Detail Stranger Than Heaven akhirnya diungkap melalui acara livestream Xbox Presents: A Special Look at Stranger Than Heaven. Tidak hanya itu, developer Ryu Ga Gotoku Studio juga mengumumkan bahwa game action adventure ini dijadwalkan rilis pada musim dingin untuk PS5, Xbox Series, dan PC (Steam).
Diungkap juga jajaran para pemeran yang akan hadir di game. Dimulai dari Yu Shirota, Dean Fujioka, Snoop Dogg, Moeka Hoshi, Tori Kelly, Akio Otsuka, Tokuma Nishioka, Satoshi Fujihara dari OFFICIAL HIGE DANDISM, Cordell Broadus, Ado, hingga aktor legendaris Jepang Bunta Sugawara yang dibuat dengan menggunakan CG.
Detail Stranger Than Heaven: Berawal di San Fransisco

Cerita dibuka di San Francisco pada tahun 1915. Makoto diam-diam menyelinap ke sebuah kapal setelah kehilangan orang tuanya. Ia memilih pergi ke Jepang, tanah kelahiran ibunya, dengan harapan menemukan tempat yang bisa ia sebut rumah.
Namun, perjalanan itu tidak berjalan sesederhana seperti yang ia bayangkan. Pertemuan di atas kapal mengubah arah hidup Makoto dan membawanya ke dalam konflik panjang yang berlangsung lintas generasi.
Salah satu daya tarik utama game ini adalah latar ceritanya yang membentang di lima era berbeda.
Pada tahun 1915, pemain akan menjelajahi Kokura, Fukuoka, kota yang dikenal dengan kawasan industri baja besar dan kehidupan para pekerja keras. Lalu pada 1929, cerita bergerak ke Kure, Hiroshima, wilayah dengan galangan kapal angkatan laut besar yang berada di bawah pengaruh kuat dunia kriminal terorganisir.
Era berikutnya membawa pemain ke Osaka, Minami pada tahun 1943. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat hiburan terbesar di Jepang bagian barat, dengan latar ketegangan global. Setelah itu, cerita berlanjut ke Atami, Shizuoka pada tahun 1951, sebuah kawasan wisata pascaperang yang menjadi simbol kebangkitan pariwisata Jepang.
Terakhir, pemain akan dibawa ke Shinjuku, Tokyo pada 1965. Kota ini digambarkan hidup dengan kekacauan, dan atmosfer hiburan yang kuat.
Sistem Combat yang Brutal

Dari sisi gameplay, Stranger Than Heaven menawarkan sistem pertarungan yang brutal dan intens. Menariknya, sistem combat game ini memungkinkan pemain mengatur gerakan tangan kanan dan kiri Makoto secara fleksibel. Pemain bisa merangkai jab cepat, serangan berat, tackle, hingga menghajar musuh ketika mereka jatuh.
Makoto juga dapat menangkap serangan musuh dengan satu tangan dan melakukan counter. Mekanisme ini menuntut pemain membaca gerakan lawan untuk menciptakan celah serangan yang efektif. Selain tangan kosong, pemain juga bisa menggunakan dan meningkatkan berbagai senjata seperti pisau, palu, pedang, dan senjata lain yang sesuai dengan kerasnya tiap era.
Bisnis Hiburan

Bukan RGG Studio namanya juga tidak menyertakan mode tambahan di dalam gamenya. Stranger Than Heaven menghadirkan elemen show business yang membuat pengalaman bermainnya terasa berbeda.
Sebagai promotor pertunjukan, Makoto akan merekrut penyanyi dan musisi berbakat dari jalanan. Ia juga bisa mendapatkan inspirasi lagu dari berbagai suara di kota, mulai dari sapu, kereta, dengkuran, hewan, hingga keributan besar.
Pemain nantinya dapat menyusun setlist, membentuk band, memilih performer, hingga mengatur elemen produksi seperti pencahayaan. Setelah pertunjukan siap, Makoto bisa membawa show tersebut ke berbagai kota dan membangun reputasinya di industri hiburan.
