Tahun 2017 merupakan ajang pembuktian bagi game terbaru milik BioWare, yaitu Mass effect: Andromeda. Belum lama ini, Lead Designer Ian S. Frazier berdiskusi di situs jejaring sosial Twitter mengenai berbagai macam hal serta fitur yang ada dalam game tersebut. \
Salah satu fitur inti dari game Mass Effect: Andromed adalah multiple choice atau opsi untuk memilih jawaban. Fitur ini dipastikan bakal tetap digunakan. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa game tersebut bakal mengadopsi sistem party milik Dragon Age.
Salah satu hal yang cukup menarik adalah kepribadian dari Ryder Bersaudara. Dalam salah satu percakapan, Ian S. Frazier mengatakan bahwa masing-masing karakter utama bakal memiliki kepribadian yang membedakan antar karakter.
Berbeda dengan seri Mass Effect sebelumnya dimana Shepard versi laki-laki maupun perempuan merupakan orang yang sama. Ryder dalam seri Mass Effect Andromeda: dalam hal ini memiliki hubungan darah, dimana kalian nantinya bakal memilih untuk menggunakan sang kakak atau adik.
Lewat Twitter, community manager Atlus Amerika, John Hardin, mencoba menegaskan kepada gamers tentang prospek hadirnya game Persona 5 dan Yakuza 0 ke platform Nintendo Switch dan PC. Pernyataan dari Hardin sebenarnya sudah bisa kamu tebak . Atlus tidak memiliki rencana untuk meluncurkan kedua game tersebut di Nintendo Switch dan PC.
Persona 5 platforms: PS3, PS4. Yakuza 0 platforms: PS4.
Hardin mengatakan dengan tegas baik Persona 5 maupun Yakuza 0 akan menjadi game eksklusif untuk konsol PlayStation. Ya, sepertinya Sony berusaha mendongkrak popularitas PlayStation. Mungkin karena Sony khawatir dengan merambahnya Microsoft ke Windows 10 dan juga Xbox.
Yakuza 0 rencananya akan dirilis ke PS4 wilayah Amerika dan Eropa pada tanggal 24 Januari 2017. Persona 5 saat ini baru tersedia di PS4 dan PS3 wilayah Jepang, dan rencananya baru akan hadir ke wilayah Amerika Utara dan Eropa pada tanggal 4 April 2017.
Taiwan Game Software Rating Information dikabarkan telah memberi peringkat software untuk game Ace Combat 7 versi PS4 dan juga Xbox One. Saat ini padahal Ace Combat 7 baru dikonfirmasi hanya akan hadir ke konsol PS4.
Munculnya peringkat dari lembaga Taiwan ini menandakan jika Ace Combat 7 bukanlah game eksklusif untuk konsol PlayStation. Namun. perlu diingat bahwa pada bulan Januari tahun lalu sempat berhembus kabar bahwa BlazBlue: Central Fiction mendapatkan peringkat software untuk dirilis ke Xbox One. Pada kenyatannya sampai hari ini belum ada realisasi dari pemberian peringkat tersebut. BlazBlue: Central Fiction akhirnya dirilis hanya ke konsol PS4 dan PS3 pada bulan Oktober lalu.
Ace Combat 7 saat ini baru dijadwalkan rilis untuk tahun 2017. Saksikan trailer game yang dirilis pada event PlayStation Experience 2016 lewat video di bawah ini.
Hype Nintendo Switch akhirnya menyeret salah satu game besar di dunia yaitu Assassin’s Creed. Game buatan Ubisoft ini kabarnya akan dirilis di konsol hybrid kepunyaan Nintendo itu. Tidak tanggung-tanggung, game yang akan menuju Switch nantinya adalah Assasin’s Creed terbaru yaitu Empire. Game ini kabarnya akan memiliki setting di negara Mesir pada zaman dulu.
Apa yang dilakukan oleh seorang Assassin di Mesir?
Informasi mengenai diluncurkannya Assassin’s Creed Empire di Nintendo Switch dibocorkan oleh seorang YouTuber bernama OBE1plays. Melalui videonya yang berjudul “Nintendo Switch Exclusive Leak”, OBE1plays membicarakan rumor seputar konsol terbaru Nintendo itu.
Mengenai kebenaran informasi Assassin’s Creed Empire yang akan dirilis di Nintendo Switch, OBE1plays mengatakan jika informasi tersebut diperoleh dari orang dalam. Selain dirilis di Switch, Assassin’s Creed Empire juga akan memiliki versi PS4, Xbox One dan PC.
Meskipun masih berupa rumor, ada kecocokan antara informasi milik OBE1plays dengan pernyataan milik Ubisoft. Developer asal Perancis ini memutuskan untuk tidak membuat game bertema Assassin’s Creed pada tahun 2016 kemarin. Alasannya adalah perilisan film Assassin’s Creed yang dibintangi oleh Michael Fassbender. Setelah setahun mengumpulkan ide, tidak ada yang lebih tepat selain menyalurkannya di tahun 2017 ini.
Michael Fassbender berperan sebagai Assassin bernama Aguilar
Buat kamu yang tertarik untuk mendengar pembicaraan OBE1plays, bisa langsung menyimak videonya di sini. Saran Playcubic adalah persiapkan telinga kalian sebelum menonton video tersebut.
Tambahan informasi lain seputar bocoran Nintendo Switch, OBE1plays juga mengatakan akan ada game dari GameCube yang tersedia di Switch. Ketiga game ini nantinya akan dirilis melalui virtual console dan bisa dimainkan saat Switch diluncurkan. Informasi ini sama dengan bocoran dari Eurogamer sebelumnya yang menyatakan jika Nintendo Switch bisa digunakan untuk memainkan game Gamecube.
Sudah mulai terkena virusnya hype Nintendo Switch belum? Pengumuman konsol ini akan dilakukan pada tanggal 12 Januari 2017. Sepertinya awal tahun 2017 ini bakalan ramai yah.
Tidak perlu menunggu lama untuk memainkan game Moonlight Blade versi barat. Tencent selaku publisher dari game tersebut telah mengkonfirmasi jika game MMORPG ini memang direncanakan rilis di barat. Informasi ini diumumkan dalam acara yang diselenggarakan oleh Tencent. Sayangnya informasi yang kurang adalah kapan versi barat ini diluncurkan.
Moonlight Blade versi internasional ini nantinya akan dirilis di wilayah Eropa dan juga Amerika. Game ini kabarnya juga akan dirilis di Rusia. Saat ini sebenarnya kamu sudah bisa memainkan Moonlight Blade. Syaratnya adalah kamu harus bisa bahasa mandarin karena game ini hanya tersedia untuk wilayah Tiongkok saja.
Selain mengumumkan Moonlight Blade versi barat, Tencent juga menginformasikan mengenai konten baru. Pertama adalah penambahan fitur berlayar dan juga lautan. Sama seperti ArcheAge, pemain nantinya dapat berlayar dengan menggunakan kapal. Jika menemukan pulau kosong, maka pemain bisa membangun rumah di pulau tersebut. Lautan di Moonlight Blade juga akan dibuat lebih menantang dengan kehadiran para bajak laut.
Map lautan yang bisa diarungi oleh para pemain Moonlight Blade
Tencent juga akan memperkenal kelas baru yang dinamakan Yihua. Sama seperti kelas sebelumnya yaitu Tianxiang, Yihua merupakan tipe support. Senjata yang yang digunakan oleh Yihua adalah seruling yang bisa digunakan juga untuk mengontrol musuh. Total kelas yang tersedia dalam game ini jika ditambah dengan Yihua akan mencapai delapan kelas.
Kelas baru Moonlight Blade, Yihua
Dalam update terbaru ini, Tencent juga memperkenalkan dua faction baru. Pemain juga bisa mengontrol beberapa NPC tertentu dalam momen yang sudah ditentukan. Fungsinya adalah untuk mengetahui nasib NPC tersebut dalam cerita Moonlight Blade.
Moonlight Blade versi barat menurut Tencent tidak akan mengalami pengurangan atau modifikasi dalam hal konten maupun gameplay. Artinya kamu bisa memainkan game ini tanpa mengkhawatirkan sensor, seperti yang terjadi kepada Blade & Soul.
Nah bagaimana menurut kamu? Apakah Moonlight Blade versi barat ini patut masuk dalam daftar game MMORPG yang paling ditunggu atau justru sudah basi?
Nintendo Switch dan Scorpio merupakan dua konsol yang paling ditunggu-tunggu tahun ini. Meskipun begitu, belum tentu keduanya mendapatkan game yang paling ditunggu-tunggu yaitu Mass Effect: Andromeda.
Informasi ini terungkap dalam wawancara singkat antara producer Michael Gamble dengan Stevitor. Gamble mengatakan jika tidak niatan untuk meluncurkan game tersebut ke konsol terbaru milik Nintendo. “Tidak untuk saat ini tapi semua orang terus membicarakan Mass Effect, jadi siapa tahu,” Ucapnya.
Hal yang sama juga terjadi dengan Scorpio. konsol terbaru Microsoft yang diumumkan pada E3 2016 kemarin sepertinya tidak menarik perhatian Mass Effect: Andromeda. “Kami tidak memiliki rencana untuk Scorpio saat ini. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi kedepannya nanti,” Ucap Gamble.
Uniknya Michael Gamble justru mempunyai statement yang berbeda dengan PS4 Pro. “Untuk PS4 Pro, kami harus tahu terlebih dahulu mengenai spesifikasinya, apakah game kami bisa dioptimalkan. Rencananya kami akan membicarakannya di bulan Januari atau Februari,” Ucapnya.
Sesuai dengan yang dijadwalkan, Mass Effect: Andromeda akan diluncurkan di konsol PS4, Xbox One dan juga PC pada tahun ini.
Baru saja diumumkan tahun kemarin, game Red Dead Redemption 2 kabarnya akan rilis tahun ini. Informasi ini terungkap setelah salah satu materi promo dari game tersebut beredar di internet. Berdasarkan bocoran tersebut, Red Dead Redemption 2 ditargetkan rilis pada musim gugur tahun 2017.
Foto materi promo dari Red Dead Redemption 2 yang bocor di internet
Rockstar sendiri sama sekali tidak bereaksi dengan bocoran tersebut. Padahal informasi ini sudah tersebar dimana-mana. Jika mengingat kembali sepak terjang developer asal Amerika itu, biasanya mereka tidak keberatan dengan proses pengembangan game yang lama. Contohnya adalah GTA V yang baru dirilis dua tahun setelah pengumuman pertamanya.
Jika akhirnya Red Dead Redemption 2 dirilis sesuai dengan bocoran informasi, maka ini adalah suatu hal yang berbeda dengan Rockstar. Bisa jadi pengembangan game tersebut sudah terjadi namun secara diam-diam sebelum Rockstar mengumumkannya tahun lalu.
Red Dead Redemption 2 hanya tersedia ekslusif untuk konsol PS4. Meskipun begitu belum menutup kemungkinan game ini juga akan rilis di platform lain, seperti apa yang terjadi dengan GTA V.
Ternyata dibalik kesuksesannya di Jepang, Dragon Quest iri dengan Final Fantasy. Pengakuan ini dibicarakan langsung oleh executive producer, Yu Miyake. Menurut Miyake seharusnya Dragon Quest bisa sama populernya dengan Final Fantasy di dunia internasional.
Dalam wawancaranya dengan EDGE (Dikutip dari Nintendo Everything), Yu Miyake menyayangkan langkah Square Enix yang lebih “menganakemaskan” Final Fantasy. Menurutnya jika saja Square Enix lebih berusaha dalam hal lokalisasi, Dragon Quest bisa sama terkenalnya dengan Final Fantasy di luar Jepang. “Saya seharusnya tidak mengatakan hal ini, tapi kami memang benar-benar kacau,” Ucapnya
Buat kamu yang belum tahu, Dragon Quest pada awalnya merupakan game milik Enix. Publisher Jepang tersebut akhirnya merger dengan Squaresoft (Pemilik IP Final Fantasy) pada tahun 2003. Setelah Square Enix terbentuk, Dragon Quest dan Final Fantasy akhirnya berada di bawah satu bendera yang sama.
Inilah wujud Dragon Quest saat pertama kali dirilis di konsol Famicom
Selain itu, Yu Miyake juga menyebutkan dua alasan kenapa gamenya tidak sepopuler Final Fantasy. Pertama dikaitkan dengan sejarah konsol game itu sendiri. Dragon Quest dirilis bersamaan dengan peluncuran konsol Famicom, sedangkan Final Fantasy menjadi booming ketika seri ketujuhnya dirilis di konsol PlayStation. “Jadi kedua game ini memang memiliki fans yang berbeda jika dilihat dari sejarahnya,” Ucap Miyake.
Alasan kedua yang diutarakan Yu Miyake adalah design karakter dari game Dragon Quest. Menurutnya tampilan kartu ala Dragonball yang digunakan dalam Dragon Quest terlalu kekanak-kanakan bagi gamer di luar Jepang. “Untuk di Jepang, gaya kartun Dragon Quest ini tidak memiliki masalah. Tapi begitu orang-orang di luar Jepang melihatnya, mereka berpikir game ini hanya untuk anak-anak,” Ucapnya.
Gaya khas Akira Toriyama di terlihat jelas di setiap game Dragon Quest
Hal menarik lainnya dari wawancara Yu Miyake ini adalah statement-nya yang mengkonfirmasi jika game Dragon Quest terbaru yakni Dragon Quest XI akan dirilis di barat. “Saat ini Square Enix terus berusaha mempromosikan spin-off dari game Dragon Quest di wilayah barat yaitu dengan meluncurkan Dragon Quest Builders dan Dragon Quest Heroes. Tujuannya adalah memuluskan jalan dari Dragon Quest XI nanti,” Ucap Miyake. Gotcha Square Enix!
Terlepas dari Dragon Quest iri dengan Final Fantasy, tidak bisa disangsikan lagi jika seri game RPG ini termasuk game ternama di dunia. Apakah suatu saat Dragon Quest bisa mengejar kepopuleran Final Fantasy sepertinya bisa terlihat dari performa Dragon Quest XI nanti. Yu Miyake dan Square Enix juga tidak boleh lengah karena Nintendo bersama dengan The Legend of Zelda-nya siap untuk menjadi pesaing baru.
Breath of the Wild siap menjadi kuda hitam dalam persaingan game RPG
Menurut kamu jika ketiganya bertarung, siapa yang akan menang? Final Fantasy, Dragon Quest atau The Legend of Zelda?
Banyak game tidak memaksimalkan daftar data yang belum terpakai. Melalui Data-mining atau menelaah data-data yang ada dalam sebuah file adalah satu-satunya cara untuk mengungkap rahasia yang tersembunyi.
Salah seorang penghuni reddit yang bernama iamunkn0wn berhasil menemukan berbagai macam data yang belum terpakai dalam game The Division. Salah satu hal yang cukup mengejutkan adalah data percakapan mengenai expansi wilayah sebelah utara Dark Zone, yaitu Central Park.
Dalam percakapan tersebut, alasan mengapa wilayah Central Park ditutup dikarenakan wilayah tersebut merupakan tempat penguburan masal. Banyaknya mayat dan warga yang berdatangan membuat pasukan Joint Task Force kerepotan, dimana mereka akhirnya memilih untuk membuang semua mayat dan menyegel tempat tersebut.
Selain data mengenai percakapan tersebut, ditemukan juga data mengenai NPC baru dan sesuatu mengenai SHD terminal. Selain itu, ditemukan juga data-data lainnya seperti logo-logo senjata maupun lambang PMC atau instalasi militer milik swasta. Walau data-data ini sangat menjanjikan, tidak tertutup kemungkinan bagi Ubisoft untuk membatalkan konten-konten tersebut.
Game terbaru Tom Clancy’s yaitu Wildlands akan dirilis pada tanggal 7 Maret 2017 di PS4, Xbox One dan PC. Jadi apakah masih worth it bagi Ubisoft untuk mempertahankan The Division? Bagaimana menurut kamu?
Performa game memang yang paling pertama saat ini. Begitu performanya jatuh, developerlah yang langsung menjadi bulan-bulanan gamer, tidak terkecuali Prey.
“Kami akan lebih berhati-hati kali ini,” kata Rafael Colantonio, Co-creative director dari Arkane yang saat ini sedang mengembangkan game baru berjudul Prey. Sebelumnya, Arkane pulalah yang membuat game Dishonored 2. Meski Dishonored 2 banyak dipuji orang, masalah performa yang cukup mengecewakan pada versi PC diibaratkan sebagai noda hitam. Spesifikasi komputer yang berbeda-beda dinilai merupakan sumber utama dari bencana tersebut.
Walau masalah ini berhasil diselesaikan dengan beberapa update terbaru, performa buruk yang dialami pengguna PC tidak boleh terulang kembali. Tantangan lainnya dalam pembuatan Prey adalah game engine yang berbeda dengan Dishonored 2. Ini berarti kedua game tersebut bakal memiliki pengaturan yang berbeda.
Semoga saja janji tersebut bakal menjadi kenyataan, dan Prey dapat dimainkan dengan mulus pada setiap platform yang ada. Game ini rencananya akan dirilis pada tahun ini di PS4, Xbox One dan PC.