ROG Homecoming adalah perayaan khusus untuk menandai perjalanan 20 tahun Republic of Gamers di industri gaming global. Acara ini berlangsung di Taiwan tanggal 31 Mei hingga 5 Juni 2026 dengan menghadirkan 70 penggemar loyal dari Asia, Eropa, dan Amerika. Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada komunitas melalui kunjungan eksklusif ke Computex, kantor pusat ASUS, dan fasilitas pengembangan produk perusahaan.
Indonesia turut mengirimkan dua perwakilan dalam perayaan tersebut. Mereka adalah Rahmanta Adi Putra dan Nico Setiawan yang terpilih melalui proses kurasi global di berbagai wilayah.
Proses tersebut mencari pengguna dengan dedikasi tinggi terhadap ekosistem ROG. Para peserta bukan hanya pengguna setia, tetapi juga kolektor perangkat yang telah mendukung perkembangan merek gaming tersebut selama bertahun-tahun.
Pengalaman Eksklusif di Taiwan
Selama berada di Taiwan, seluruh peserta mendapatkan akses ke sejumlah kegiatan yang jarang tersedia bagi masyarakat umum. Mereka mengunjungi pameran Computex untuk melihat langsung berbagai perangkat edisi khusus 20th Anniversary yang diperkenalkan ROG.
Perjalanan kemudian berlanjut ke ASUS Headquarters. Di lokasi tersebut, para penggemar dapat melihat proses pengembangan perangkat melalui kunjungan ke ROG Design Lab. Mereka juga mengikuti lokakarya produk dan berdiskusi langsung dengan engineer serta jajaran eksekutif perusahaan.
Kegiatan ditutup dengan jamuan makan malam bersama pimpinan ASUS dan Republic of Gamers. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perusahaan ingin menempatkan komunitas sebagai bagian penting dalam perjalanan inovasinya.
ROG juga menggunakan masukan dari para gamer untuk mengembangkan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pendekatan ini diterapkan pada beragam kategori produk seperti motherboard, laptop gaming, kartu grafis, monitor, dan perangkat pendukung lainnya.
Pengalaman Perwakilan Indonesia

Rahmanta Adi Putra telah menggunakan produk ROG selama sekitar 13 tahun. Perangkat pertamanya adalah ROG Maximus V Gene yang menjadi awal perjalanannya bersama ekosistem Republic of Gamers.
Menurut Adi, performa tinggi, desain khas, dan fitur yang selalu berkembang menjadi alasan utama dirinya tetap menggunakan produk ROG. Ia juga merasa terkesan dengan sambutan panitia dan rangkaian kegiatan yang telah disiapkan selama berada di Taiwan.
Adi menilai produk edisi 20th Anniversary yang diperlihatkan dalam acara tersebut berhasil melampaui ekspektasinya. Kesempatan mengunjungi Design Lab, mengikuti lokakarya produk, dan berdiskusi bersama eksekutif menjadi pengalaman yang paling berkesan baginya.
Sementara itu, Nico Setiawan telah menjadi pengguna ROG sejak 2011. Produk pertamanya adalah ROG G73JW 3D, laptop gaming yang pada masanya dibekali teknologi NVIDIA 3D Vision.
Nico memilih bertahan dengan ekosistem ROG karena kombinasi performa kelas atas, desain premium, dan dukungan perangkat lunak. Ia menyebut perayaan di Taiwan sebagai salah satu acara terbaik yang pernah dihadirinya.
Dalam kunjungan tersebut, Nico berkesempatan bertemu Chairman ASUS dan pendiri ROG. Ia juga mengikuti makan malam bersama para eksekutif, bertemu mitra global, serta mengunjungi kantor pusat ASUS. Bagi Nico sebagai seorang ROG Superfan, pengalaman tersebut menjadi momen yang sebelumnya hanya dapat ia bayangkan.
Memasuki dekade berikutnya, ASUS ROG menyatakan akan terus mengembangkan teknologi gaming sekaligus memperkuat hubungannya dengan komunitas global. Dukungan para penggemar tetap menjadi bagian penting dalam setiap langkah engembangan Republic of Gamers.
