HomeReviewReview Sharp AQUOS Sense10: Si Kecil yang Bandel

Review Sharp AQUOS Sense10: Si Kecil yang Bandel

Awal tahun adalah waktunya bagi Sharp untuk meluncurkan lini baru dari smartphone AQUOS. Dirilis pada pertengahan Desember 2025 kemarin, AQUOS Sense10 adalah penerus dari Sense9 yang hadir di Indonesia pada awal 2025.

Sharp menempatkan smartphone di kelas mid-range. Secara desain, smartphone ini masih mengikuti konsep yang diterapkan pada pendahulunya, yaitu desain yang minimalis, sederhana, dan compact. Untuk performa smartphone ini mendapatkan peningkatan dari dapur pacu dan juga fotografi.

Berikut adalah review Sharp AQUOS Sense10 berdasarkan pengalaman yang kami rasakan selama menggunakannya sebagai daily driver.

Unboxing

Berikut adalah isi boks penjualan dari AQUOS Sense10

  • Unit AQUS Sense10
  • Softcase transparan
  • Kabel USB Type-C untuk pengisian/transfer data
  • Kepala charger
  • Buku panduan dan kartu garansi
  • Earphone

Kehadiran earphone dalam boks penjualan sudah merupakan tradisi dari Sharp. Mulai dari Sense8 sampai Sense10, selalu ada earphone gratis. Kelebihan ini perlu diapresiasi mengingat sudah jarang smartphone dari brand lain yang memberikan bonus seperti ini, meski smartphonenya sendiri sudah tidak lagi memiliki audio jack.

Dari Segi Desain

Dari sisi desain, Sharp masih mempertahankan karakter khasnya. Sama seperti pendahulunya Sense9, AQUOS sense10 masih mengusung Miyake Design dengan tampilannya terlihat ringan, namun tetap solid. Dimensi smartphone ini adalah 149 x 73 x 8,9 mm dengan bobot hanya 166 gram. Ukurannya yang kecil membuat smartphone mudah diselipkan ke dalam saku baju maupun celana, ditambah terasa compact ketika digenggam di tangan. Mulai dari Sense8 sampai dengan Sense10, ukurannya yang kecil adalah nilai plus untuk kami.

Review Sharp AQUOS Sense10 Tampak Belakang

Bodi smartphone terbuat dari aluminium, memberikan kesan premium dan elegan. Sharp menempatkan tombol volume dan daya pada sisi kanan. Tombol daya juga merangkap sebagai sensor fingerprint. Ketika brand lain sudah meletakkaan sistem tersebut di layar, Sharp masih memilih gaya lama.

Untuk bagian kiri smartphone terdapat slot untuk SIM card dan microSD. Sama seperti seri sebelumnya, kalian tidak memerlukan kunci atau SIM ejector untuk slot ini, melainkan cukup dengan dicongkel dengan kuku dan ditarik keluar. Meski tidak ribet, cara ini bisa berpotensi untuk membuat lecet bodi jika kalian tidak hati-hati. Namun, perlu dicatat AQUOS sense10 hanya memiliki satu slot untuk SIM card.

Review Sharp AQUOS Sense10 Sim Card Slot

Untuk bagian bawah smartphone terdapat microphone, port USB Type-C, serta lubang speaker. Sama seperti Sense9, AQUOS Sense10 sudah tidak lagi memiliki port audio jack.

Pada bagian belakang, terdapat dua kamera yang diletakkan di dalam modul berbentuk sedikit oval. Kalian juga bisa melihat Logo AQUOS yang ditempatkan di dalam modul kamera tersebut. Untuk ketahanan, smartphone ini sudah mengantongi sertifikat IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air, serta MIL-STD-810H menunjukkan ketahanan dari jatuh hingga ketinggian sekitar 1,2 meter.

Review Sharp AQUOS Sense10 Bagian Bawah

Beralih ke bagian layar, AQUOS Sense10 menggunakan panel OLED LTPO IGZO 6,1 inci dengan resolusi 2340 x 1080 piksel. Layar ini mampu mencapai kecerahan puncak 2.000 nits dan mendukung refresh rate hingga 240Hz. Kombinasi ini menghasilkan kualitas visual yang halus, cocok untuk menonton video, bermain game, atau sekedar browsing. Kalian juga tidak perlu khawatir dengan pantulan cahaya matahari ketika menggunakan smartphone ini di luar ruangan.

Review Sharp AQUOS Sense10 Display

Pada bagian layar juga terdapat kamera depan. Seri ini sama seperti Sense9 sudah menggunakan desain punch hole, tidak lagi menggunakan waterdrop seperti seri Sense8.

Dari Segi Performa

Beralih ke bagian performa, AQUOS sense10 menggunakan chipset Snapdragon 7s Gen 3, yang merupakan chipset kelas menengah dari Qualcomm. Chipset ini membawa CPU octa-core dan sudah terintegrasi dengan GPU Adreno 810. Ditambah dengan memori RAM 8GB, plus Virtual RAM hingga 8GB. Untuk penyimpanan internal adalah 256GB yang masih bisa diperluas dengan kartu microSD.

Menurut klaim Sharp, kombinasi jeroan yang dimiliki oleh AQUOS Sense10 ini memberikan peningkatan performa yang lebih baik dibandingkan AQUOS sense9. Kekuatan CPU meningkat sekitar 20 persen, GPU menjadi 40 persen, ditambah kemampuan proses AI yang bisa meningkat hingga 30 persen.

Review Sharp AQUOS Sense10 Antutu

Kami menguji performa smartphone ini dengan aplikasi AnTuTu. Skor yang tercatat adalah lebih dari 1 juta ribu, membuktikan bahwa smartphone ini sudah sangat mumpuni dari segi performa dan bisa digunakan untuk multitasking.

AQUOS sense10 sudah menggunakan sistem operasi Android 15. Sharp juga menambahkan berbagai macam fitur AI ke dalam smartphone. Ada fitur Noise Reduction yang sangat membantu untuk kegiatan sehari-hari, karena mampu mengenali dan memisahkan suara manusia dengan kebisingan di latar secara otomatis. Ada juga fitur AI Phone Assistant yang bisa menjawab panggilan secara otomatis sekaligus mentranskripsi panggilan tidak terjawab menjadi teks.

Untuk sisi daya, smartphone ini dibekali baterai dengan kapasitas 5.000 mAh. Meski tidak sebesar baterai dari smartphone brand lain di level yang sama, AQUOS Sense10 telah dilengkapi dengan teknologi smart energy-saving dan intelligent charge. Kehadiran dua fitur ini membuat smartphone dapat bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal. Untuk mempercepat pengisian daya, Sharp juga sudah mengimplementasi fitur fast charging 37W.

Kami juga mencoba memainkan game dengan menggunakan smartphone ini. Selama penggunaan selama kurang lebih 1 jam, dan digunakan untuk memainkan game seperti Free Fire dan Resident Evil Survival Unit, daya hanya berkurang sekitar 11 persen. Untuk game yang enteng dan casual, smartphone ini sudah bisa memfasilitasi, meski layarnya agak kecil.

Review AQUOS Sense10 Si Jago Kamera

Review AQUOS Sense10 kamera

Pada sektor kamera, AQUOS Sense10 membawa dua kamera belakang. Kamera utama adalah 50,3MP dengan lensa wide 23mm dan aperture f/1.9, mendukung dual pixel PDAF, dan sudah dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS). Kamera kedua adalah 50,3MP dengan lensa ultrawide 13mm, aperture f/2.2, serta dukungan PDAF. Untuk kamera depan, Sense10 memiliki kamera 32MP yang bisa digunakan untuk selfie dan video call.

Keberadaan OIS pada kamera sangat berguna untuk pengambilan foto. Fitur ini bisa membantu mengurangi efek guncangan tangan, untuk meminimalisir efek blur pada gambar yang dihasilkan. Tidak hanya untuk foto, untuk pengambilan video juga sudah dibekali dengan Electronic Image Stabiliation (EIS) untuk meredam guncangan. Jadi kalian tidak perlu terlalu cemas hasil video yang goyang.

Nilai plus untuk bagian kamera Sense10 adalah teknologi ProPix yang sudah ditingkatkan. Melalui teknologi, kamera smartphone mampu menangkap detail yang halus pada setiap pengambilan gambar.

Secara keseluruhan, hasil gambar yang dihasilkan oleh kamera AQUOS sense10 sudah baik. Kualitas gambar yang dihasilkan untuk objek yang tidak bergerank dan berada dalam kondisi cahaya terang sangat baik, dengan warna yang muncul. Kemampuan kamera smartphone ini juga masih bisa bekerja dengan baik meski dipakai untuk memotret pada tempat yang minim cahaya.

Sharp juga menyediakan berbagai macam mode pemotretan, mulai dari photo dengan efek Bokehnya, Night Mode untuk pengambilan gambar di malam hari, dan juga mode manual untuk pengguna yang lebih suka mengutak-atik kameranya sebelum mulai mengambil gambar.

Tidak ketinggalan fitur AI seperti Shadow Removal untuk menghilangkan bayangan dari objek yang difoto, serta Glass Reflection Reduction yang membantu mengurangi pantulan pada hasil foto di kaca.

Kesimpulan Review Sharp AQUOS Sense10

Kesimpulan kami untuk review Sharp AQUOS Sense10 adalah sebagai kelas menengah, smartphone ini menawarkan keseimbangan antara desain dan performanya. Namun secara keseluruhan, seri ini tidak terlalu berbeda dengan seri sebelumnya.

Desain smartphone yang kecil, ringan, dan compact selalu menjadi daya tarik untuk kami. Untuk performa, dapur pacu yang menggunakan Snapdragon 7s Gen 3 dan baterai 5.000 mAh sudah cukup untuk mendukung dalam kegiatan sehari-hari, termasuk bermain game yang ringan. Sektor kamera juga menjadi daya tarik berkat konfigurasi dual kamera 50MP yang sudah dilengkapi dengan OIS. Hasil foto yang dihasilkan tajam, kaya warna, dan stabil, sudah cukup bagi pengguna yang memiliki hobi mobile photography.

Sharp AQUOS sense10 sudah tersedia di Indonesia dan dibanderol dengan harga Rp6.699.000.

REVIEW OVERVIEW

Desain
Performa
Inovasi teknologi
Harga
Aryo
Aryo
Editor Playcubic. Gamer dengan cita-cita punya PC kelas dewa. Disamping PCnya ada PS5 dan Xbox Series X
RELATED ARTICLES

Terpopuler

Awal tahun adalah waktunya bagi Sharp untuk meluncurkan lini baru dari smartphone AQUOS. Dirilis pada pertengahan Desember 2025 kemarin, AQUOS Sense10 adalah penerus dari Sense9 yang hadir di Indonesia pada awal 2025. Sharp menempatkan smartphone di kelas mid-range. Secara desain, smartphone ini masih mengikuti konsep...Review Sharp AQUOS Sense10: Si Kecil yang Bandel