Bandai Namco dipastikan bakal merilis versi internasional One Piece: Thousand Storm. Rencananya game mobile ini akan diluncurkan pada musim dingin tahun ini untuk perangkat android dan juga iOS . Sebelumnya One Piece: Thousand Storm hanya tersedia di Jepang pada tahun 2016 kemarin.
One Piece: Thousand Storm adalah game RPG dimana kamu akan berperan sebagai kru Bajak Laut Topi Jerami. Selain Luffy cs, karakter-karakter lainnya seperti Trafalgar Law dan Doflamingo juga bisa dijadikan sebagai karaktermu. Masing-masing karakter juga memiliki skill ciri khas seperti “Gear Fourth” milik Luffy atay “Gamma Knife” kepunyaan Law. Game ini memiliki mode singleplayer dan juga multiplayer.
Saat ini kamu sudah bisa melakukan pre-register di website resmi One Piece: Thousand Stormdi sini.
Salah satu website e-commerce terbesar di dunia, Amazon telah mengungkap game paling laku untuk tahun 2016. Semua judul game yang masuk dalam daftar game terlaris Amazon ini berasal dari konsol dan handheld. Berikut adalah daftarnya:
Pokemon Sun (3DS)
Pokemon Moon (3DS)
Final Fantasy XV (PS4)
Uncharted 4 (PS4)
Madden NFL 17 (Xbox One)
Madden NFL 17 (PS4)
Skyrim Special Edition (PS4)
Call of Duty: Infinite Warfare Legacy Edition (PS4)
FIFA 17 (PS4)
The Division (PS4)
Pokemon Sun/Moon secara mengejutkan berhasil mendominasi peringkat pertama dan kedua di daftar game terlaris Amazon. Keduanya bahkan berhasil mengalahkan game-game blockbuster macam Final Fantasy XV, Uncharted 4 dan juga Call of Duty: Infinite Warfare. Melihat kesuksesan Pokemon Sun/Moon ditambah Pokemon GO, Nintendo berhasil menang banyak tahun kemarin. Untuk lebih jelasnya mengenai daftar game paling laris di Amazon, kamu bisa membacanya di sini.
Sekedar mengingatkan, Amazon selama ini bukan pilihan utama bagi orang-orang di wilayah Asia Tenggara seperti di Indonesia. Tapi, hal tersebut bakal berubah tahun ini. Amazon diprediksi bakal memulai ekspansinya di kawasan Asia Tenggara tahun 2017 setelah membuka kantor pertamanya di Singapura.
Jika melihat dari cover videonya. Kamu pasti mengira ini adalah video kucing. Bukan, video tersebut merupakan trailer terbaru game shooter milik Ubisoft, Tom Clancy’s Ghost Recon: Wildlands. Spoiler: kucingnya gak bakalan mati kok, jadi tenang saja.
Ghost Recon: Wildlands rencananya akan dirilis pada tanggal 7 Maret 2017 untuk konsol PS4, Xbox One dan PC. Ubisoft rencananya juga akan membuka tahap Beta sebelum peluncuran resmi. Dalam Ghost Recon: Wildlands, kamu merupakan salah satu anggota tim dari satuan khusus yang dinamakan “The Ghosts”. Satuan ini ditugaskan untuk menghabisi kelompok kartel narkoba, Santa Blanca di Bolivia.
Ghost Recon: Wildlands menurut Playcubic layak dimasukkan dalam daftar game yang paling ditunggu tahun ini. Bagaimana menurut kamu?
Ternyata kado Bandai Namco untuk merayakan ulang tahun Digimon yang ke-20 adalah Digivice versi baru. Meskipun baru, design dari Digivice ini justru mirip dengan versi pertamanya yang dirilis pada tahun 1997.
Digivice 20th Anniversary ini akan memiliki dua varian yaitu original brown dan original gray. Kedua Digivice ini akan mulai dipasarkan di Jepang pada bulan Juni 2017 dengan harga Yen ¥ 3.500. Masih belum diketahui apakah Digivice ini juga akan dirilis di luar Jepang atau tidak.
Klasik tapi penuh fitur baru
Dikutip dari Siliconera, Digivice versi baru ini akan dilengkapi oleh berbagai macam fitur. Salah satunya adalah membesarkan dua digimon sekaligus. Fitur ini juga memungkinkan kedua Digimon tersebut untuk bergabung (fusion) menjadi satu Digimon super kuat seperti Agumon dan Gabumon yang bisa menjadi Omnimon.
Variasi digimon yang tersedia di Digivice 20th Anniversary ini akan bervariasi. Telah dikonfirmasi jika lima Digimon dari lima Digivice generasi pertama akan tersedia. Selain itu Digimon eksklusif dari 10th Anniversary yaitu Dracomon dan 15th Anniversary, Hackmon juga dapat digunakan. Digimon yang akan menjadi flagship di 20th Anniversary bernama Zubamon.
Inilah Zubamon, flagship dari Digimon 20th Anniversary
Proses Digivolution yang dulu berjalan lambat juga akan dipercepat. Contohnya evolusi dari baby menjadi in training yang dulu memakan waktu 1 jam, sekarang hanya 10 menit. Ada beberapa tipe Digivolution yang baru dapat diakses jika Digimon bersangkutan telah memenuhi kondisi tertentu.
Proses Digivolution yang lebih cepat
Pemiliki digivice versi baru ini juga dapat bertarung 1vs1 melawan orang lain dengan menyatukan masing-masing digivicenya. Bandai Namco juga telah mengimplementasi fitur PvE yaitu mode arena dimana digimon peliharaan harus mengalahkan berbagai jenis digimon lainnya.
Compatible dengan Digivice versi sebelumnya
Fitur yang paling ditunggu-tunggu adalah kembalinya D-1 Grand Prix atau turnamen khusus untuk fans Digimon. Masih belum diketahui format apa yang akan diimplementasi oleh Bandai Namco dalam D-1 Grand Prix nanti. Hal yang pasti adalah Digimon dari digivice versi baru ini nantinya dapat diunggah melalui PC. Bisa jadi pada saat inilah pemain akhirnya bisa melihat wujud Digimon mereka dalam format 3D.
Untuk lebih jelasnya mengenai Digivice 20th Anniversary ini, bisa kamu lihat di sini.
Mencoba melawan dominasi Pokemon
Munculnya Digivice versi baru ini sepertinya merupakan jawaban dari Digimon kepada dominasi rivalnya, Pokemon. Seperti yang sudah kamu ketahui, pada tahun 2016 kemarin Pokemon berhasil mencuri perhatian dengan Pokemon GO serta Sun/Moon-nya. Meskipun begitu, bukan berarti Digimon hanya pasrah saja menerima nasib.
Pada tahun 2016, Bandai Namco selaku pemilik IP Digimon telah meluncurkan berbagai jenis game Digimon. Ada Cyber Sleuth yang merupakan game untuk PS Vita dan PS4. Adapula game mobile bertema Digimon yang berjudul Digimon Universe: Appli Monsters. Tahun ini giliran game Digimon World: Next Order yang akan diluncurkan oleh Bandai Namco di konsol PS4.
Digimon World: Next Order, salah satu game yang paling ditunggu tahun ini
Munculnya Digivice versi baru ini merupakan salah satu amunisi yang dipersiapkan oleh Bandai Namco untuk persiapan perang tiada akhir antara Digimon vs Pokemon. Kita tunggu saja apakah konsep klasik Digimon ini bisa menjadi daya tarik tersendiri, seperti yang pernah terjadi pada NES classic Edition milik Nintendo.
Square Enix telah merilis sebuah video yang berisi rangkuman dari update terbaru FF XIV: A Realm Reborn. Detail mengenai konten apa saja yang ada di update tersebut bisa kamu lihat di atas.
Update ini merupakan bagian pertama dari update besar yang berjudul “The Far Edge of Fate”. Rencananya update ini akan mulai diimplementasi pada tanggal 17 Januari 2017. Untuk update bagian kedua, Square Enix akan meluncurkannya pada bulan Maret 2017. Melalui kedua update ini, Square Enix berniat untuk menghabiskan cerita dari ekspansi Heavensward sebelum beralih ke Stormblood.
Ekpansi Stormblood akan diluncurkan pada tanggal 20 Juni 2017. Ekspansi ini juga akan memperkenalkan kelas baru yang dinamakan Red Mage, kelas hybrid yang menggabungkan serangan physical dengan magic. Untuk lebih jelasnya, mengenai ekspansi Stormblood bisa kamu lihat di sini.
Dominasi Clash Royale akan diuji oleh game terbaru buatan developer Hi-Rez yang bernama Smite Rivals. Diumumkan dalam acara Hi-Rez Expo, game mobile ini merupakan versi spin-off dari game MOBA Smite.
Game ini rencananya akan diluncurkan untuk perangkat Android, iOS dan juga PC pada tahun ini. Ya, Smite Rivals nantinya akan memiliki fitur cross play dimana gamer mobile bisa bermain dengan gamer PC. Fitur inilah yang akan menjadi kunci kemenangan untuk melawan Clash Royale. Game ini juga gratis, sama seperti Clash Royale.
Gameplay dari Smite Rivals bisa dibilang hampir mirip dengan Clash Royale. Kamu akan bertarung 1vs1 melawan pemain lain dengan gaya tri lane combat khas MOBA. Berbagai macam kartu bisa kamu koleksi dan gunakan dalam pertempuran, yaitu kartu para dewa dan juga minionnya. “Dengan game ini, kami berharap bisa menciptakan game yang menarik, menantang, namun memiliki nuansa yang berbeda dengan MOBA kebanyakan,” Ucap Brian Grayson, executive producer dari Smite.
Diumumkannya Smite Rivals ini membuat banyak gamer bertanya-tanya. Apakah Hi-Rez kembali meniru konsep dari game lain seperti yang terjadi dengan Paladins: Champion of the Realm? Bagaimana menurut kamu?
NetherRealm Studios mendadak mengumumkan jika Injustice 2 rilis pada tanggal 16 Mei 2017. Pengumuman ini langsung diberikan oleh pencipta Mortal Kombat, Ed Boon melalui akun Twitternya. Injustice 2 akan diluncurkan untuk konsol PS4, Xbox One dan juga PC.
Injustice 2 secara gameplay tidak banyak memiliki perbedaan dengan game pertamanya, Injustice: Gods Among Us. Salah satu fitur baru di game ini adalah gear system. Melalui fitur baru ini, kamu bisa mengumpulkan dan menggunakan berbagai macam equipment di karakter favoritmu. Jumlah superhero dan supervillain juga dipastikan bakal bertambah, seperti Supergirl dan Atrocius.
Bagaimana? Apa ada di antara kamu yang tertarik untuk memainkan game ini setelah rilis nanti?
Siapakah anak Kratos dalam trailer God of War 4? Walau sudah hampir satu tahun lamanya, trailer video game God of War 4 masih terus menjadi bahan perbincangan banyak orang.
Belakangan ini, beredar rumor jika anak kecil yang sedang dilatih oleh Kratos tidak lain adalah Tyr. Ia merupakan dewa perang dan keadilan dari legenda Viking! Kenapa bisa disimpulkan Tyr? Alasannya adalah tato dipergelangan anak tersebut kabarnya mirip dengan tulisan nama Tyr dalam bahasa Skandinavia. Tyr dalam sejarahnya merupakan anak dari raja dewa, Odin.
Sayangnya teori tersebut ternyata tidak begitu akurat. Setelah ditelaah lebih lanjut, ternyata tato tersebut hanyalah sebuah simbol yang berarti keberuntungan, kekuatan, dan kecepatan.
Sampai saat ini, belum ada kabar mengenai identitas dari anak yang diasuh oleh Kratos. Banyak orang berspekulasi bahwa anak tersebut nantinya bakal melanjutkan profesi Kratos sebagai god slayer alias dewa perang. Apakah anak tersebut bakal menjadi sebuah sosok yang ditakuti? Ataukah ia hanya akan bertahan pada satu seri? Kita lihat saja bagaimana Cory Barlog dan timnya mengemas alur cerita dari God of War 4.
Razer kembali menantang logika dengan Laptop terbaru mereka, yaitu Razer Project Valkyrie. Laptop ini dilengkapi dengan graphic card GeForce 1080 yang memiliki fitur G-Sync dan Nvidia Surround View native support. Selain itu, Project Valkyrie juga sudah didukung oleh fitur VR yang sedang naik daun belakangan ini.
Fitur paling mematikan yang dimiliki oleh Razer Project Valkyrie adalah tiga buah layar yang berukuran 17.3 inci. Ketiga layar ini membuat laptop tersebut mampu mengakses resolusi 11,520 x 2,160. Jumlah tersebut merupakan skala terbesar yang bisa dicapai oleh monitor built in miliki oleh laptop jenis apapun. Tiga monitor ini juga berguna untuk multi tasking serta membuat jarak pandang menjadi jauh lebih luas ketimbang menggunakan satu monitor saja.
Razer berjanji akan membuat Project Valkyrie seringan mungkin. Razer paham jika mobilitas merupakan hal penting bagi sebuah laptop. Sayangnya, belum ada kepastian mengenai harga laptop yang satu ini masih dalam bentuk prototipe. Hal yang pasti adalah harganya pasti suangat muahal sekali!
Di awal tahun 2017 ini Paramida menghadirkan sebuah aplikasi baru yang agak berbeda yaitu iCO. Apakah aplikasi ini sebenarnya? iCO adalah aplikasi media sosial untuk para gamer dan komunitasnya.
Seperti yang sudah kamu ketahui, ada berbagai macam game di Indonesia dan masing-masing memiliki komunitas yang sangat besar. Sayangnya komunitas ini masih belum terkoordinasi dengan baik karena terpisah-pisah dalam platform yang berbeda. Dengan tujuan inilah aplikasi mobile iCO hadir di Indonesia. Salah satu tujuan dari aplikasi ini adalah untuk mempersatukan komunitas gamer di seluruh Indonesia dan membuatnya menjadi lebih besar dan solid.
Gamer di Indonesia membutuhkan sebuah tempat berkonsultasi mengenai masalah yang mereka hadapi, mengetahu informasi terbaru seperti event game, strategi bermain game, perkembangan game di Indonesia dan info-info lainnya.
Saat ini memang sudah banyak media sosial yang bisa digunakan untuk berbagi informasi dan diskusi. Tetapi di media sosial tersebut, gamer dibagi-bagi dalam sebuah grup karena sosial media yang digunakan ditujukan untuk sesuatu yang umum. Karena itulah gamer butuh sebuah media sosial yang sepenuhnya memfasilitasi hobi bermain game mereka. Disinilah alasannya kenapa iCO hadir di Indonesia.
iCO mempersatukan gamer mulai dari sebuah grup kecil seperti Guild atau Clan sampai dengan grup besar untuk kategori game tertentu. Grup dan kelompok ini nantinya akan dipersatukan dalam sebuah komunitas gamer di satu platform aplikasi.
Contoh grup dan kelompok di aplikasi iCO
Dalam aplikasi ini, kamu bisa memilih kategori game yang dimainkan kemudian membuat atau justru bergabung dengan kelompok yang sudah ada. Selain bisa digunakan sebagai tempat berbagi informasi antar gamer, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk menjembatani para pelaku industri game di Indonesia seperti publisher game, event organiser, developer game, payment gateway dan lain-lain.
iCO saat ini sudah tersedia dan bisa kamu unduh melalui Google Playstore maupun Appstore. Selamat mencoba yah.