Valve telah merilis Steam Pricing Tools terbaru di Steamworks, yang fungsinya adalah untuk membantu developer dalam menentukan harga game secara regional. Fitur ini bisa dibilang adalah jawaban atas keluhan selama ini soal harga game di Steam yang tidak seimbang di berbagai negara.
Melalui panduan terbaru ini, studio dan publisher diharapkan bisa menyesuaikan harga game dengan kondisi pasar masing-masing wilayah.
Cara Kerja Steam Pricing Tools Terbaru
Lewat sistem baru ini, Valve menghadirkan tiga metode berbeda yang bisa dipilih developer saat menetapkan harga regional. Opsi pertama adalah memakai konversi nilai tukar mata uang berdasarkan kurs saat ini. Cara kedua menggunakan data daya beli untuk melihat seberapa terjangkau harga game dibandingkan dengan daya beli wilayah. Sementara opsi ketiga menggabungkan kurs, daya beli, dan perbandingan harga hiburan di suatu wilayah agar hasil rekomendasinya lebih lengkap.
Valve juga menegaskan bahwa sistem ini tidak akan menjadi standar wajib di Steam. Developer dan publisher tetap memegang kendali penuh atas harga game mereka. Artinya, Steam Pricing Tools tidak lebih adalah sistem rekomendasi, bukan aturan yang harus diikuti.
Bagi developer dan publisher besar, terutama untuk game AAA biasanya sudah memiliki hasil analisis harga internal sendiri. Namun untuk developer indie, sistem ini akan sangat membantu karena bisa mempermudah penentuan harga.
Bagaimana menurutmu?
