Telah terungkap harga Nintendo Switch oleh website Wccftech. Informasi mengenai harga Nintendo Switch ini terungkap setelah Wccftech menggeledah website Toys “R” Us untuk wilayah Kanada. Dalam website tersebut, tercantum harga dari Nintendo Switch yaitu sebesar $ 329 dollar kanada. Jika dikonversikan menjadi dollar Amerika, harga dari Nintendo Switch ini adalah $ 245 yang jika dirupiahkan menjadi Rp 3.287.900.
Jika informasi ini benar maka harga dari Nintendo Switch jauh lebih murah dibandingkan konsol next gen. Saat ini PS4 dijual dengan harga 4-5 juta Rupiah di Indonesia. Pesaing dari PS4 yaitu Xbox One juga dipatok dengan harga yang sama setelah menghilangkan fitur kinect.
Harga konsol Xbox One ini juga kurang lebih sama dengan Xbox One S yang dijual dengan harga $ 399. Sebaliknya, kompetitor utama dari Microsoft dan Xbox yaitu Sony justru menjual PS4 Slim dengan harga yang lebih bersahabat. PS4 Slim versi 500 GB dijual dengan harga $ 299 sedangkan versi 1 TB akan dipatok dengan harga $ 309. PS4 Pro yang baru dirilis pada hari Kamis (10/11/16) kemarin dibanderol dengan harga yang menyamai Xbox One S yaitu $ 399.
Nah berdasarkan perbandingan harga konsol, jelas harga Nintendo Switch adalah yang paling bersahabat…Tentunya jika informasi yang diperoleh WCCftech ini benar yah.
Informasi Telltale akan membuat game Guardians of The Galaxy sedang ramai dibicarakan. Informasi ini terungkap setelah aksi mogok yang dilakukan oleh para pengisi suara game melalui organisasi SAG-AFTRA. Bersamaan dengan aksi mogok ini, SAG-AFTRA meluncurkan daftar dari game yang sedang dikerjakan oleh para anggotanya. Berikut adalah daftarnya yang diambil dari Comic Book Movie:
Kenapa nama Telltale bisa terseret ke dalam isu ini? Padahal seperti yang kamu liha di atas, sama sekali tidak ada nama Telltale dalam daftar tersebut. Jika kamu melihat salah satu daftar yang di-highlight, kamu bisa melihat nama Farrell Enterprises yang membuat The Walking Dead Season 3. Game ini merupakan game yang sedang dibuat oleh Telltale dan rencananya akan dirilis pada bulan November ini.
Jika seandainya Farrell Enterprises adalah nama samaran dari Telltale, maka ada kecocokan dengan daftar di atasnya dimana Farrell Enterprises juga sedang mengembangkan Blue Harves aka Guardians of The Galaxy. Benar tidaknya berita ini harus menunggu konfirmasi langsung dari Telltale yang saat ini memilih untuk bungkam.
Game Blue Reflection: Maboroshi Ni Mau Shojo no Ken memang pantas diberi gelar mirip Sailormoon tapi bukan Sailormoon. Game ini idekmbangkan Gust dan rencananya akan dirilis di konsol PS4 dan PS Vita pada tanggal 30 Maret 2017. Sayang jadwal rilis tersebut hanya ditujukan untuk wilayah Jepang saja. Apakah game ini juga akan rilis di barat masih belum diketahui.
Blue Reflection: Maboroshi Ni Mau Shojo no Ken menceritakan kisah dari seorang Reflector bernama Hinako. Melalui kemampuan Reflectornya, Hinako dapat berubah menjadi seorang petarung. Kemampuan dari Reflector ini ditentukan melalui kristal bernama “Fragments of thought”. Musuh dari Hinako adalah monster misterius yang dinamakan Species. Para Species ini memiliki pemimpin yaitu Yesod. Tidak hanya lebih kuat, Yesod juga dapat bertahan dari serangan Reflector seperti Hinako.
Keunikan dari game ini adalah side activity dari Hinako sendiri. Selain bertarung dengan Species dan Yesod, kamu juga dapat melihat kehidupan sehari-hari Hinako. Pada siang hari Hinako akan beraktivitas di sekolah. Barulah saat pulang sekolah Hinako bisa berubah menjadi pemburu monster. Hinako juga bisa melihat status hubungan dengan teman-temannya melalui aplikasi mobile yang dinamakan Frispe.
Bagaimana menurut kamu? Apakah Blue Reflection: Maboroshi Ni Mau Shojo no Ken ini menarik perhatianmu?
Scarlett Johansson akhirnya memperlihatkan dirinya sebagai cyborg di trailer perdana Ghost in the Shell. Dalam film ini Scarlett Johansson yang terkenal sebagai Black Widow akan memerankan Motoko Kusanagi, seorang cyborg wanita yang menjadi pemimpin dari Section 9. Tugas dari pasukan elit adalah menangkap para penjahat dan kaum ekstrimis yang ingin menghancurkan perusahaan Hanka Robotic.
Selain Scarlett Johansson film ini menampilkan Pilou Asbæk sebagai Bato, tangan kanan dari Motoko Kusanagi. Selain mereka berdua, film Ghost in The Shell buatan Paramount ini juga diperankan oleh Here’s Chin sebagai Togusa, Beat Takeshi sebagai Daisuke Amaraki, Yutaka Izumihara sebagai Saito, Tawanda Manyimo sebagai Boma dan Lasarus Ratuere sebagai Ishikawa.
Ghost in the Shell rencananya akan mulai ditayangkan pada tanggal 31 Maret 2017.
Disney akhirnya meluncurkan trailer perdana dari film Beauty and The Beast versi live action. Film ini dibintangi oleh bintang film ternama Hollywood, seperti Emma Watson sebagai Belle, Dan Stevens sebagai The Beast dan Luke Evans sebagai Gaston. Beauty and The Beast akan mulai ditayangkan pada tanggal 17 Maret 2017.
Versi live action ini diadaptasi dari film kartun milik Disney yang ditayangkan pada tahun 1991. Beauty and The Beast menceritakan kisah dari Belle, seorang perempuan yang ditangkap oleh The Beast. Selama disekap, Belle akhirnya bersahabat dengan para penunggu istana dan mengetahui sosok asli dari The Beast.
Beauty and The Beast akan mulai ditayangkan pada tanggal 17 Maret 2017.
UPDATE 15/11/16: Menurut Kotaku, trailer game Ubisoft yang ada dalam game Watch Dogs 2 adalah game asli yang dinamakan Pioneer. Sayangnya game ini sedang mengalami permasalahan dalam tahap pengembangan. Rencananya Pioneer akan diluncurkan tahun 2017 mendatang jika tidak bermasalah.
Menurutmu apakah trailer di atas merupakan bocoran game terbaru Ubisoft? Jika kamu menjawab “Ya” maka kamu sama dengan netizen kebanyakan. Trailer di atas diambil dari salah satu misi yang ada dalam game Watch Dogs 2. Pada misi tersebut, kamu diharuskan untuk mengambil data rahasia dari salah satu perusahaan. Salah satu dari data ini adalah trailer misterius yang dibuat Ubisoft.
Jika melihat perjalanan Ubisoft selama ini, perusahaan asal Perancis ini jarang membuat game bertema luar angkasa. Oleh karena itu, apakah mungkin trailer ini memang merupakan proyek game terbaru yang sedang digarap oleh Ubisoft. Bagaimana menurut kamu?
Bukan hanya Valve dan DOTA 2nya saja yang akan menayangkan turnamen dengan format virtual reality. Rencananya format yang sama juga akan digunakan untuk menampilkan turnamen CS:GO dan League of Legends pada ajang Oakland Intel Extreme Masters. Jika rencana ini terealisasi maka ini adalah pertama kalinya turnamen eSports menggunakan teknologi virtual reality untuk live streaming.
Oakland Intel Extreme Masters akan dilangsungkan dari tanggal 19-20 November 2016.
Leonardo DiCaprio, aktor berbakat yang tahun lalu memenangkan piala Oscar ini ternyata juga seorang kolektor loh. Barang yang ia koleksi juga cukup beragam, mulai dari barang koleksi berbau otomotif sampai barang koleksi berbau seni. Penasaran dan ingin melihat barang apa saja yang dikoleksi Leonardo DiCaprio? Langsung saja cek di bawah ini.
Mobil Ramah Lingkungan dan Mobil Klasik
Meski kekayaan yang DiCaprio miliki bisa digunakan untuk membeli Limousin atau jet pribadi, dia malah lebih memilih mobil ramah lingkungan atau mobil klasik sebagai salah satu tipe koleksinya. Sederetan mobil ramah lingkungan seperti Toyota Prius, Tesla Roadster dan Fister Karma sudah terparkir di garasi rumahnya.
Toyota Prius
Tesla Roadster
Fister Karma
Dusenberg Model J
Packard
Lukisan
DiCaprio juga diketahui mengoleksi berbagai macam lukisan. Tidak tanggung-tanggung, lukisan-lukisan yang ia koleksi adalah karya pelukis kenamaan dunia. Mulai dari Double Gray Scramble karya Frank Stella, Mononoke karya Takashi Murakami hingga Fillette karya Pablo Picasso. Lukisan-lukisan tersebut telah ia kumpulkan dan koleksi selama bertahun-tahun dengan cara yang sangat bervariasi. Contohnya Nachlass karya Jean-Pierre Roy yang ia beli setelah melihatnya di Instagram, atau The Tigress karya Walton Ford yang ia beli pada suatu lelang di Berlin. Ada juga lukisan di mana DiCaprio sendiri yang menjadi modelnya, yaitu lukisan bertajuk “Leonardo” karya Elizabeth Peyton. Berikut ini beberapa lukisan yang telah dikoleksi oleh Leonardo DiCaprio.
Nachlass karya Jean-Pierre Roy (2010)
Double Gray Scramble karya Frank Stella (1973)
Ocean V karya Andreas Gursky (2010)
Mononoke karya Takashi Murakami (2013)
Fillette karya Pablo Picasso (1939-1940)
Untitled (Drawing off the Wall) karya Oscar Murillo (2011)
The Tigress karya Walton Ford (2013)
Untitled (Boxing Ring) karya Jean-Michel Basquiat (1981)
Metropolis karya Heinz Schulz-Neudamm (1927)
Leonardo karya Elizabeth Peyton (2013)
Jam Tangan
Leonardo DiCaprio juga dikenal sebagai kolektor jam tangan yang fanatik loh. Koleksi jam tangannya terdiri dari jam tangan berkelas tinggi seperti Classic Carrera 1887 Chronograph dan Limited Edition Aquaracer.
Kecintaannya pada jam tangan juga bisa dilihat di film layar lebar yang ia bintangi. Di film TheWolf of Wall Streetmisalnya, dia mengenakan jam tangan Yellow Gold Rolex GMT Master. Dalam film Blood Diamond, dia mengenakan jam tangan Breitling Chrono Avenger dan pada film The Great Gatsby dia juga memamerkan jam tangan koleksinya, yaitu jam tangan Classic Raymond Weil. Berikut merupakan beberapa koleksi jam tangan Leonardo DiCaprio.
Classic Carrera 1887 Chronograph
Limited Edition Aquaracer
Yellow Gold Rolex GMT Master
Breitling Chrono Avenger
Classic Raymond Weil
Itu dia beberapa barang yang dikoleksi oleh Leonardo DiCaprio. Selain 3 jenis barang di atas, DiCaprio juga mengoleksi jaket kulit dan action figure Star Wars loh. Nah, kalau kamu juga hobi mengoleksi suatu barang seperti Leonardo DiCaprio, khususnya koleksi mainan, kamu bisa datang dan bertemu para komunitas kolektor mainan di acara Colony Collection Market: Toys & Games yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 3-4 Desember 2016. Di acara tahunan yang diselenggarakan oleh Colony ini, kamu juga bisa berburu barang-barang unik seperti action figure dan LEGO, bertemu dengan tokoh-tokoh ikonik di dunia toys & games, mengikuti berbagai kegiatan seru seperti kompetisi cosplay, rare item auction, virtual realitygames dan juga mencoba motion sensoryang sedang hits.
Melalui Twitter, Keiichiro Toyama (sutradara) mengumumkan bahwa pengembangan Gravity Rush 2 telah rampung. Ini berarti game sudah bisa masuk tahap produksi cover dan lain sebagainya hingga akhirnya siap dikapalkan.
Menurut Toyama, karena sempat ditunda maka tim menjadi lebih punya banyak waktu untuk memoles game menjadi lebih oke dan mantap. Gravity Rush 2 sendiri dijadwalkan riliske PS4 wilayah Eropa pada tanggal 18 Januari 2017, wilayah Jepang tanggal 19 Januari 2017 dan pada tanggal 20 Januari 2017 ke wilayah Amerika serta Britania Raya.
Seperti yang dikatakan oleh produser Yosuke Saito kepada Game Rant, NieR: Automata sudah dipastikan dapat berjalan maksimal di konsol PlayStation 4 Pro. “Ya, game ini akan dioptimalkan untuk PS4 Pro. Game akan berjalan pada 60 FPS (normalnya) dan kami akan berusaha untuk mengoptimalkan kualitas grafis di 4K.” Kata Saito.
Ketika ditanya apakah game ini juga akan hadir di Xbox One mengingat bahwa NieR: Automata sudah diumumkan akan hadir ke PS4 dan PC, Saito mengatakan dengan diplomatis bahwa saat ini pihaknya masih memikirkan hal tersebut, dan semuanya tergantung dari kesuksesan peluncuran game di platform yang sudah diumumkan sebelumnya. Terakhir, Saito mengkonfirmasi bahwa game bisa ditamatkan dalam waktu 25-30 jam permainan.
NieR: Automata dijadwalkan rilis ke PS4 wilayah Jepang pada tanggal 23 Februari 2017 dan ke PS4 serta PC wilayah Amerika Utara dan Eropa pada awal tahun 2017.