Home Blog Page 1005

Nexon Pamerkan Dark Avenger 3

0

Nexon kembali memamerkan game mobile terbarunya yang berjudul Dark Avenger 3. Game yang dikembangkan oleh developer Boolean Games ini adalah game mobile yang mengusung unsur action.

Dark Avenger merupakan game berseri. Game seri kesatu dan kedua sudah diluncurkan lebih dulu. Khusus untuk Dark Avenger 2, publisher resminya adalah Gamevil. Sebagai seri ketiga, Dark Avenger 3 tidak hanya mengalami peningkatan grafis tapi juga gameplay. Dark Avenger III rencananya baru akan dirilis pada tahun 2017 mendatang. Kelihatannya detail dari game ini akan dibicarakan oleh Nexon pada event G-STAR 2016.

Titanfall 2 yang Perkasa Ditengah Pertempuran Dua Raksasa

0

Game Titanfall 2 yang perkasa padahal berada dalam kondisi yang terjepit. Inilah definisi dari game yang dibuat oleh Respawn. Bayangkan saja, Titanfall 2 diluncurkan tepat di antara pertempuran dua raksasa yaitu Battlefield 1 dan Call of Duty: Infinite Warfare? Ketiganya juga memiliki genre yang sama yaitu FPS. Dalam hal popularitas, jelas Titanfall 2 masih kalah dengan dua Battlefield dan Call of Duty yang merupakan “mbah”nya game FPS.

Karena dirilis tepat ditengah-tengah medan pertempuran, Titanfall 2 akhirnya terlupakan. Padahal game buatan Respawn ini tidak kalah seru dibandingkan Battlefield 1 dan Call of Duty: Infinite Warfare. Ya, Titanfall 2 bisa dibilang merupakan momen penebusan dosa  Respawn karena telah mengacaukan game pertamanya. Titanfall 2 tidak hanya mentereng dari segi grafis saja tapi juga alur ceritanya.

Lebih dari sekedar pertempuran robot raksasa

titanfall-2-time-as-weapon

Kritik utama dari game Titanfall pertama adalah tidak adanya alur cerita yang layak pada mode singleplayer. Bahkan keberadaan mode singleplayer ini terkesan dipaksakan. Padahal Respawn dulu merupakan pengembang dari game Call of Duty sebelum diambil alih oleh Infinity Ward. Untungnya kesalahan yang sama tidak terulang di Titanfall 2.

Alur cerita dari mode singleplayer Titanfall 2 menurut Playcubic layak diberi jempol. Respawn sepertinya benar-benar serius dalam menggarap naskah ceritanya. Mode singleplayer dari Titanfall 2 lebih dari sekedar pertempuran robot raksasa. Kamu juga bisa melihat hubungan batin antara seorang pilot dengan Titannya.

titanfall-2-bonding

Cerita dari Titanfall 2 masih seputar perang antara IMC dan Militia. Planet yang menjadi medan perang kali ini adalah planet Typhon. Kamu akan memerankan seorang pasukan infanteri Militia yang bernama Jack Cooper. Ia terpaksa menggantikan posisi Tai Lastimosa, pilot dari Titan BT-7247 yang dibunuh oleh kelompok tentara bayaran Apex Predator. Mulai dari sinilah bakat pilot milik Cooper akan diuji.

titanfall-2-apex-predator-kane

Selama permainan, kamu akan melihat perkembangan hubungan Cooper dengan  BT-7247. Pada awalnya Cooper belum dapat mengendalikan BT-7247 seperti pilot sebelumnya. Seiring berjalannya cerita, Cooper pun semakin handal dan BT-7247 akhirnya bisa menerimanya sebagai pilot. Hubungan antara Cooper dan BT-7247 akhirnya berubah dari yang awalnya hanya sebatas pilot dan Titan menjadi partner yang percaya satu sama lainnya. Alur cerita ini bisa dibilang merupakan hal terbaik dari Titanfall 2.

 

Singleplayer kurang panjang

titanfall-2-spectre-incoming

Mode singleplayer Titanfall 2 meskipun menarik dari segi alur cerita, ternyata lemah dalam hal durasi. Bayangkan saja, mode singleplayer ini bisa kamu tamatkan dalam waktu sehari jika kamu benar-benar memainkan Titanfall 2 non-stop.

Seharusnya Respawn Entertainment bisa menambah durasinya. Menurut Playcubic masih banyak hal-hal lain yang seharusnya bisa dieksplorasi dari mode singleplayer ini. Yah mudah-mudahan jika memang ada Titanfall 3, Respawn bisa belajar dari kekurangan ini.

 

Gameplay yang cepat dan chaotic

titanfall-2-shooting

Titanfall 2 tidak banyak mengalami perubahan dari segi gameplay. Permainan cepat ditambah dengan aksi parkour seperti wall running masih menjadi andalan utama. Buat kamu yang belum pernah memainkan Titanfall, berhadapan dengan gameplay serba cepat seperti ini awalnya akan membuat kamu merasa tidak nyaman.

Pada game FPS lain kamu justru harus bermain secara sembunyi-sembunyi. Pada Titanfall 2 justru sebaliknya. Kamu harus terus bergerak jika tidak mau mati. Apalagi jika bermain dalam mode multiplayer. There are no dull moment, trust me.

 

Titan dan pilot punya gameplay yang berbeda

titanfall-2-ion-vs-scorch

Jika saat bermain sebagai pilot kamu harus terus bergerak cepat, ketika menggunakan Titan kamu akan berhadapan dengan gameplay yang berbeda. Pertama, Titan tidak bisa bergerak cepat. Kedua, karena besar Titan sangat mudah untuk diserang. Ketiga, untuk melindungi diri Titan harus menggunakan skill bertahan seperti barrier atau smoke grenade.

Setidaknya ada delapan tipe Titan yang akan kamu jumpai di Titanfall 2, yaitu Tone, Scorch, Ronin, Northstar, Ion dan Legion. Keenam Titan ini bisa digunakan saat mode multiplyer dan singleplayer. Dua Titan lainnya yaitu Brute dan Expedition hanya terdapat dalam mode singleplayer. Masing-masing tipe Titan akan memiliki skill dan senjata yang berbeda-beda. Contohnya Scorch yang menggunakan api untuk menghanguskan musuhnya sedangkan Ronin adalah Titan spesialis jarak dekat dengan menggunakan pedang.

titanfall-2-titan-types

Jika ingin menjadi pilot yang ditakuti, kamu harus menguasai salah satu tipe Titan. Rekomendasi Playcubic untuk kamu adalah Titan tipe Tone. Titan ini sangat newbie friendly karena memiliki shield serta homing missile. Bisa bertahan, bisa pula menyerang.

 

Cuztomization tiada akhir di mode multiplayer

titanfall-2-character-customization

Mode multiplayer Titanfall 2 tidak hanya sebagai ajang PvP saja, tapi juga saat bagi kamu untuk memodifikasi pilot dan Titan sesuka hati. Sebelum bertarung melawan player lain, kamu harus membuat karakter lebih dulu. Nah nantinya akan ada enam tipe skill atau tactical yang bisa kamu pilih untuk karaktermu.  Keenam tactical ini adalah Grapple, Pulse Blade, Holo Pilot, Stim, Cloak, Phase Shift dan  A-Wall. Jika ingin bermain aman, saran Playcubic adalah dengan mengambil skill Cloak karena bisa membuat karaktermu hilang. Cocok untuk digunakan saat mau melakukan ambush atau ketika sedang melarikan diri.

Masih banyak fitur-fitur lain yang bisa kamu modifikasi seperti senjata, Titan juga warna kostum. Masing-masing fitur ini akan juga skill pasif. Semakin sering kamu menggunakan satu jenis senjata, titan atau tactical maka akan semakin tinggi pula levelnya. Semakin tinggi level maka semakin banyak skill pasif yang bisa kamu equip ke karaktermu. Sistem ini merupakan  pengganti dari sistem Burn Card yang digunakan pada Titanfall pertama. Sistem baru ini ada kelebihan, adapula kekurangannya.

Karena tidak menggunakan RNG (Random Generated Number) seperti Burn Card, sistem skill pasif ini menurut Playcubic lebih adil. Kamu tidak perlu lagi mengandalkan keberuntungan demi mendapatkan Burn Card yang bagus. Kabar buruknya adalah untuk membuka skill pasif yang ingin digunakan, kamu harus grinding lebih dulu.

 

Mode gameplay untuk multiplayer bervariasi

titanfall-2-multiplayer-mode

Untuk mode gameplay saat bermain multiplayer, Playcubic menyarankan kamu untuk memainkan Attrition. Selain seru, mode ini lebih gampang untuk dimainkan. Kamu dan player lain akan dibagi menjadu dua tim yang masing-masing terdiri dari enam orang. Tim yang berhasil mengumpulkan skor lebih banyak akan menjadi pemenang. Untungnya kamu tidak harus membunuh player lain jika ingin memperoleh skor. Kamu juga bisa mendapatkan skor dengan membunuh NPC yang ada di medan pertempuran. Jika ingin permainan yang lebih menantang, kamu mungkin bisa memilih mode lainnya seperti Bounty Hunt, Free for All, Arena dan masih banyak lagi.

 

Titanfall 2 demanding atau tidak?

titanfall-2-electric-smoke

Dimainkan di PC, Playcubic sama sekali tidak mengalami masalah saat bermain Titanfall 2. Bahkan jika dibandingkan Gears of War 4, spesifikasi Titanfall 2 jauh lebih ringan. Untuk memainkan Titanfall 2, Playcubic menggunakan setting high dan tidak ada gangguan apa-apa saat bermain.

 

Verdict

titanfall-2-ending

Pros:

  • Alur cerita di mode singleplayer superb!
  • Memiliki variasi Titan
  • Gameplay seru karena harus terus bergerak
  • Customization bervariasi
  • Free DLC

Cons:

  • Mode singleplayer terlalu singkat
  • Karena gameplaynya yang terlalu cepat, newbie beradaptasi dulu
  • Grinding is a must!
  • Finding match di wilayah Asia Tenggara lama

Trailer Perdana Attack on Titan: Escape From Certain Death Ungkap Jadwal Rilis

0

Koei Tecmo melalui trailer perdana Attack on Titan: Escape From Certain Death telah mengungkap jadwal rilis dari game tersebut. Game ini rencananya akan mulai dipasarkan untuk 3DS pada tanggal 30 Maret 2017. Masih belum diketahui apakah game ini nantinya juga akan rilis di barat.

Seperti yang pernah Playcubic jelaskan, Attack on Titan: Escape From Certain Death menceritakan bagaimana pasukan Survey Corps terjebak di kastil misterius. Karakter yang akan kamu mainkan adalah salah satu anggota Survey Corps. Kamu juga tidak sendirian karena karakter original Attack on Titan akan menemani karaktermu saat menjelajahi kastil.

Mosaic, Game Baru Besutan Studio Pengembang Among the Sleep Untuk PS4

0

Studio game yang sebelumnya sukses membuat Among the Sleep, Krillbite, mengumumkan proyek terbaru mereka berjudul Mosaic yang akan dirilis ke PS4 (direncanakan juga dirilis ke PC dan Mac).

Mosaic digambarkan sebagai “something of a point-and-click adventure game”, menceritakan tentang seseorang yang tinggal di kota yang tampak dingin dan sistematis serta menjalani hidup yang  monoton. Tiap hari semuanya terasa sama, dan karakter dalam game terlihat seperti tidak memiliki tujuan hidup, sampai suatu hari sesuatu yang aneh muncul dan akhirnya merubah tatanan hidup yang selama ini ada.

Di event PlayStation Experience 2016 studio Krillbite akan hadir untuk memperkenalkan Mosaic di tanggal 3 dan 4 Desember 2016. Krillbite akan membuka booth tempat dimana gamers bisa mendapatkan informasi detil mengenai game ini dan bertemu dengan tim pengembang. Saksikan teaser trailer Mosaic pada video di bawah.

Tanggal Perilisan Birthdays the Beginning (NA) Diumumkan

0

NIS America mengumumkan Birthdays the Beginning akan dirilis dalam format fisik dan digital ke PS4 dan PC (lewat Steam) pada tanggal 7 Maret 2017 ke wilayah Amerika Utara dan tiga hari setelahnya ke wilayah Eropa.

Di wilayah Jepang game ini rilis lebih awal, yaitu tanggal 19 Januari 2017. Game versi wilayah Barat nantinya akan menghadirkan sejumlah pilihan bahasa (in-game text) seperti bahasa Inggris, Perancis, Jerman, dan Spanyol. Birthdays the Beginning adalah game buatan kreator Harvest Moon, Mr. Yasuhiro Wada (Toybox Inc.), bertema sandbox dimana gamers dapat menciptakan dunia dengan banyak bentuk kubus dan menciptakan berbagai macam makhluk hidup yang unik.

Game ini memang menghadirkan elemen permainan yang mengharuskan gamers menciptakan dunianya sendiri, membuat kehidupan dari awal dan akhirnya menciptakan lingkungan hidup yang sesuai dengan keinginan gamers pribadi, sehingga tidak akan ada dua planet yang benar-benar sama.

Peluncuran Dragon Ball Fusions (NA) Dipercepat!

0

Bandai Namco mempercepat peluncuran game Dragon Ball Fusions, dari yang awalnya dijadwalkan rilis tanggal 13 Desember 2016 menjadi tanggal 22 November 2016 ke 3DS wilayah Amerika Utara.

Dragon Ball Fusions sendiri merupakan game buatan studio Ganbarion bergenre RPG action yang mengkombinasikan unsur pertarungan, kustomisasi dan collecting elements. Game ini akan menghadirkan banyak sekali karakter yang pernah muncul di waralaba Dragon Ball. Selain mode permainan offline (1-2 player), game ini juga menghadirkan mode permainan online.

Salah satu fitur yang cukup menarik di Dragon Ball Fusions adalah fitur Fusions, dimana gamers dapat “membuat” karakter terkuat dengan menggabungkan dua karakter yang berbeda untuk menciptakan karakter baru yang mantap.

Baru Teasernya, Cinematic Trailer Dragon Nest 2: Legend Sudah Menawan

0

Padahal baru teasernya saja, cinematic trailer dari Dragon Nest 2: Legend yang dibuat oleh Nexon sudah mengundang decak kagum. Sulit dipercaya jika trailer ini merupakan bagian dari promo game mobile Dragon Nest 2: Legend. Game ini akan dirilis untuk perangkat android dan iOS di Korea tahun depan.

Dragon Nest 2: Legend diadaptasi dari game online Dragon Nest. Nexon berjanji jika game Dragon Nest 2: Legend akan memiliki konten besar, gameplay yang menarik serta alur cerita berdasarkan game Dragon Nest 500 tahun sebelumnya. Detail dari game ini akan diungkap oleh Nexon pada event G-STAR 2016.

Harga Nintendo Switch Ternyata Lebih Murah Dibandingkan Konsol Next Gen?

0

Telah terungkap harga Nintendo Switch oleh website Wccftech. Informasi mengenai harga Nintendo Switch ini terungkap setelah Wccftech menggeledah website Toys “R” Us untuk wilayah Kanada. Dalam website tersebut, tercantum harga dari Nintendo Switch yaitu sebesar $ 329 dollar kanada. Jika dikonversikan menjadi dollar Amerika, harga dari Nintendo Switch ini adalah $ 245 yang jika dirupiahkan menjadi Rp 3.287.900.

harga-nintendo-switch

Jika informasi ini benar maka harga dari Nintendo Switch jauh lebih murah dibandingkan konsol next gen. Saat ini PS4 dijual dengan harga 4-5 juta Rupiah di Indonesia. Pesaing dari PS4 yaitu Xbox One juga dipatok dengan harga yang sama setelah menghilangkan fitur kinect.

Harga konsol Xbox One ini juga kurang lebih sama dengan Xbox One S yang dijual dengan harga $ 399. Sebaliknya, kompetitor utama dari Microsoft dan Xbox yaitu Sony justru menjual PS4 Slim dengan harga yang lebih bersahabat. PS4 Slim versi 500 GB dijual dengan harga $ 299 sedangkan versi 1 TB akan dipatok dengan harga $ 309. PS4 Pro yang baru dirilis pada hari Kamis (10/11/16) kemarin dibanderol dengan harga yang menyamai Xbox One S yaitu $ 399.

Nah berdasarkan perbandingan harga konsol, jelas harga Nintendo Switch adalah yang paling bersahabat…Tentunya jika informasi yang diperoleh WCCftech ini benar yah.

Thx Wccftech

Telltale akan Buat Game Guardians of The Galaxy?

0

Informasi Telltale akan membuat game Guardians of The Galaxy sedang ramai dibicarakan. Informasi ini terungkap setelah aksi mogok yang dilakukan oleh para pengisi suara game melalui organisasi SAG-AFTRA. Bersamaan dengan aksi mogok ini, SAG-AFTRA meluncurkan daftar dari game yang sedang dikerjakan oleh para anggotanya. Berikut adalah daftarnya yang diambil dari Comic Book Movie:

daftar-bocoran-berisi-nama-guardians-of-the-galaxy

Kenapa nama Telltale bisa terseret ke dalam isu ini? Padahal seperti yang kamu liha di atas, sama sekali tidak ada nama Telltale dalam daftar tersebut. Jika kamu melihat salah satu daftar yang di-highlight, kamu bisa melihat nama Farrell Enterprises yang membuat The Walking Dead Season 3. Game ini merupakan game yang sedang dibuat oleh Telltale dan rencananya akan dirilis pada bulan November ini.

Jika seandainya Farrell Enterprises adalah nama samaran dari Telltale, maka ada kecocokan dengan daftar di atasnya dimana Farrell Enterprises juga sedang mengembangkan Blue Harves aka Guardians of The Galaxy. Benar tidaknya berita ini harus menunggu konfirmasi langsung dari Telltale yang saat ini memilih untuk bungkam.

Thx Comic Book Movie

Game ini Mirip Sailormoon Tapi Bukan Sailormoon

0

Game Blue Reflection: Maboroshi Ni Mau Shojo no Ken memang pantas diberi gelar mirip Sailormoon tapi bukan Sailormoon. Game ini idekmbangkan Gust dan rencananya akan dirilis di konsol PS4 dan PS Vita pada tanggal 30 Maret 2017. Sayang jadwal rilis tersebut hanya ditujukan untuk wilayah Jepang saja. Apakah game ini juga akan rilis di barat masih belum diketahui.

Blue Reflection: Maboroshi Ni Mau Shojo no Ken menceritakan kisah dari seorang Reflector bernama Hinako. Melalui kemampuan Reflectornya, Hinako dapat berubah menjadi seorang petarung. Kemampuan dari Reflector ini ditentukan melalui kristal bernama “Fragments of thought”. Musuh dari Hinako adalah monster misterius yang dinamakan Species. Para Species ini memiliki pemimpin yaitu Yesod. Tidak hanya lebih kuat, Yesod juga dapat bertahan dari serangan Reflector seperti Hinako.

Keunikan dari game ini adalah side activity dari Hinako sendiri. Selain bertarung dengan Species dan Yesod, kamu juga dapat melihat kehidupan sehari-hari Hinako. Pada siang hari Hinako akan beraktivitas di sekolah. Barulah saat pulang sekolah Hinako bisa berubah menjadi pemburu monster. Hinako juga bisa melihat status hubungan dengan teman-temannya melalui aplikasi mobile yang dinamakan Frispe.

Bagaimana menurut kamu? Apakah Blue Reflection: Maboroshi Ni Mau Shojo no Ken ini menarik perhatianmu?

Thx Dualshockers