ASIED atau American Spaces Indonesia Esports Development telah mencapai puncak penyelenggaraannya melalui babak final kejuaraan nasional Esports Indonesia American Spaces di @america, Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menggelar acara ini bersama Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Yayasan Odong Prestasi Indonesia, dan Akademi Garudaku untuk mengembangkan kemampuan digital anak muda melalui pelatihan, aktivasi komunitas, serta kompetisi esports berskala nasional. Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat dan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.
ASIED Jangkau Ribuan Anak Muda

American Spaces Indonesia Esports Development merupakan program pengembangan talenta yang menempatkan esports sebagai sarana pembelajaran dan kolaborasi. Program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan bermain game secara kompetitif, tetapi juga memperkenalkan berbagai profesi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam industri.
Rangkaian kegiatannya berlangsung selama lebih dari tujuh bulan di Padang, Pontianak, Semarang, Yogyakarta, Malang, Makassar, dan Ambon. Pelaksanaannya melibatkan jaringan American Corners di berbagai wilayah Indonesia serta berhasil menjangkau lebih dari 1.750 anak muda.
Program tersebut juga mendorong aktivasi lebih dari 50 komunitas esports. Para peserta mengikuti lokakarya yang membahas manajemen penyelenggaraan acara, operasional liga, produksi siaran, desain grafis, pembuatan konten, dan profesi komentator pertandingan.
Setelah menyelesaikan pelatihan dasar, peserta melanjutkan kegiatannya melalui aktivasi komunitas dan babak kualifikasi regional. Perjalanan tersebut kemudian mempertemukan peserta terbaik dalam acara final yang digelar di Jakarta.
Penjabat Urusan Publik Kedutaan Besar AS di Jakarta, Abraham Lee, menilai esports memiliki kemampuan besar untuk menghubungkan anak muda dari latar belakang budaya dan negara yang berbeda. Menurutnya, kesamaan minat terhadap game dapat membuka ruang persahabatan, meningkatkan keahlian, serta menciptakan peluang baru bagi generasi muda Indonesia.
Pertandingkan EA SPORTS FC 26 dan FC Mobile

Babak final menghadirkan pertandingan kompetitif dalam EA SPORTS FC 26 dan EA SPORTS FC Mobile. Selain kompetisi utama, penyelenggara juga menggelar Shoutcaster Hunt sebagai ajang pencarian talenta komentator pertandingan esports.
Kompetisi shoutcaster tersebut dinilai oleh komentator profesional Aqwam dan Sanskuyy. Peserta mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan membawakan pertandingan, menyampaikan analisis, serta membangun suasana kompetisi agar lebih menarik bagi penonton.
Acara juga menghadirkan pertandingan eksibisi bersama sejumlah kreator konten dan Turnamen Esports Komunitas yang mempertemukan penggemar gim kompetitif di Jakarta. Secara keseluruhan, rangkaian final menjaring lebih dari 300 peserta dan pengunjung.
Program bertajuk “More than a Game” bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia membahas perkembangan esports sebagai penggerak industri kreatif. Ekosistem ini memiliki ruang yang luas karena melibatkan penyelenggara turnamen, pemain profesional, kreator konten, desainer, komentator, tim produksi, hingga pengelola komunitas.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berharap kolaborasi dengan Amerika Serikat dapat diperkuat melalui kehadiran American Corner di berbagai Creative Hub. Kerja sama tersebut diharapkan membantu mengaktifkan ruang kreatif sekaligus membuka lebih banyak pertukaran pengalaman antara pelaku ekonomi kreatif Amerika Serikat dan Indonesia.
ASIED menutup program nasionalnya dengan mempertemukan pelatihan, kompetisi, pengembangan komunitas, dan eksplorasi karier dalam satu ekosistem. Program ini diharapkan dapat menciptakan jalur pengembangan yang lebih jelas bagi talenta muda sekaligus mendukung pertumbuhan industri gaming Indonesia untuk generasi berikutnya.
