Setelah menamatkan Assassin’s Creed Black Flag lebih dari satu dekade lalu, kami tak menyangka bisa memainkan lagi game ini. Kami juga tidak lupa jika game ini dulu merupakan salah satu seri Assassin’s Creed terpopuler, mendapatkan respon yang baik dari kritikus maupun gamer karena gameplay yang ditawarkan.
Sekarang 13 tahun setelahnya, Ubisoft kembali merilis ulang Assassin’s Creed Black Flag dalam bentuk remake berjudul Assassin’s Creed Black Flag Resynced. Diklaim telah dibangun ulang dengan menggunakan Anvil Engine, Ubisoft menjanjikan tidak hanya tampilan grafis yang meningkat, tapi juga fitur baru dan optimalisasi game.
Kami sudah memainkan versi review Assassin’s Creed Black Flag Resynced lebih dari 10 jam di PC. Sedikit spoiler, apa yang kami rasakan dulu kembali kami rasakan sekarang. Berikut adalah hasil review kami.
Era Emas Bajak Laut

Buat yang belum tahu, Assassin’s Creed Black Flag berlatar pada era keemasan bajak laut. Game ini berlatar di wilayah West Indies yang sekarang dikenal sebagai Karibia. Pada waktu itu lautan dikuasai oleh bajak laut, yang bahkan sampai mendirikan republik bajak laut.
Pemain akan menjadi Edward Kenway. Awalnya ia adalah seorang Privateer atau tentara bayaran, lalu berubah haluan menjadi bajak laut sekaligus anggota dari ordo Hidden Ones. Dari luar ia adalah seorang bajak laut ambisius yang mengejar kejayaan dan uang, serta sangat mengedepankan kebebasan. Namun dari dalam Kenway juga merupakan seorang Assassin yang ikut serta dalam perang abadi melawan ordo Templar.
Kenway akan didampingi oleh para karakter pendukung yang juga diadaptasi dari tokoh asli. Ada Edward Thatch atau yang terkenal dengan nama bajak lautnya, Blackbeard. Mary Read yang menggunakan identitas palsu James Kidd, bajak laut wanita Anne Bonny, dan masih banyak lagi tokoh sejarah lainnya.

Evolusi Kenway dari bajak laut sejati, secara perlahan menjadi anggota setia ordo Hidden Ones menarik untuk diikuti. Apalagi di versi remake ini kualitas visual telah ditingkatkan, membuat cutscene menjadi lebih menarik. Beberapa bahkan diaransemen ulang dan akan menjadi kejutan bagi fans.
West Indies yang menjadi latar juga lebih cerah dibandingkan versi originalnya. Teknologi special effect modern dan juga pastinya ray tracing telah mendongkrak grafis game. Pantulan cahaya di laut bersama buih ombak yang dibuat secara detail membuat kami tidak pernah bosan berlayar dengan kapal milik Kenway, The Jackdaw. Bahkan sekarang pemain bisa melihat keindahan dasar laut dari permukaan, dan bisa berenang serta menyelam dimana saja.
Tidak cuma di laut, di daratan juga tidak kalah. Tidak ada lagi loading saat kapal memasuki pelabuhan. Tanaman diperbanyak apalagi di hutan yang menjadi lebih lebat. Ketika berjalan di tempat yang basah, akan ada jejak kaki, memberikan rasa imersif kepada pemain. Intinya adalah dari segi grafis dan detail, versi remake ini tidak mengecewakan.
Kapal Lebih Menyenangkan

Namanya juga game Assassin’s Creed. Pastinya akan ada elemen stealth di dalam game dan juga parkour.
Akan ada misi menyelinap, dimana Kenway harus memasuki perkebunan yang dijaga oleh tentara Inggris. Tujuan pemain adalah mencuri hasil perkebunan yang disimpan di gudang penyimpanan. Untuk bisa membuka pintu gudang, pemain harus mencari petugas yang membawa kunci. Ketika ditemukan, pemain bisa memilih untuk membunuh petugas secara diam-diam dan mengambil kuncinya, atau membuat distraksi dengan bom asap untuk mencopet kunci.
Satu perubahan yang pastinya diamini oleh fans adalah sekarang Kenway bisa menunduk kapan saja. Dulu fitur ini hanya muncul secara otomatis ketika Kenway memasuki semak-semak, menyulitkan gaya bermain stealth.
Parkour juga sudah dioptimalisasi agar lebih mudah untuk dieksekusi. Namun, beberapa kali kami mengalami kesulitan untuk navigasi. Contohnya ketika kami harus memanjat tiang kapal musuh secara cepat untuk memotong bendera. Kami mengarahkan agar Kenway memanjat tiang. Tapi yang terjadi adalah ia justru bergerak ke kiri dan kanan secara random, seakan pathing untuk ke atas tidak ada.
Ketika akhirnya harus bertarung langsung, Kenway juga telah dilengkapi oleh skill baru. Ia sekarang bisa menggunakan dua wield pedang yang sangat efektif untuk mengurangi endurance musuh, atau pergantian secara cepat dari pedang ke pistol. Kenway juga bisa menggunakan rope knife untuk menarik musuh mendekatinya seperti Scorpion Mortal Kombat.
Parry juga telah dioptimalisasi menjadi Perfect Parry. Jika digunakan pada momen yang tepat, Kenway bisa langsung mengeksekusi musuh dengan Finisher brutal.
Tapi itu semua tetap tidak bisa mengalahkan sensasi berlayar dengan kapal Jackdaw. Meski sudah banyak game yang menggunakan DNA dari Assassin’s Creed Black Flag dengan mengimplementasi sistem ini, tetap saja tidak bisa mengalahkan originalnya.

Perang antar kapal masih menjadi hidangan utama. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari menyerang kapal musuh yang levelnya yang lebih tinggi, tapi tetap berhasil keluar sebagai pemenang. Pastikan untuk selalu mengupgrade Jackdaw, agar senjata meriam dan mortar bisa menembus pertahanan musuh level tinggi.
Sekarang pemain juga tidak hanya sembarang menghancurkan kapal musuh. Fitur Kenway Fleet diperluas dan pemain bisa menggunakan kapal musuh yang ditangkap untuk berdagang. Jackdaw juga memiliki banyak tambahan skin. Beberapa bisa dibeli dengan uang asli di Animus. Tidak lupa, Kenway juga bisa membawa binatang peliharaan di kapal, bisa itu monyet atau kucing.
Crew Spesial

Assassin’s Creed Black Flag Resynced memiliki kru kapal spesial yang dinamakan Officer. Seperti Adewale yang menjadi Quartemaster, kru ini akan memberikan efek spesial kepada Jackdaw setelah direkrut.
Contohnya adalah Lucy Baldwin yang menjadi Shipwright. Ia memiliki skill spesial bernama Perfect Guard. Jika pemain menggunakannya pada momen yang tepat saat diserang oleh kapal musuh, damage dari serangan tersebut akan berkurang drastis. Sangat berguna dalam pertempuran kapal.
Perekrutan Officer juga akan memiliki cerita tersendiri. Jadi pemain tidak hanya sekedar menemukan NPC, berbicara, dan secara otomatis direkrut. Cerita ini juga tidak berhenti setelah mereka direkrut, tapi masih terus berlanjut. Cutscene untuk bagian ini juga sudah dilengkapi dengan VO, sehingga menjadi menarik untuk diikuti.
Assassin’s Creed Black Flag Resynced Dari Segi Teknis
Kami memainkan versi review Assassin’s Creed Black Flag Resynced di PC. Tentunya versi ini memiliki kalibrasi dan pilihan setting yang lebih bervariasi dibandingkan konsol. Kami sendiri memainkan game ini dengan setting grafis high dan FPS dibatasi di 60. Ditambah dengan penggunaan ray tracing standard dan NVIDIA DLSS yang dipasang di performance.
Untuk setting seperti itu kualitas grafis yang ditampilkan sudah tergolong baik dan tanpa ada masalah teknis. Jika kamu memiliki perangkat yang di atas rata-rata, kami sarankan untuk bermain di setting grafis tertinggi untuk pengalaman yang lebih maksimal.
Ini adalah spesifikasi PC yang kami gunakan: CPU i5-14400F, GPU NVIDIA GeForce RTX 4070 Ti, dan RAM 32GB.
Untuk kontrol kami menyarankan untuk menggunakan controller. Tapi memakai mouse dan keyboard juga tidak masalah, asalkan beberapa action penting shortcutnya diganti menjadi yang lebih nyaman untuk kamu.
Kesimpulan Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced
Kesimpulan kami untuk review Assassin’s Creed Black Flag Resynced adalah game ini masih sama dengan Black Flag 2013, tapi dengan berbagai penambahan dan juga optimalisasi yang membuatnya menjadi lebih baik dari game originalnya.
Berlayar di West Indies tidak pernah membosankan berkat peningkatan visual dan grafis. Kami sangat menikmati momen Jackdaw membelah ombak sambil mendengarkan kru kapal bernyanyi. Sesekali menggunakan teropong untuk mencari target. Jika sudah dapat target, maka perang akan terjadi diwarnai dengan dentuman meriam dan diakhiri dengan boarding. Fitur yang entah kenapa dihilangkan dari game bajak laut Ubisoft yang lain. Ya, ini adalah momen yang paling kami sukai dari Assassin’s Creed Black Flag Resynced.
Selain untuk nostalgia, Assassin’s Creed Black Flag Resynced juga cocok bagi gamer baru sebagai entry karena lebih mudah diterima. Siapa sih yang tidak suka game bertema bajak laut?
Assassin’s Creed Black Flag Resynced tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC.
*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer
