Home Blog Page 10

Review DLC Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok

0
Review DLC Granblue Fantasy Relink - Endless Ragnarok

Granblue Fantasy: Relink kembali dapat angin lewat ekspansi Endless Ragnarok. Padahal base gamenya saja sudah berhasil menjadi salah satu game action RPG terbaik di 2024. Sekarang dengan tambahan DLC baru, akan ada alasan lagi bagi pemain yang sudah menamatkan gamenya untuk kembali jump in.

Berikut adalah pengalaman yang kami rasakan setelah memainkan versi review DLC Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok.

Petualangan Berlanjut

Ekspansi ini melanjutkan cerita setelah petualangan utama selesai. Captain atau Danchou kembali menerima permintaan untuk menyelamatkan Zegagrande Skydom dari ancaman baru yang skalanya lebih besar.

Premis ini pastinya sudah terasa familiar. Cygames juga tidak terlalu banyak menghadirkan drama baru, plot twist, atau memperpanjang narasi dengan banyak cutscene. Ekspansi ini justru lebih menitikberatkan pada sistem gameplay baru. Fokus ini cocok untuk pemain veteran yang sudah menyelesaikan semua tantangan di base game, dan mencari yang baru.

Musuh lama kini hadir dengan peningkatan HP, damage, dan pola serangan baru. Pemain tidak bisa lagi hanya mengandalkan kebiasaan lama atau sekadar memberikan damage tanpa memperhatikan mekanik.

Kehadiran boss baru seperti The World dan Beelzebub juga memberikan tantangan baru. Bukan cuma karena keduanya bisa memberikan damage besar, tapi juga untuk memahami pola serangan. Pemain akan didorong untuk membaca pola, menyesuaikan build, serta bekerja sama dengan lebih baik dalam mode co-op.

Enam Karakter Baru

Review DLC Granblue Fantasy Relink - Endless Ragnarok karakter baru

Ekspansi Endless Ragnarok akan menghadirkan enam karakter baru yang bisa digunakan. Gallanza dan Maglielle adalah dua nama yang menarik karena sebelumnya mereka hadir sebagai boss di base game. Kini, keduanya menjadi playable character, cocok untuk pemain yang dulu kelabakan saat melawan mereka sebagai boss, dan ingin merasakan sendiri seberapa kuat kedua karakter ini.

Selain itu, ekspansi ini juga memperkenalkan Fraux dan Fediel, dua karakter yang memang betul-betul baru dan memiliki kaitan dengan cerita di Endless Ragnarok. Desain kedua karakter ini juga memiliki “big personality” dan pastinya tidak akan terlewatkan oleh fans.

Jika di base game dengan DLC total ada 22 karakter, maka di Endless Ragnarok jumlah tersebut berkembang menjadi 28 karakter yang bisa digunakan. Pemain bisa memilih untuk menjalankan main quest Endless Ragnarok dengan karakter lama mereka yang sudah superpower, atau mencoba dengan karakter baru.

Master Trait: Jantung Kustomisasi

Review DLC Granblue Fantasy Relink - Endless Ragnarok master traits

Endless Ragnarok memiliki sistem kustomisasi karakter yang dinamakan Master Trait. Fitur ini memperluas cara pemain untuk membangun karakter. Tidak hanya dengan sebatas menaikkan angka statistik, tetapi juga bisa mengubah peran, dan gaya bermain karakter tertentu.

Contoh ada pada Rakham. Karakter yang biasanya dikenal sebagai damage dealer jarak jauh bisa diarahkan menjadi semi-tank melalui trait Expert Coffinmaker. Sistem ini membuat build karakter menjadi lebih fleksibel, karena tidak lagi terkunci pada satu peran saja.

Bagi pemain veteran, Master Trait adalah bahan bakar utama untuk kembali tenggelam dalam membangun karakter favoritnya. Setiap pilihan terasa punya konsekuensi, terutama ketika dikombinasikan dengan trait lain dan juga komposisi tim. Sistem ini membuat Endless Ragnarok terasa lebih dalam daripada sekadar kumpulan misi tambahan.

Summon

Review DLC Granblue Fantasy Relink - Endless Ragnarok summon

Endless Ragnarok juga memperkenalkan mekanisme Summon. Lyria kini dapat memanggil Summon saat bertarung berdasarkan total kontribusi poin dari seluruh anggota tim.

Summon bisa dipanggil setelah semua karakter menggunakan Skybound Arts. Tipe summon yang muncul juga memiliki beragam efek. Bahamut akan menghancurkan musuh secara langsung dengan serangan besar. Summon untuk support juga ada seperti memanggil warga desa untuk memberikan semangat ke pemain.

Review DLC Granblue Fantasy Relink - Endless Ragnarok primal burst

Ada juga tipe summon yang bisa menjadi playable character untuk beberapa saat untuk menghantam musuh dengan serangan kuat. Jangan lupa, efek visualnya summon yang penuh ledakan dan cahaya juga menarik untuk dilihat.

Summon juga memiliki trait serta bonus status tambahan. Artinya, fitur ini bukan hanya animasi serangan besar untuk mempercantik pertarungan. Pemain bisa memanfaatkannya untuk memperkuat kombinasi trait yang sudah ada atau menutup kekurangan tertentu dari build karakter.

Transcendence Untuk Senjata dan Conflux Untuk Endgame

Review DLC Granblue Fantasy Relink - Endless Ragnarok beelzebub

Setiap senjata juga kini bisa ditingkatkan ke mode Transcendence. Sistem ini memberikan peningkatan damage sekaligus trait yang dapat diganti. Tambahan ini juga membuat progression senjata terasa lebih relevan untuk endgame, karena pemain punya alasan untuk terus mengoptimalkan perlengkapan setelah karakter mencapai titik tertentu.

Transcendence juga memberi ruang bagi pemain untuk menyesuaikan senjata dengan kebutuhan build. Pemain tidak hanya mengejar angka damage tertinggi, tetapi juga mencari kombinasi yang paling sesuai dengan karakter dan gaya bermain masing-masing.

Developer juga memastikan bagi mereka yang sudah menamatkan Endless Ragnarok bisa terus bermain dengan mengakses Conflux. Mode ini akan menantang kemampuan pemain untuk menyelesaikan level secara berurutan. Tingkat tantangan Conflux juga bisa disesuaikan dengan selera pemain yaitu Rampage, Dexterity, dan Roulette.

Setiap menyelesaikan satu level, pemain akan mendapatkan tiga pilihan enhancement seperti di game Roguelite yang dibawa sampai Conflux selesai atau pemain gagal. Conflux juga merupakan tempat bagi pemain untuk mendapat kesempatan melawan Beelzebub.

Selain untuk konten endgame, Conflux juga bisa digunakan untuk mendapatkan material. Bisa untuk upgrade senjata maupun karakter, sehingga tidak perlu capek grinding di stage biasa.

Fitur Quality of Life yang Diperbarui

 

Endless Ragnarok juga memiliki beberapa fitur yang memudahkan pemain saat sedang membangun karakter favoritnya. Salah satunya adalah pilihan Damage Cap di mode practice. Fitur ini membantu pemain mengukur kapasitas damage karakter dengan lebih jelas, sehingga proses build tidak lagi terlalu banyak mengandalkan perkiraan.

Ada juga fitur Enlist yang memungkinkan pemain merekrut karakter milik player lain untuk mengisi slot keempat saat tidak ada pemain lain dalam quest. Sebaliknya, pemain juga bisa meminjamkan karakter mereka melalui fitur Delegate.

Salah satu tambahan paling penting adalah Crossplay. Melalui fitur ini, pemain PC akhirnya dapat bermain bersama pengguna konsol.

Kesimpulan Review DLC Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok

Kesimpulan kami untuk review DLC Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok adalah ekspansi ini fokus kepada bagian progression, build, dan tantangan endgame daripada ceritanya.

Dalam ekspansi ini, pemain justru dituntut untuk mengembangkan lagi karakternya yang sudah mentok di base game. Fitur kustomisasi seperti Master Trait dan Transcendence memberikan fleksibilitas yang tidak membuat bosan, tapi jutsru malah membuat penasaran.

Bagi mereka berharap ekspansi ini bisa menawarkan narasi besar dengan banyak momen sinematik, Endless Ragnarok mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi ini. Jumlah boss baru juga tidak terlalu banyak. Beberapa bahkan hanya berupa versi recolor dari yang sudah ada.

Ekspansi ini dibuat untuk pemain yang sudah jatuh cinta dengan Granblue Fantasy: Relink, dan ingin alasan baru agar bisa menyempurnakan karakter mereka.

DLC Endless Ragnarok tersedia bagi pemilik base game Granblue Fantasy: Relink.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

Captain Tsubasa II: World Fighters Pamerkan Beragam Mode Permainan Lewat Trailer Terbaru

0

Bandai Namco Entertainment bersama Tamsoft kembali membagikan informasi terbaru mengenai Captain Tsubasa II: World Fighters. Kali ini, keduanya merilis sebuah trailer anyar yang memperlihatkan berbagai mode permainan yang akan tersedia saat game sepak bola bergaya anime tersebut diluncurkan.

Melalui trailer terbaru ini, para penggemar dapat melihat lebih dekat berbagai fitur yang ditawarkan, mulai dari mode cerita untuk pemain tunggal hingga beragam mode kompetitif dan koleksi yang dapat dinikmati setelah bermain.

Beragam Mode Permainan Siap Menemani Penggemar Captain Tsubasa

Dalam trailer tersebut, Captain Tsubasa II: World Fighters memperkenalkan sejumlah mode utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih lengkap.

Single Player Mode

Mode ini menjadi tempat bagi pemain untuk menikmati pengalaman bermain secara solo. Pemain dapat mengikuti berbagai pertandingan sambil mengendalikan karakter-karakter ikonik dari serial Captain Tsubasa dan memanfaatkan teknik spesial mereka untuk meraih kemenangan.

Versus Mode

Bagi yang ingin menguji kemampuan, tersedia Versus Mode yang memungkinkan pemain bertanding melawan teman maupun pemain lain. Mode ini menjadi pilihan tepat untuk menikmati pertandingan penuh aksi dengan berbagai karakter favorit dari dunia Captain Tsubasa.

Practice Mode

Sebelum terjun ke pertandingan yang lebih serius, pemain juga dapat memanfaatkan Practice Mode. Mode latihan ini memungkinkan pemain mempelajari kontrol permainan, menguasai teknik spesial, serta mencoba berbagai strategi tanpa tekanan kompetisi.

Collection Mode

Selain berfokus pada pertandingan, game ini juga menghadirkan Collection Mode yang berisi berbagai konten bonus untuk para penggemar.

Di dalamnya tersedia beberapa galeri yang dapat dinikmati, antara lain:

  • Movie Gallery, berisi berbagai video dan adegan dalam game.
  • Music Gallery, yang memungkinkan pemain mendengarkan soundtrack permainan.
  • Character Gallery, tempat melihat koleksi karakter beserta ilustrasi dan informasi mereka.

Kehadiran mode koleksi ini menjadi nilai tambah bagi pemain yang ingin menikmati berbagai konten di luar pertandingan sepak bola.

Rilis Akhir Agustus 2026

Captain Tsubasa II: World Fighters dijadwalkan meluncur pada 27 Agustus 2026 di Jepang untuk PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC melalui Steam.

Sementara itu, perilisan global akan menyusul sehari kemudian, yakni pada 28 Agustus 2026, sehingga para penggemar di berbagai belahan dunia tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mencicipi aksi terbaru Tsubasa Ozora dan para rivalnya.

Trailer Terbaru Sudah Tersedia

Bandai Namco juga telah merilis trailer terbaru yang menampilkan seluruh mode permainan tersebut. Video ini memberikan gambaran lebih jelas mengenai fitur-fitur yang akan menjadi bagian dari Captain Tsubasa II: World Fighters, sekaligus memperlihatkan bagaimana pemain dapat menikmati pengalaman bermain baik secara kompetitif maupun santai melalui berbagai mode yang tersedia.

Dengan hadirnya mode Single Player, Versus, Practice, dan Collection, Captain Tsubasa II: World Fighters tampaknya tidak hanya menawarkan pertandingan sepak bola penuh aksi, tetapi juga berbagai aktivitas tambahan yang akan memanjakan para penggemar seri legendaris ini.

Final Fantasy VII: Ever Crisis Resmi Tutup Layanan pada 7 Oktober 2026, Square Enix Akhiri Perjalanan Game Mobile-nya

0

Final Fantasy VII: Ever Crisis dipastikan akan mengakhiri layanannya (End of Service/EOS) pada 7 Oktober 2026. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Square Enix, yang menyatakan bahwa mereka telah mengambil keputusan sulit untuk menghentikan operasional game RPG free-to-play tersebut setelah mempertimbangkan berbagai faktor.

Game ini pertama kali dirilis untuk iOS dan Android pada 7 September 2023, sebelum akhirnya meluncur ke PC melalui Steam pada 7 Desember 2023. Selama hampir tiga tahun, Ever Crisis menghadirkan kembali berbagai kisah dari semesta Final Fantasy VII dalam format episodik dengan visual modern dan sistem pertarungan bergaya command battle.

Square Enix: Sulit Melanjutkan Layanan Game

Melalui pengumuman resminya, tim pengembang mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pemain yang telah mendukung Final Fantasy VII: Ever Crisis sejak hari pertama peluncuran.

Mereka mengaku telah berupaya memberikan pengalaman bermain terbaik selama game beroperasi. Namun, setelah melalui pertimbangan yang matang, Square Enix menyimpulkan bahwa akan sangat sulit untuk mempertahankan kualitas layanan ke depannya.

Karena alasan tersebut, perusahaan memutuskan untuk mengakhiri layanan game pada 6 Oktober 2026 pukul 23.00 PDT, atau 7 Oktober 2026 di sebagian besar wilayah Asia.

Pihak pengembang juga meminta maaf kepada komunitas pemain atas keputusan yang cukup mendadak tersebut.

Jadwal Lengkap Penutupan Final Fantasy VII: Ever Crisis

Square Enix turut membagikan jadwal resmi menjelang penutupan layanan game, yaitu:

  • 7 Juli 2026 – Pengumuman End of Service (EOS) dan penghentian penjualan Red Crystals berbayar.
  • 6 Oktober 2026 pukul 23.00 PDT – Server Final Fantasy VII: Ever Crisis resmi ditutup.

Meski penutupan sudah diumumkan, Square Enix memastikan bahwa berbagai event dan pembaruan dalam game tetap akan dirilis hingga hari terakhir layanan.

Selain itu, seluruh Red Crystals yang telah dimiliki pemain masih dapat digunakan sampai server resmi ditutup.

Data Akun Akan Dihapus Setelah Layanan Berakhir

Square Enix juga mengonfirmasi bahwa seluruh data akun pemain akan dihapus setelah seluruh proses penghentian layanan selesai dilakukan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari perlindungan terhadap data pribadi pengguna.

Sementara itu, proses refund mata uang premium (Paid Red Crystals) hanya akan tersedia bagi pemain yang berdomisili di Taiwan, sesuai regulasi setempat. Detail mengenai mekanisme pengembalian dana akan diumumkan melalui situs resmi dan pemberitahuan di dalam game.

Perusahaan juga mengimbau pemain yang berhak mengajukan refund agar tidak menghapus aplikasi maupun berpindah perangkat hingga proses verifikasi selesai dilakukan.

Penutup Perjalanan Ever Crisis

Final Fantasy VII: Ever Crisis hadir sebagai proyek ambisius yang merangkum berbagai cerita penting dalam dunia Final Fantasy VII, termasuk kisah dari game utama hingga berbagai spin-off seperti Crisis Core dan The First Soldier.

Meski usianya terbilang singkat, game ini berhasil menghadirkan kembali karakter-karakter ikonik seperti Cloud Strife, Zack Fair, Sephiroth, Tifa Lockhart, dan Aerith Gainsborough dalam balutan grafis modern yang disesuaikan untuk perangkat mobile dan PC.

Square Enix menutup pengumumannya dengan mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan para pemain dan berharap komunitas masih dapat menikmati Final Fantasy VII: Ever Crisis hingga hari terakhir server resmi ditutup pada 7 Oktober 2026.

Nintendo Switch Online Tambah 4 Game Klasik Baru, Wario Land hingga Dr. Mario & Puzzle League Kini Bisa Dimainkan

0

Nintendo kembali memperluas koleksi game klasik yang tersedia bagi pelanggan Nintendo Switch Online. Kali ini, perusahaan menghadirkan empat judul legendaris yang bisa langsung dimainkan melalui aplikasi Game Boy – Nintendo Classics dan Game Boy Advance – Nintendo Classics.

Update terbaru ini membawa tiga game klasik Game Boy, yaitu The Sword of Hope, Fortified Zone, dan Wario Land: Super Mario Land 3, sementara pelanggan Nintendo Switch Online + Expansion Pack juga mendapatkan tambahan Dr. Mario & Puzzle League untuk aplikasi Game Boy Advance.

Selain pengumuman tersebut, Nintendo juga merilis sebuah trailer terbaru yang memperlihatkan keempat game klasik tersebut.

Wario Land: Super Mario Land 3 Jadi Sorotan

Dari seluruh game yang ditambahkan, Wario Land: Super Mario Land 3 menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Game ini merupakan petualangan solo pertama Wario sebagai karakter utama, menawarkan gameplay platformer dengan gaya bermain yang berbeda dari seri Super Mario.

Alih-alih menyelamatkan putri, Wario berpetualang demi mengumpulkan harta sebanyak mungkin. Karakter ikonik ini juga memiliki berbagai kemampuan unik, seperti menghancurkan musuh dengan serudukan, melempar lawan, hingga memanfaatkan berbagai power-up yang mengubah gaya bermain.

Tiga Game Klasik Lain Ikut Hadir

Selain Wario Land, Nintendo juga menghadirkan dua game Game Boy lainnya, yaitu:

  • The Sword of Hope, RPG klasik bergaya dungeon crawler dengan sudut pandang orang pertama yang menggabungkan eksplorasi dan pertarungan berbasis giliran.
  • Fortified Zone, game aksi tembak-menembak yang memungkinkan pemain memilih dua karakter dengan kemampuan berbeda untuk menyelesaikan berbagai misi militer.

Sementara itu, aplikasi Game Boy Advance – Nintendo Classics kedatangan Dr. Mario & Puzzle League, sebuah paket dua game puzzle populer yang memadukan aksi menyusun blok khas Puzzle League dengan gameplay membasmi virus ala Dr. Mario.

Tersedia Sesuai Jenis Langganan Nintendo Switch Online

Nintendo juga menjelaskan bahwa akses terhadap game-game baru ini mengikuti jenis langganan yang dimiliki pemain.

  • Game Boy – Nintendo Classics tersedia bagi seluruh pelanggan Nintendo Switch Online.
  • Game Boy Advance – Nintendo Classics hanya dapat diakses oleh pelanggan Nintendo Switch Online + Expansion Pack.

Dengan penambahan ini, koleksi game retro di layanan Nintendo Switch Online semakin lengkap dan memberikan lebih banyak pilihan bagi para pemain yang ingin menikmati kembali berbagai judul klasik dari era Game Boy maupun Game Boy Advance.

Bagi yang ingin melihat cuplikan gameplay dari seluruh game yang baru ditambahkan, Nintendo juga telah merilis trailer resmi yang menampilkan masing-masing judul tersebut.

ASUS ExpertBook PM5 G2 PM5406, Laptop Bisnis AI untuk Profesional

0
ASUS ExpertBook PM5 G2 PM5406, Laptop Bisnis AI untuk Profesional

ASUS ExpertBook PM5 G2 PM5406 resmi hadir di Indonesia sebagai laptop bisnis terbaru ASUS untuk profesional hybrid dan pelaku bisnis skala kecil-menengah. Laptop ini tersedia dalam opsi layar 14 inci IPS atau OLED, dengan dukungan prosesor AMD Ryzen AI, fitur kolaborasi cerdas, serta perlindungan kelas enterprise agar pengguna bisa bekerja lebih efisien dari kantor, rumah, maupun lokasi klien.

Spesifikasi ExpertBook PM5 G2 PM5406

ExpertBook PM5 G2 PM5406 mengandalkan prosesor hingga AMD Ryzen AI 7 445 untuk pasar Indonesia. Chip ini membawa akselerasi neural hingga 50 NPU TOPS, sehingga mampu menangani fitur berbasis AI dengan lebih cepat dan efisien. ASUS juga menyiapkan varian AMD Ryzen AI 9 HX 470 dengan 55 TOPS NPU untuk kebutuhan proyek tertentu. Performa CPU hingga 45 watt ikut diperkuat teknologi ASUS ExpertCool, yang dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil tanpa membuat suara kipas terlalu mengganggu saat laptop bekerja dalam beban tinggi.

Untuk mendukung pekerjaan berat, laptop ini dapat ditingkatkan hingga 64GB RAM DDR5 dan penyimpanan dual-SSD M.2 hingga 3TB. Kombinasi tersebut membuat perangkat lebih siap menangani multitasking, dokumen berukuran besar, analisis data, presentasi, aplikasi bisnis, hingga pekerjaan kreatif ringan. Opsi upgrade yang luas juga membuat perangkat ini lebih relevan untuk penggunaan jangka panjang.

Dari sisi visual, ASUS ExpertBook PM5 G2 PM5406 hadir dengan layar 14 inci rasio 16:10 dan resolusi hingga 2,5K. Pengguna dapat memilih panel IPS atau OLED sesuai kebutuhan. Panel OLED cocok untuk profesional yang membutuhkan kontras tinggi dan warna lebih hidup, sementara opsi IPS tetap ideal untuk pekerjaan kantor harian. Refresh rate hingga 144Hz juga membuat pergerakan visual terasa lebih mulus saat melakukan presentasi, konferensi video, atau menelusuri data.

Mobilitas menjadi salah satu nilai jual penting laptop ini. Konfigurasi 14 inci berbasis AMD memiliki bobot mulai dari 1,27kg, sehingga mudah dibawa untuk kerja hybrid. ASUS juga membekalinya dengan standar ketahanan militer AS MIL-STD-810H agar lebih siap menghadapi aktivitas harian. Untuk daya tahan, tersedia opsi baterai hingga 70Wh yang membantu pengguna tetap produktif tanpa terlalu sering mencari colokan.

Konektivitasnya juga dibuat lengkap. Laptop ini mendukung Wi-Fi 7, USB4 Type-C, HDMI 2.1, dan RJ45 LAN. Dengan kombinasi tersebut, pengguna bisa terhubung ke jaringan kabel, monitor eksternal, perangkat penyimpanan, atau aksesori kerja lain dengan lebih fleksibel.

Dibekali Fitur AI

ASUS membekali laptop ini dengan platform ASUS MyExpert yang berperan sebagai asisten AI terpadu. Fitur tersebut dapat membantu pengguna dalam pekerjaan harian seperti menulis dokumen, membuat surel, merangkum hasil rapat, hingga menyederhanakan tugas administratif. Dengan dukungan NPU khusus, ExpertBook PM5 G2 PM5406 juga mendukung pengalaman Copilot+ PC untuk mempercepat alur kerja, pencarian dokumen, dan terjemahan bahasa secara real-time.

Untuk kebutuhan meeting online, laptop ini membawa peredam bising berbasis AI agar suara tetap jernih meski pengguna berada di lingkungan ramai. Kamera web berbasis AI hingga 5MP juga dapat menyesuaikan pencahayaan dan framing secara otomatis, sehingga pengguna tetap terlihat profesional saat melakukan panggilan video.

Sebagai laptop bisnis, perangkat ini membawa sistem keamanan ASUS ExpertGuardian. Fitur tersebut mencakup dukungan Windows 11 Secured-core PC, BIOS yang sesuai standar NIST SP 800-155, serta komitmen pembaruan selama lima tahun untuk menjaga keamanan firmware. ASUS juga menyertakan pelindung fisik webcam agar privasi pengguna tetap terjaga saat bekerja di ruang bersama atau lingkungan kantor.

Harga dan Ketersediaan

Di Indonesia, ExpertBook PM5 G2 PM5406 tersedia dalam dua pilihan harga. Model PM5406CGA dibanderol Rp21.599.000, sedangkan model PM5406CKA dijual Rp19.799.000.

Handphone Gaming Nubia Terbaru Hadir di Indonesia

0
Handphone Gaming Nubia Terbaru Hadir di Indonesia

Handphone gaming Nubia terbaru telah tiba di Indonesia melalui kehadiran Nubia Neo 5 GT Special Edition, REDMAGIC 11S Pro, dan Nubia Neo 5 GT MVP Edition. Perangkat ini memiliki performa tinggi, sistem pendingin serius, dan fitur gaming yang lebih lengkap.

Spesifikasi Handphone Gaming Nubia Neo 5 GT Special Edition

Nubia Neo 5 GT Special Edition menjadi model yang paling menarik karena diposisikan sebagai smartphone gaming dengan sistem pendingin ganda di bawah Rp10 juta. Perangkat ini menggabungkan Built-in Cooling Fan dan Liquid Cooling System dalam satu bodi, lalu diperkuat area disipasi panas seluas 33.652mm² untuk menjaga suhu tetap stabil saat bermain game berat. Performanya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7400 berbasis fabrikasi 4nm, RAM 12GB, dan penyimpanan internal 256GB.

Perangkat ini dibekali dengan 550Hz Shoulder Triggers yang bisa dipakai untuk membidik, menembak, mengaktifkan skill, atau menjadi shortcut kamera. Fitur lain yang ikut dibawa meliputi NeoTurbo Engine, 360° Game Antenna, sensor sidik jari di bawah layar, NFC, sertifikasi IP64, MYOS 16, AI Copilot Demi 2.0, AI Game Space 5.0, baterai 6.210mAh, 80W Super Fast Charging, Bypass Charging Technology, dan kabel gaming dengan konektor 90 derajat.

Untuk pasar Indonesia, Nubia Neo 5 GT Special Edition varian 12GB + 256GB dibanderol Rp6.999.000. Selama periode 7–13 Juli 2026, perangkat ini tersedia secara eksklusif di Shopee dengan harga spesial Rp5.999.000.

REDMAGIC 11S Pro Jadi Flagship untuk Gamer Hardcore

REDMAGIC 11S Pro hadir sebagai opsi flagship dalam jajaran handphone gaming Nubia terbaru. Smartphone ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Version dengan kecepatan CPU hingga 4,74GHz, dipadukan REDMAGIC RedCore R4, RAM 16GB, dan penyimpanan 512GB.

Sistem pendinginnya memakai REDMAGIC AquaCore Cooling System yang menggabungkan liquid cooling, Liquid Metal 3.0, vapor chamber 13.116mm², serta TurboFan tahan air dengan kecepatan hingga 24.000 RPM. Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,85 inci beresolusi 2688 x 1216 piksel, refresh rate hingga 144Hz, touch sampling rate sampai 3.000Hz, dan multi-finger touch sampling rate 360Hz.

Untuk gaming kompetitif, REDMAGIC 11S Pro membawa 520Hz Shoulder Triggers, Magic Touch 4.0, baterai 7.500mAh, 80W wired charging, 80W wireless charging, reverse charging, REDMAGIC OS 11.5 berbasis Android 16, NFC, Dual SIM, audio jack 3.5mm, kamera belakang 50MP + 50MP + 2MP, serta kamera depan 16MP.

@playcubic.com

Nyobain dua HP gaming Nubia terbaru, Nubia Neo 05 GT Special Edition dan Redmagic 11S Pro. Keduanya dilengkapi dengan sistem pendingin liquid, supaya HP tetap adem dan performa ngebut terus saat gaming. #Nubia #HPgaming #NubiaCoolingEvolution #NubiaNeo5GT #Redmagic11sPro

♬ MONTAGEM COMA – ANDROMEDA & elysian.

REDMAGIC 11S Pro varian 16GB + 512GB hadir di Indonesia dengan harga Rp21.999.000. Selama periode 7–13 Juli 2026, perangkat ini tersedia eksklusif di Blibli dengan harga spesial Rp18.999.000. Pengguna juga mendapatkan dukungan cicilan 0% hingga 24 bulan dan garansi 1 tahun dari Unicom Care.

Nubia Neo 5 GT MVP Edition

Nubia Neo 5 GT MVP Edition

Nubia Neo 5 GT MVP Edition menjadi model terakhir yang melengkapi lini ini. Sesuai namanya, perangkat ini membawa desain spesial bertema sepak bola dengan warna hijau khas lapangan dan elemen visual eksklusif.

Dari sisi gaming, smartphone ini dibekali Active Cooling Fan dengan kecepatan hingga 18.000 RPM untuk menjaga performa tetap stabil saat bermain. Perangkat ini juga membawa 550Hz Gaming Shoulder Triggers, RAM 12GB, penyimpanan 256GB, baterai 6.210mAh, serta 80W Super Fast Charge. Kombinasi tersebut membuatnya cocok untuk pengguna yang menginginkan smartphone gaming dengan karakter desain lebih ekspresif, tetapi tetap membawa fitur penting seperti pendingin aktif, trigger responsif, dan daya tahan baterai besar.

Nubia Neo 5 GT MVP Edition varian 12GB + 256GB dipasarkan dengan harga Rp6.499.000. Pada periode promo 7–13 Juli 2026, perangkat ini juga tersedia eksklusif di Shopee dengan harga spesial Rp5.499.000.

Xbox Lakukan PHK Massal, Ribuan Pegawai Terdampak

0
Xbox Lakukan PHK Massal, Ribuan Pegawai Terdampak

PHK massal mengguncang industri game setelah Microsoft Gaming melakukan restrukturisasi besar-besaran di dalam organisasi Xbox. Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO Asha Sharma melalui memo internal kepada staf di awal bulan Juli 2026.

Restrukturisasi ini mencakup pengurangan ribuan pegawai dan dilepasnya beberapa studio. Microsoft mengambil keputusan ini karena pertumbuhan bisnis Xbox dinilai tidak berjalan sesuai harapan setelah bertahun-tahun agresif dalam melakukan akuisisi studio besar.

Detail PHK Massal di Xbox

Dalam memo tersebut (Dikutip dari VGC), Sharma menjelaskan bahwa Xbox akan memangkas sekitar 3.200 posisi. Pemangkasan ini tidak terjadi secara merata karena beberapa divisi akan terdampak lebih besar. Salah satunya adalah bisnis platform.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Xbox untuk merapikan kembali struktur bisnisnya. Setelah melakukan ekspansi besar sejak 2018, Microsoft Gaming kini menilai bahwa tidak semua studio harus berada langsung di bawah naungan Xbox Game Studios. Sharma menyebut bahwa industri game sudah berubah cepat dan jumlah game yang hadir setiap bulan kini jauh lebih besar dibandingkan satu dekade sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat Xbox tidak hanya bersaing dengan publisher besar, tetapi juga dengan studio independen yang lebih kecil. Karena itu, perusahaan mulai mengalihkan investasi ke proyek yang dijadikan sebagai prioritas.

Beberapa studio yang dulunya berada di bawah Xbox juga akan dilepas. Double Fine yang terkenal berkat game Psychonauts dan Compulsion Games yang baru menelurkan South of Midnights adalah contohnya. Kedua studio tersebut tidak ditutup. Xbox mengizinkan mereka untuk kembali beroperasi sebagai developer independen, sekaligus dapat mempertahankan hak atas IP atau kekayaan intelektual mereka.

Selain dua studio tersebut, Xbox juga mengonfirmasi bahwa Ninja Theory dan Undead Labs telah dijual. Ninja Theory dikenal lewat Senua’s Saga: Hellblade, sedangkan Undead Labs merupakan studio di balik State of Decay. Namun, detail pembeli dari kedua studio itu belum diumumkan karena proses transaksi belum sepenuhnya selesai.

Arkane, studio yang dikenal lewat Dishonored dan proyek Marvel’s Blade, juga akan dilepas. Informasi lebih detail mengenai masa depan Arkane belum dibuka karena masih terkait aturan hukum di Prancis.

Studio besar seperti Activision, Bethesda/ZeniMax, Blizzard, King, Mojang, dan Xbox Game Studios juga dipastikan bakal menerima dampak dari restrukturisasi ini. Meski restrukturisasi ini besar, Xbox menegaskan bahwa game first-party yang sudah diumumkan ke publik tidak dibatalkan.

Bagi industri game, PHK massal ini menjadi sinyal bahwa ekspansi melalui akuisisi studio besar tidak selalu menjamin pertumbuhan yang stabil.

Bagaimana menurutmu?

Kompetisi Juggling HGI Ajak Kreator Adu Skill Bareng Luís Figo

0
Kompetisi Juggling HGI Ajak Kreator Adu Skill Bareng Luís Figo

Kompetisi Juggling HGI dibuka untuk memberikan kesempatan bagi kreator digital pencinta sepak bola di Indonesia dalam menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Program ini digelar oleh Higgs Games Island sebagai bagian dari rangkaian Pesta Bola HGI 2026, yang puncaknya akan berlangsung di fX Sudirman Jakarta pada 12 Juli 2026.

Para peserta akan ditantang untuk membuat video juggling di TikTok atau Instagram Reels, lalu bersaing untuk mendapatkan views tertinggi agar bisa masuk ke babak offline dan bertemu langsung dengan legenda sepak bola Luís Figo.

Perwakilan HGI, Ray, menjelaskan bahwa melalui kompetisi #JugglingBolaHGI, pihaknya ingin menemukan para kreator yang memiliki mental kompetitif. Semangat tersebut sejalan dengan karakter seorang atlet profesional seperti Luís Figo, yang dikenal memiliki disiplin, strategi, dan penguasaan diri saat berlaga di lapangan hijau.

Detail Kompetisi Juggling HGI

Higgs Games Island menghadirkan aktivitas ini untuk meramaikan Pesta Bola HGI 2026 dengan konsep yang dekat dengan dunia sepak bola dan kreator digital. Tidak hanya sekadar membuat video, peserta juga diajak menunjukkan kreativitas, konsistensi, serta kemampuan mengolah bola melalui konten yang menarik perhatian penonton.

Kompetisi online #JugglingBolaHGI masih berlangsung hingga 9 Juli 2026. Setelah periode tersebut berakhir, kreator dengan jumlah views terbanyak akan dipilih untuk masuk ke delapan besar dan melanjutkan persaingan di kompetisi offline. Babak ini menjadi salah satu momen paling dinantikan karena para finalis berpeluang tampil langsung di hadapan Luís Figo.

Menariknya, pemenang dari kompetisi ini akan mendapatkan kesempatan untuk beradu kemampuan juggling secara langsung bersama Figo. Selain itu, peserta terpilih juga bisa berbincang dan mengikuti sesi foto bersama mantan pesepak bola dunia yang meraih Ballon d’Or pada tahun 2000 tersebut.

Untuk mengikuti kompetisi ini, kreator wajib mengunggah video juggling melalui Instagram Reels atau TikTok. Setiap unggahan harus mencantumkan tagar #PestaBolaHGI, #JugglingBolaHGI, dan #MeetFigoWithHGI agar masuk dalam penilaian.

Selain peluang bertemu langsung dengan Luís Figo, HGI juga menyiapkan hadiah menarik bagi para peserta. Kreator dengan jumlah views terbanyak berkesempatan membawa pulang smartphone Redmi Note 15. Sementara itu, juara pertama akan mendapatkan hadiah utama berupa iPhone 16.

Dengan kombinasi tantangan digital, nuansa sepak bola, serta kesempatan bertemu legenda dunia, ajang ini menjadi momentum menarik bagi kreator Indonesia untuk menunjukkan kreativitas sekaligus kemampuan mereka dalam mengolah bola.

CODE VEIN II Ungkap DLC Berbayar Perdana “Mask of Idris”, Hadirkan Karakter Baru dan Update Gratis Versi 2.0

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi mengungkap detail perdana DLC berbayar pertama untuk game action RPG eksplorasi mereka, CODE VEIN II, yang diberi judul Mask of Idris. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Bandai Namco juga memperkenalkan sejumlah karakter baru, membagikan informasi mengenai update gratis versi 2.0, serta mengumumkan diskon besar untuk game utama di Steam.

Meski belum mengungkap tanggal rilis resminya, Mask of Idris dipastikan akan menghadirkan sebuah petualangan baru yang memperluas kisah utama CODE VEIN II melalui dunia dan karakter yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

DLC Mask of Idris Hadirkan Kisah Baru Melintasi Ruang dan Waktu

Ekspansi Mask of Idris akan membawa pemain menuju sebuah cerita baru yang berlangsung di Wasted World, sebuah dunia yang terbentuk dari berbagai realitas yang menghilang akibat perubahan sejarah.

Dalam petualangan ini, pemain akan bertemu karakter-karakter baru sekaligus kembali bertarung demi menyelamatkan dunia yang berada di ambang kehancuran. Bandai Namco menyebut DLC ini sebagai kisah lain yang melintasi ruang dan waktu, memperluas lore serta semesta CODE VEIN II.

Sayangnya, hingga saat ini pengembang masih belum mengumumkan tanggal perilisan resmi DLC tersebut.

Syarat Memainkan DLC Mask of Idris

Bandai Namco juga mengonfirmasi bahwa pemain harus memenuhi beberapa persyaratan sebelum dapat mengakses ekspansi Mask of Idris.

Syarat tersebut meliputi:

  • Menyelesaikan ending “Luna Fraterna”.
  • Melanjutkan quest “Request from a Friend: Valentin” hingga tahap tertentu.
  • Menyelesaikan misi “Discuss with Valentin: MagMell Island’s Book.”

Karena itu, pemain disarankan untuk menamatkan cerita utama serta menyelesaikan quest terkait sebelum DLC resmi dirilis agar dapat langsung menikmati konten barunya.

Dua Karakter Baru Resmi Diperkenalkan

Pengumuman ini juga menghadirkan dua karakter baru yang akan memainkan peran penting dalam cerita.

Liv Voda

Liv Voda disuarakan oleh Aoi Yuki dan merupakan saudara tiri dari Valentin Voda.

Ia dikenal sebagai penjaga asli Temporal Rift, namun meninggalkan tugasnya karena merasa bosan dan menghilang dari wilayah perbatasan selama bertahun-tahun. Liv memiliki kepribadian yang agresif, sementara rambut dan matanya akan bersinar terang ketika emosinya memuncak.

Lou MagMell

Karakter baru lainnya adalah Lou MagMell, yang disuarakan oleh Manaka Iwami.

Lou merupakan seorang Revenant muda yang hidup di Wasted World dan berusaha menghentikan penyebaran dunia tersebut. Saat bertemu kembali dengan protagonis, ia memperingatkan agar sang tokoh utama segera meninggalkan Wasted World demi menghindari bahaya yang lebih besar.

Update Gratis Versi 2.0 Ikut Meluncur

Tak hanya DLC berbayar, Bandai Namco juga memastikan akan merilis Free Update Ver. 2.0 secara bersamaan dengan peluncuran Mask of Idris.

Update gratis ini akan menghadirkan berbagai fitur baru, termasuk konten tambahan yang memungkinkan pemain menjelajahi dunia setelah cerita utama berakhir bersama partner mereka.

Detail lengkap mengenai seluruh fitur baru akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.

CODE VEIN II Sedang Diskon Hingga 43% di Steam

Bagi pemain yang belum memiliki game utamanya, Bandai Namco turut menggelar promo spesial di Steam.

CODE VEIN II saat ini mendapatkan potongan harga hingga 43%, dengan periode diskon berlangsung hingga 10 Juli 2026.

Promo ini menjadi kesempatan menarik bagi pemain baru untuk memulai petualangan sebelum DLC Mask of Idris resmi diluncurkan.

Tentang CODE VEIN II

CODE VEIN II merupakan action RPG bertema eksplorasi yang berlatar dunia distopia pada masa depan, ketika peradaban manusia runtuh akibat bencana besar bernama Resurgence.

Harapan terakhir umat manusia bergantung pada Revenants, makhluk abadi mirip vampir. Namun kemunculan fenomena Luna Rapacis membuat para Revenant berubah menjadi monster kanibal yang kehilangan akal sehat.

Pemain berperan sebagai seorang Revenant Hunter yang bersama seorang gadis misterius melakukan perjalanan 100 tahun ke masa lalu untuk mengubah sejarah dan mencegah kehancuran dunia. Sepanjang perjalanan, pemain akan menghadapi pertarungan intens, menjelajahi berbagai wilayah berbahaya, serta membuat keputusan yang memengaruhi nasib dunia.

Dengan hadirnya Mask of Idris, karakter-karakter baru, serta Free Update Ver. 2.0, Bandai Namco tampaknya ingin terus memperluas pengalaman bermain CODE VEIN II dan memberikan alasan baru bagi para penggemar untuk kembali menyelami dunia gelap penuh misteri tersebut.

Xbox Lakukan Restrukturisasi, Proyek Hideo Kojima OD Disebut Aman

0
Xbox Lakukan Restrukturisasi, Proyek Hideo Kojima OD Disebut Aman

Meski Microsoft dan Xbox sedang melakukan restrukturisasi besar-besaran, proyek Hideo Kojima OD dipastikan aman masih akan terus berlanjut. Berdasarkan informasi yang beredar, proyek garapan Kojima Productions ini akan tetap menjadi bagian dari kerja sama dengan Xbox Game Studios.

Kabar ini muncul di tengah laporan mengenai perubahan besar dalam bisnis gaming Microsoft yang disebut akan berdampak pada sejumlah studio internal, termasuk kemungkinan penutupan, penggabungan, maupun pemisahan beberapa tim developer.

Hideo Kojima OD Tetap Aman

Dikutip dari IGN, Sumber yang mengetahui rencana Microsoft menyebutkan bahwa Hideo Kojima OD masih menjadi salah satu proyek yang dipertahankan.

Sementara itu, beberapa studio internal Xbox justru akan berhadapan dengan kebijakan baru ini. Beberapa nama seperti Arkane Lyon, Double Fine, Ninja Theory, Compulsion Games, hingga Undead Labs disebut sedang mencari berbagai opsi untuk mengamankan masa depan mereka, termasuk kemungkinan menjadi studio independen melalui proses pembelian manajemen atau mendapatkan investor baru.

Microsoft sendiri menegaskan bahwa perusahaan sebetulnya tidak mengurangi total investasi di sektor game. Perubahan yang dilakukan lebih berfokus pada penyesuaian arah investasi dan jenis proyek yang dianggap memiliki potensi terbesar di masa depan.

OD Hadirkan Konsep yang Belum Pernah Ada

Berbicara kepada Entertainment Weekly, Hideo Kojima mengatakan ide dasar OD sebenarnya sudah ia pikirkan sejak masih mengembangkan Death Stranding. Ia juga mengaku sempat menawarkannya kepada berbagai perusahaan. Namun, sebagian besar menganggap idenya terlalu sulit dipahami dan tidak bisa diwujudkan.

Keadaan tersebut berubah ketika mantan bos Xbox, Phil Spencer, memutuskan mendukung proyek tersebut. Namun, posisi Phil Spencer telah digantikan oleh Asha Sharma sebagai pemimpin divisi gaming Microsoft.

Meski terjadi pergantian kepemimpinan, Sharma menegaskan bahwa Xbox tetap percaya terhadap potensi proyek garapan Kojima dan ingin memberikan ruang bagi para kreator untuk menghadirkan pengalaman bermain yang berbeda.

OD merupakan salah satu judul game high profile miliki Microsoft dan Xbox. Selain dikerjakan oleh developer visioner Hideo Kojima, game ini melibatkan sutradara film horor Get Out, Jordan Peele, sebagai kolaborator. OD bahkan akan dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Sophia Lillis, Hunter Schafer, dan juga mendiang Udo Kier.

Kabar bahwa Hideo Kojima OD masih tetap dipertahankan bisa menjadi sinyal positif bagi gamer yang sudah menantikan proyek misterius tersebut.