadout dalam game ini memungkinkan pemain untuk menyesuaikan persenjataan mereka secara bebas. Dengan dukungan grafis yang realistis dan mekanisme permainan yang mendetail, game ini siap untuk menjadi salah satu game FPS mobile “kejutan” di tahun 2025.

Event Eksklusif

Sebagai bagian dari peluncuran, Garena menghadirkan tactical onboarding event yang menawarkan berbagai hadiah eksklusif bagi pemain. Dengan mengikuti pre-registrasi di App Store dan Google Play, pemain berkesempatan mendapatkan berbagai item menarik yang dapat digunakan dalam permainan. Event ini adalah kesempatan emas bagi para penggemar game FPS untuk memulai pertempuran mereka dengan keuntungan lebih awal.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk mencoba Delta Force Mobile saat rilis nanti?

Sekolah Mobile Gaming Pertama di Indonesia Telah Diresmikan

0

Sekolah mobile gaming akan semakin mendapat perhatian di Indonesia dengan hadirnya Infinix Gaming Akademia 2025. Program ini akan menjadi sekolah mobile gaming pertama untuk siswa SMA.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi Infinix dengan Akademi Garudaku, serta para pelatih profesional. Program ini bertujuan untuk membimbing talenta muda agar dapat berkembang di industri esports, tidak hanya sebagai pemain profesional, tetapi juga sebagai kreator konten dan inovator teknologi di bidang mobile gaming.

Infinix Gaming Akademia 2025: Sekolah Mobile Gaming untuk Siswa SMA

Resmi diluncurkan pada 11 Maret 2025, sekolah mobile gaming ini akan hadir di lima sekolah di Jakarta, yaitu SMAN 110 Jakarta, SMK Ristek Jaya Jakarta, SMAN 84 Jakarta, SMAN 14 Jakarta, dan SMA Perguruan Cikini 1. Program ini menyediakan pelatihan intensif dan workshop mingguan bersama atlet esports profesional. Materi yang diberikan mencakup pemahaman industri esports, strategi tim, hingga persiapan untuk turnamen besar dari berbagai Intellectual Property (IP).

Selain pelatihan teknis, para peserta juga mendapatkan wawasan tentang teknologi pendukung mobile gaming. Termasuk mode permainan yang dioptimalkan dengan kecerdasan buatan (AI). Untuk mendukung performa terbaik, peserta akan menggunakan Infinix NOTE 50 Pro, yang merupakan AI Gaming Phone terbaru dari Infinix.

Kolaborasi Infinix dan Akademi Garudaku

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem esports di Indonesia, Infinix bekerja sama dengan Akademi Garudaku dalam penyelenggaraan sekolah mobile gaming ini. Akademi Garudaku merupakan institusi yang ditunjuk oleh PBESI untuk membina kompetensi dan prestasi di tingkat pelajar dan mahasiswa dalam dunia esports. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda di berbagai daerah untuk terlibat dalam industri esports secara profesional.

Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar membentuk atlet esports, tetapi juga melahirkan berbagai profesional di industri mobile gaming. Dengan kerja sama strategis ini, Infinix berharap semakin banyak daerah yang bisa dijangkau dalam mengembangkan ekosistem esports di Tanah Air.

Masa Depan Sekolah Mobile Gaming di Indonesia

Inisiatif Infinix Gaming Akademia 2025 bukanlah satu-satunya langkah yang dilakukan oleh Infinix dalam mendukung industri esports. Sebelumnya, Infinix telah menjalin kemitraan dengan berbagai ekosistem esports, termasuk sebagai Official Gaming Smartphone Partner ONIC Esports dan penyelenggara turnamen esports tahunan seperti Infinix Gaming Master, Warung Infinix Gaming (WARNING), serta Infinix Gaming Beast Arena.

Selain itu, Infinix juga aktif berkolaborasi dengan berbagai IP gaming global dan lokal, seperti PUBG, Mobile Legends Bang Bang (MLBB), Free Fire Garena, serta Honor of Kings (HoK).

Bagaimana menurut kalian?

Semua Konten Baru di Update Genshin Impact 5.5 yang Perlu Diketahui

0

HoYoverse telah mengumumkan update Genshin Impact 5.5 yang berjudul “Day of the Flame’s Return” akan resmi dirilis pada tanggal 26 Maret 2025. Update ini membawa berbagai konten baru, mulai dari wilayah baru hingga karakter baru yang dapat dimainkan.

Wilayah Baru di Update Genshin Impact 5.5

Wilayah baru yang hadir dalam update Genshin Impact 5.5 akan membawa pemain ke Gunung Berapi Tollan. Di dalamnya terdapat kota kuno yang konon dibangun oleh para Naga dan kini mulai terbangun kembali akibat magma yang bergolak.

Sepanjang perjalanan menuju Gunung Berapi Tollan, pemain akan bertemu dengan suku Collective of Plenty. Suku ini dikenal sebagai komunitas yang mengutamakan olahraga dan membuktikan kekuatan melalui kompetisi bersahabat. Wilayah mereka yang subur menghasilkan buah-buahan lezat, namun mereka juga harus menghadapi ancaman letusan gunung berapi.

Pemain juga bisa berinteraksi dengan Tatankasaurus, rekan Saurian baru yang memiliki kemampuan unik untuk menghancurkan Pulverite dan bahkan berlari melintasi air atau Phlogiston cair.

Karakter Baru Varesa dan Iansan

Pembaruan ini juga memperkenalkan dua karakter baru, Varesa dan Iansan, yang memiliki elemen Electro.

  • Varesa (Electro, Catalyst, 5 Bintang): Ia memiliki kemampuan spesial dengan memanfaatkan Plunging Attack yang bisa memicu status Fiery Passion. Dalam status ini, serangannya menjadi lebih kuat dan ia bisa melancarkan Elemental Burst dengan konsumsi energi yang lebih rendah. Elemental Skill miliknya juga dapat langsung memicu Plunging Attack setelah menggunakan Normal Attack, memberikan fleksibilitas dalam pertempuran.

Update Genshin Impact 5.5

  • Iansan (Electro, Polearm, 4 Bintang) Sebagai mentor Varesa dan salah satu dari enam pahlawan Natlan, Iansan memiliki peran sebagai pendukung dalam tim. Ia dapat meningkatkan ATK karakter aktif dan memulihkan HP anggota party. Elemental Burst-nya memungkinkan peningkatan ATK bahkan saat ia berada di luar lapangan, dan buff yang ia berikan semakin kuat seiring dengan pergerakan karakter dalam party.

Update Genshin Impact 5.5

Event Baru di Update Genshin Impact 5.5

Update Genshin Impact 5.5 juga menghadirkan berbagai event menarik, termasuk Natlan’s Bloomflower Trials. Dalam event ini, pemain akan bekerja sama dengan Mavuika, Ifa, dan karakter lainnya untuk menyelamatkan Saurian yang terkena penyakit langka. Selain itu, ada juga minigame Saurian Treasure Seeker, dimana pemain bisa membantu bayi Saurian melewati rintangan dan mengumpulkan harta karun.

Sebagai tambahan, boss baru Lava Dragon Statue akan hadir sebagai tantangan bagi para pemain. Monster ini siap menguji kekuatan pemain di dalam celah geotermal gunung berapi.

Optimalisasi dan Pembaruan Sistem

HoYoverse juga menghadirkan peningkatan dalam sistem permainan. Salah satu optimalisi penting adalah peningkatan pengalaman dalam meningkatkan Artefak. Sekarang, saat menggunakan Sanctifying Elixir, Stats Sekunder yang telah didefinisikan akan mendapatkan peningkatan minimal dua kali, memberikan peluang lebih besar bagi pemain untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Bagaimana menurut kalian?

Cygames Umumkan Shadowverse: Worlds Beyond

0

Cygames mengumumkan akan merilis Shadowverse: Worlds Beyond. Game kartu ini akan tersedia secara global pada tanggal 17 Juni 2025, dan merupakan kelanjutan dari franchise Shadowverse.

Shadowverse: Worlds Beyond akan memiliki berbagai inovasi baru dalam mekanisme gameplay, termasuk sistem evolusi yang lebih dinamis serta fitur sosial yang lebih luas melalui Shadowverse Park.

Mulai hari ini, kalian sudah bisa melakukan pra-registrasi melalui App Store, Google Play, Steam, dan Epic Games Store. Sebagai bagian dari event preregistrasi, pemain akan mendapatkan Rupies dan Card Pack Ticket secara gratis jika jumlah pendaftar pra-registrasi mencapai 300.000 pemain.

Mekanisme Baru dalam Shadowverse: Worlds Beyond

Shadowverse: Worlds Beyond

Fitur Super-Evolution diperkenalkan untuk menambah kedalaman strategi dalam permainan kartu. Pemain kini akan memiliki dua super-evolution points yang bisa digunakan untuk super-evolve followers dari berbagai rarity. Berikut efek utama dari mekanisme ini:

  • Followers dengan super-evolve mendapatkan Rush dan tambahan +3 Attack/Defense.
  • Mengaktifkan efek Evolve dan Super-Evolve secara bersamaan.
  • Tidak bisa dihancurkan atau terkena damage oleh ability saat giliran pemain.
  • Followers lawan yang dihancurkan oleh super-evolved follower akan memberikan 1 damage langsung ke pemimpin lawan.

Untuk menyeimbangkan jalannya permainan, pemain yang mendapat giliran kedua kini memiliki Bonus Play Point. Bonuis ini bisa digunakan dua kali per pertandingan, sekali sebelum giliran keenam dan sekali setelahnya.

Perubahan ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara pemain pertama dan kedua, sehingga memberikan lebih banyak opsi strategi kepada pemain yang memulai dalam posisi tertinggal.

Fitur Sosial Shadowverse Park

Shadowverse: Worlds Beyond

Salah satu perubahan besar dalam Shadowverse: Worlds Beyond adalah diperkenalkannya fitur sosial baru bernama Shadowverse Park (SV Park). Fitur ini menggantikan konsep World yang sebelumnya berisi minigame seperti fishing, mahjong, dan dungeon.

Dalam Shadowverse Park, pemain dapat melakukan berbagai aktivitas:

  • Bertarung dengan pemain lain di dalam lobby.
  • Membentuk guild bersama teman-teman.
  • Menyesuaikan avatar dengan berbagai kostum dan karakter dari game.
  • Mengikuti turnamen online dan event eksklusif.

Jadwal Rilis Kartu Shadowverse: Worlds Beyond yang Lebih Cepat

Tidak seperti game Shadowverse sebelumnya yang merilis card set baru setiap tiga bulan, Shadowverse: Worlds Beyond akan menghadirkan kartu baru lebih sering. Dalam beberapa bulan pertama setelah rilis, set kartu baru akan dirilis setiap 1 sampai dengan 1,5 bulan, sebelum akhirnya kembali ke siklus dua bulan sekali.

Shadowverse World Grand Prix 2025

Untuk memperingati perilisan Shadowverse: Worlds Beyond, turnamen internasional Shadowverse World Grand Prix 2025 akan digelar. Turnamen ini akan lebih besar dari yantg sebelumnya, dan mempertemukan pemain terbaik di dunia untuk memperebutkan gelar juara dunia Shadowverse 2025.

Bagaimana menurut kalian?

SEGA Umumkan Turnamen Virtua Fighter Open Championship

0

Sega secara resmi telah mengumumkan turnamen Virtua Fighter Open Championship. Turnamen ini merupakan kejuaraan global pertama dalam sejarah seri Virtua Fighter. Game yang akan dipertandingkan untuk turnamen ini adalah Virtua Fighter 5 R.E.V.O. di Steam.

Virtua Fighter Open Championship akan menjadi ajang kompetitif bagi para pemain di seluruh dunia untuk membuktikan keterampilan dan kehebatannya.

Tata Cara Turnamen Virtua Fighter Open Championship

Menurut keterangan resmi Sega, babak kualifikasi Virtua Fighter Open Championship akan diselenggarakan di empat wilayah utama: Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan Asia (di luar Jepang). Babak awal akan dimulai di Amerika Utara dalam ajang COMBO BREAKER 2025, yang berlangsung pada 23 sampai dengan 25 Mei 2025. Pemenang dari masing-masing wilayah akan melaju ke babak grand final, di mana mereka akan bersaing memperebutkan hadiah utama senilai $100.000.

Untuk menciptakan atmosfer kompetisi, Sega juga telah merilis trailer untuk turnamen Virtua Fighter Open Championship:

Untuk detail lebih lanjut mengenai turnamen regional serta syarat pendaftaran akan diumumkan secara bertahap melalui website resmi di sini. Buat kalian yang atusias dengan turnamen ini, dihimbau untuk tetap mengikuti website untuk mendapat informasi terbaru.

Virtua Fighter 5 yang Lebih Baik

Turnamen Virtua Fighter Open Championship

Dirilis pada awal tahun 2025, Virtua Fighter 5 R.E.V.O. menghadirkan peningkatan dari Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown Ver. 2.0. Peningkatan ini adalah implementasi rollback netcode untuk pengalaman bermain yang lebih lancar dan juga dari segi kualitas grafis.

Dalam Virtua Fighter 5 R.E.V.O., pemain dapat menantang para petarung terbaik dari seluruh dunia dalam berbagai mode klasik seperti Arcade dan Rank Match. Selain itu ada juga fitur kompetitif baru yang memungkinkan pemain membuat turnamen atau liga online hingga 16 pemain.

Tersedia juga Spectator Mode yang memungkinkan pemain untuk mempelajari strategi terbaik dari lawan-lawan mereka sebelum bertarung.

Virtua Fighter 5 R.E.V.O. memilik 19 karakter yang bisa dimainkan. Setiap karakter masing-masing memiliki gaya bertarung yang unik dan berbeda. Pemain juga dapat mengkostumisasi karakter yang digunakan dengan berbagai kostum dan item kosmetik eksklusif.

Kami memberikan review 4 bintang untuk Virtua Fighter 5 R.E.V.O. dengan menyimpulkan game ini sebagai versi terbaik.

Bagaimana menurut kalian?

Event Diskonan Steam Spring Sale 2025 Sudah Dimulai!

0

Event diskon game Steam Spring Sale 2025 telah dimulai dari hari ini sampai dengan tanggal 20 Maret 2025! Ini adalah kesempatan kalian untuk membeli game dengan harga lebih murah dibandingkan biasanya.

Steam Spring Sale merupakan event rutin yang digelar pada bulan tertentu oleh Valve. Selain Steam Spring Sale, masih ada Steam Summer Sale, Autumn Sale, hingga Winter Sale, untuk periode tahun 2025.

Biasanya Steam Summer Sale akan digelar pada bulan musim panas (Sekitar Juni dan Juli), lalu diikuti oleh Autumn Sale (Sekitar bulan September dan Oktober), dan terakhir adalah Winter Sale pada musim dingin (Sekita bulan Desember).

Steam Spring Sale 2025 Sedang Berlangsung!

Steam Spring Sale 2025

Salah satu publisher game yang ikut serta dalam Steam Spring Sale adalah Sega. Berbagai judul game yang dibuat oleh developer Sega seperti Atlus dan RGG Studio didiskon dengan harga spesial. Contohnya adalah Like a Dragon: Infinite Wealth yang didiskon sampai dengan 50% dan Sonic X Shadow Generations dengan harga diskon 25%.

Game JRPG kepunyaan Sega seperti Persona 3 Reload dan Metaphor: ReFantazio juga dijual dengan harga spesial, yaitu diskon sampai dengan 50% dan 25%. Detail lengkapnya bisa dilihat di sini.

Publisher lainnya seperti Bandai Namco, Capcom, Konami, Ubisoft, Electronic Arts, sampai Square Enix, juga ikut serta dalam Spring Summer Sale.

Sisihkan THR Untuk Belanja Game Baru!

Pastikan untuk memanfaatkan event diskon game di Steam sebaik mungkin. Begitu banyaknya pilihan game  yang tersedia dengan harga spesial. Ditambah lagi, THR Hari Raya Lebaran yang sebentar lagi akan cair. Ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menyisihkan sebagai uang THR, demi mendapatkan game yang sudah kalian tunggu dalam waktu lama, dengan harga yang lebih murah dibandingkan normalnya.

Hal yang harus kalian perhatikan sebelum mulai membeli adalah, pastikan game yang akan dibeli betul-betul adalah game yang disukai. Jangan sampai setelah dibeli malah tidak dimainkan. Jangan juga mengikuti hype dari orang lain. Karena kalianlah yang akan memainkan gamenya, bukan orang lain.

Bgaimana menurut kalian? Apakah kalian akan ikut belanja game baru di Steam Spring Sale 2025?

Rekomendasi 10 Game Assassin’s Creed Terbaik Menurut Metacritic

0

Apa sajakah game assassin’s Creed terbaik? Menilai sebuah game bagus atau tidak biasanya tergantung kepada subjektivitas pemainnya. Tapi, sekarang kalian bisa menilai game melalui review atau rating dari website yang sudah terpercaya. Salah satunya adalah Metacritic yang sudah sering menjadi acuan untuk penilaian game.

Assassin’s Creed adalah salah satu franchise game yang bisa dibilang ikonik. Game ini memulai debutnya pada tahun 2007, dan terus berjalan sampai sekarang dengan seri terbarunya Assassin’s Creed Shadows.

Dengan berbagai latar sejarah dan gameplay yang terus berkembang, developer Ubisoft terus berusaha meracik Assassin’s Creed agar bisa terus mengikuti tren. Eksperimen ini ada yang sukses, ada juga yang hasilnya biasa-biasa saja. Berikut adalah daftar 10 game Assassin’s Creed terbaik berdasarkan skor dari Metacritic.

Daftar 10 Game Assassin’s Creed Terbaik

1. Assassin’s Creed 2 (Metascore 91)

  • Tanggal Rilis: 2009
  • Platform: Nintendo Switch, PC, PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One

Bukan Assassin’s Creed pertama, tapi Assassin’s Creed 2 yang justru adalah game Assassin’s Creed terbaik menurut Metacritic.

Assassin’s Creed 2 memperbaiki formula dari game pertama, sekaligus memperkenalkan karakter Ezio Auditore da Firenze. Bisa dibilang Ezio adalah salah satu protagonis terbaik sekaligus berkarisma dalam franchise Assassin’s Creed 2.

Berlatar di Italia pada era Renaissance, Assassin’s Creed 2 menghadirkan dunia yang lebih hidup. Ditambah lagi kesempatan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh sejarah seperti Leonardo da Vinci dan Niccolo Machiavelli.

2. Game Assassin’s Creed Terbaik: Assassin’s Creed Brotherhood (Metascore 90)

Game Assassin’s Creed Terbaik

  • Tanggal Rilis: 2010
  • Platform: PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One, Nintendo Switch

Sebagai sekuel dari Assassin’s Creed 2, Assassin’s Creed Brotherhood masih menampilkan karakter utama Ezio. Kali ini ia akan bertualang ke kota Roma, Italia.

Terobosan dari Assassin’s Creed Brotherhood adalah tambahan berbagai mekanik baru. Ada fitur rekrutmen Assassin yang memungkinkan pemain untuk membangun pasukan. Game ini juga memperkenalkan mode multiplayer. Dengan gameplay yang sudah dipoles dan dunia yang lebih berkembang, Assassin’s Creed Brotherhood berhasil menjadi salah satu seri favorit untuk fans Assassin’s Creed.

3. Assassin’s Creed IV: Black Flag (Metascore 88)

Game Assassin’s Creed Terbaik

  • Tanggal Rilis: 2013
  • Platform: PC, Xbox 360, Xbox One, Nintendo Wii U, Nintendo Switch, PS3, PS4

Terkejut melihat Assassin’s Creed IV: Black Flag duduk di posisi tiga, bukan pertama? Mungkin karena secara konsep, game ini hanya meminjam nama “Assassin’s Creed”. Sementara gameplay yang ditawarkan betul-betul baru dan agak berbeda dengan gameplay tradisional franchise ini.

Dalam Assassin’s Creed IV: Black Flag, pemain akan berperan sebagai Edward Kenway. Ia adalah seorang bajak laut sekaligus seorang Assassin. Keunggulan game ini adalah eksplorasi laut lepas, sekaligus pertarungan kapal yang seru. Cerita yang ditawarkan juga menarik, karena mengkombinasikan cerita dari Assassin’s Creed dengan bajak laut.

4. Assassin’s Creed Odyssey (Metascore 87)

  • Tanggal Rilis: 2018
  • Platform: PS4, Xbox One, Nintendo Switch, PC

Assassin’s Creed Odyssey membawa elemen RPG lebih jauh dibandingkan game sebelumnya. Game ini akan mengajak pemain untuk menjelajahi Yunani kuno serta berpartisipasi dalam beberapa peristiwa sejarah. Dunia open world yang disajikan juga sangat luas. Pemain bisa menjelajahinya dengan menggunakan kuda atau dengan kapal.

Meskipun tidak memiliki elemen tradisional dari franchise ini, Assassin’s Creed 2 Odyssey tetap memberikan pengalaman luar biasa, dengan berbagai pilihan yang bisa mempengaruhi jalannya cerita.

5. Game Assassin’s Creed Terbaik: Assassin’s Creed Origins (Metascore 85)

  • Tanggal Rilis: 2017
  • Platform: Xbox One, PC, PS4

Sebelum formula di Assassin’s Creed Odyssey matang, Ubisoft lebih dulu mencobanya di Assassin’s Creed 2 Origins. Bisa dibilang game ini adalah awal dari titik perubahan besar dalam franchise Assassin’s Creed. Origins jugalah yang membuat franchise ini sekarang dibagi menjadi dua game dengan gaya gameplay yang berbeda.

Berlatar di Mesir kuno, Assassin’s Creed Origins menceritakan tentang asal-usul terbentuknya ordo Assassin. Karakter utama game ini adalah Bayek yang juga adalah assassin pertama. Sama seperti Odyssey, Origins menampilkan dunia yang luas, kaya akan detail, dan sistem eksplorasi RPG yang lebih bebas.

6. Assassin’s Creed 3 (Metascore 85)

  • Tanggal Rilis: 2012
  • Platform: Nintendo Switch, Nintendo Wii U, PC, PS3, PS4, Xbox One, Xbox 360

Assassin’s Creed 3 cukup berani dengan membawa cerita ke Revolusi Amerika. Sayangnya meski memiliki ambisi yang besar, game ini justru tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi penggemar. Meski begitu, cerita tentang Connor Kenway dan konflik kolonial Amerika tetap menjadi salah satu tema yang paling menarik dari kesuluruhan franchise Assassin’s Creed.

7. Assassin’s Creed Valhalla (Metascore 84)

Game Assassin’s Creed Terbaik

  • Tanggal Rilis: 2020
  • Platform: PC, PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series

Assassin’s Creed Valhalla menggunakan format yang sama dengan Origins dan Odyssey. Cerita dari game ini berlatar tentang Viking dengan dunia open world yang sangat luas dan berbagai fitur baru. Salah satu fitur baru ini adalah mekanisme pembangunan pemukiman yang diwariskan ke seri game Assassin’s Creed selanjutnya.

Ukuran gamenya terlalu besar ternyata menjadi kelemahan, karena sebagian pemain merasa alur ceritanya menjadi terlalu panjang. Meskipun demikian, Assassin’s Creed Valhalla tetap layak dimasukkan ke dalam daftar game Assassin’s Creed terbaik.

8. Assassin’s Creed (Metascore 81)

  • Tanggal Rilis: 2007
  • Platform: PC, PS3, Xbox 360

Sebagai game yang memulai semuanya, Assassin’s Creed pertama adalah yang pertama dalam memperkenalkan gameplay stealth. Pada masanya dulu, gameplay ini merupakan inovasi baru dalam industri game.

Dibandingkan dengan sekuelnya, Assassin’s Creed pertama memiliki banyak keterbatasan. Salah satunya adalah minimnya variasi misi yang ada. Meski begitu, game ini tetap menjadi fondasi utama yang tidak tergoyahkan dari franchise ini

9. Assassin’s Creed Revelations (Metascore 80)

  • Tanggal Rilis: 2011
  • Platform: PS4, PS3, Xbox One, Xbox 360, Nintendo Switch, PC

Assassin’s Creed Revelations adalah penutup dari cerita Ezio, sekaligus membawa kembali Altair dari game Assassin’s Creed pertama. Berlatar di Konstantinopel, Assassin’s Creed Revelations memperkenalkan beberapa fitur baru seperti Hookblade yang bisa meningkatkan mobilitas pemain.

Meski tidak sepopuler Assassin’s Creed 2 atau Assassin’s Creed Brotherhood, game ini tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan franchise ini.

10. Game Assassin’s Creed Terbaik: Assassin’s Creed Syndicate (Metascore 78)

Game Assassin’s Creed Terbaik

  • Tanggal Rilis: 2015
  • Platform: PS4, Xbox One, PC

Jika Assassin’s Credd 3 berlatar pada era revolusi Amerika Serikat, Assassin’s Creed Syndicate membawa pemain ke era Revolusi Industri di London. Salah satu fitur baru yang ikonik dari game ini adalah kehadiran dua protagonis utama, Jacob dan Evie Frye.

Fitur lebih dari satu karakter ini dipertahankan dan beberapa kali diimplementasi dalam game Assassin’s Creed selanjutnya. Sayangnya, banyak yang melewatkan game ini karena rilisnya setelah Assassin’s Creed Unity yang kontroversial.

Itulah 10 game Assassin’s Creed terbaik berdasarkan rating dari Metacritic. Bagi kalian yang sudah tidak sabar ingin memainkan Assassin’s Creed Shadows, atau hanya ingin sekedar bernostalgia, daftar game ini bisa menjadi rekomendasi untuk memilih game Assassin’s Creed mana yang perlu dicoba.

Assassin’s Creed Shadows akan rilis pada tanggal 20 Maret 2025 di PS5, Xbox Series, dan PC. Untuk pertama kalinya juga, Ubisoft akan merilis Assassin’s Creed Shadows langsung pada hari-H di Steam.

Bagaimana menurut kalian?

 

OCTOPATH TRAVELER + OCTOPATH TRAVELER II Bundle Siap Rilis dalam Versi Fisik pada 2 April 2025

0

Square Enix telah mengumumkan bahwa bundle OCTOPATH TRAVELER + OCTOPATH TRAVELER II akan hadir dalam versi fisik untuk Nintendo Switch pada 2 April 2025. Pre-order sudah tersedia di berbagai toko ritel dan platform digital.

Bundle ini menggabungkan dua game RPG yang telah sukses besar, membawa kembali petualangan epik dengan gaya seni HD-2D yang unik. OCTOPATH TRAVELER pertama kali dirilis pada tahun 2018 dan dengan cepat mendapatkan penggemar berkat visual yang memadukan sprite 2D klasik dengan lingkungan 3D modern. Kesuksesan ini berlanjut dengan perilisan OCTOPATH TRAVELER II, yang semakin menyempurnakan gameplay dan cerita dari pendahulunya.

Bonus Pre-Order & Pembelian Awal

Square Enix juga menawarkan bonus eksklusif bagi pemain yang melakukan pre-order atau pembelian awal edisi fisik bundle ini. Namun, jumlahnya terbatas dan detail lebih lanjut mengenai bonus ini bisa diperiksa langsung di toko ritel yang berpartisipasi.

Mengenal Seri OCTOPATH TRAVELER

Sejak debutnya, seri OCTOPATH TRAVELER telah terjual lebih dari 5 juta kopi di seluruh dunia. Game ini menawarkan delapan protagonis dengan cerita yang unik, serta sistem Path Actions yang memungkinkan pemain berinteraksi dengan NPC dan dunia permainan sesuai dengan karakter yang dipilih.

Apa yang membuat OCTOPATH TRAVELER begitu istimewa?

  • Gaya Seni HD-2D yang menggabungkan pixel art klasik dengan efek visual modern.
  • Gameplay Strategis dengan sistem pertempuran turn-based yang mendalam.
  • Kebebasan Eksplorasi yang memungkinkan pemain menentukan jalannya cerita sesuai karakter yang mereka pilih.
  • Soundtrack Epik yang memperkuat pengalaman bermain.
Tersedia dalam Format Digital

Bagi yang ingin langsung memainkan kedua game ini, OCTOPATH TRAVELER + OCTOPATH TRAVELER II Bundle sudah tersedia dalam versi digital untuk Nintendo Switch, Steam, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Windows.

Berikut adalah tautan untuk pembelian digital:

Informasi Tambahan
  • Tanggal Rilis: 2 April 2025 (Edisi Fisik)
  • Platform: Nintendo Switch (Fisik & Digital), Steam, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Windows
  • Developer: ACQUIRE Corp.
  • Dukungan Bahasa:
    • Suara: Jepang, Inggris
    • Teks: Mandarin Tradisional, Mandarin Sederhana, Korea

Bagi penggemar JRPG, OCTOPATH TRAVELER + OCTOPATH TRAVELER II Bundle adalah kesempatan sempurna untuk merasakan kembali petualangan luar biasa yang ditawarkan oleh Square Enix. Dengan hadirnya versi fisik di Nintendo Switch, pemain kini bisa mengoleksi dan menikmati dua game ikonik dalam satu paket.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Square Enix:
https://www.square-enix.com/asia/newsportal/