HomeReviewReview Super Bomberman Collection (Nintendo Switch): Nostalgia Meledak

Review Super Bomberman Collection (Nintendo Switch): Nostalgia Meledak

Kalau kita bicara soal game multiplayer klasik, satu nama yang tidak pernah absen dari percakapan adalah Bomberman. Franchise yang dulu identik dengan NES dan Super Nintendo ini sekarang kembali lewat paket kompilasi terbaru dari Konami berjudul Super Bomberman Collection.

Pertanyaannya sederhana, apakah koleksi ini sekadar nostalgia jualan nama, atau benar-benar perayaan layak untuk salah satu franchise multiplayer paling legendaris sepanjang masa? Mari kita cari jawabannya bersama.

Oh iya, saya mendapatkan kopi game ini dari Konami untuk versi Nintendo Switch-nya.

Paket Lengkap Era 16-Bit (Plus Dua Pendahulunya)

Super Bomberman Collection menghadirkan tujuh game klasik dalam satu paket:

  • Bomberman (1985)

  • Bomberman II (1991)

  • Super Bomberman (1993)

  • Super Bomberman 2

  • Super Bomberman 3

  • Super Bomberman 4

  • Super Bomberman 5

Khusus Super Bomberman 4 dan 5, ini menjadi kesempatan emas bagi banyak pemain untuk merasakan versi yang dulu eksklusif Jepang, kini hadir dengan lokalisasi bahasa Inggris.

Oh iya, game favorit pribadi saya pada koleksi ini adalah Bomberman original yang ada di NES, serta Bomberman 2 dan 4 yang ada di SNES

Sebagai koleksi arsip sejarah, ini solid. Kita benar-benar bisa melihat evolusi desain gameplay Bomberman dari format labirin NES yang kaku hingga formula SNES yang lebih dinamis dan penuh variasi.

Gameplay Yang Sederhana dan  Brutal

Konsepnya tidak pernah berubah: taruh bom, hancurkan blok, jebak musuh, dan jangan sampai mati oleh ledakan sendiri. Tapi justru di situlah letak kejeniusannya.

Bomberman adalah pelajaran tentang positioning, anajemen ruang dan Perhitungan waktu.

Satu bom salah tempat, salah hitung radius ledakan, bahkan terlalu percaya diri, maka selesai sudah.

Desainnya sederhana, tapi sulit dikuasai. Dan hingga hari ini, gameplay itu masih bekerja dengan sangat baik.

Kalian yang penasaran bisa melihat bagaimana serunya saya menjajal game ini pada video di bawah :

Setiap seri membawa variasi unik. Super Bomberman 2 memperhalus kontrol. Super Bomberman 3 memperkenalkan mount yang memberi kemampuan khusus. Super Bomberman 4 dan 5 memperluas struktur stage dan menghadirkan pendekatan yang lebih fleksibel dalam progresi level.

Boss fight juga menjadi daya tarik tersendiri. Pola serangan yang unik memaksa pemain membaca situasi dengan cepat. Ini bukan sekadar game puzzle ringan—ini soal refleks dan ketepatan strategi.

Fitur Modern Yaitu Save Anytime & Rewind

Sebagai koleksi modern, Konami menambahkan fitur quality-of-life yang sangat membantu:

  • Save/Load Anytime

  • Rewind Function

Fitur rewind sangat berguna ketika kita salah langkah—dan percayalah, itu sering terjadi. Namun perlu dicatat, fitur ini tidak berlaku di mode Boss Rush. Tambahan ini membuat game jauh lebih ramah pemain modern tanpa merusak pengalaman klasiknya.

Boss Rush: Ini Mode Permainan Yang Sangat Menantang

Setiap game Super Bomberman dalam koleksi ini kini memiliki mode Boss Rush. Pemain bisa langsung menghadapi para boss secara beruntun dalam format Time Attack, dengan tiga tingkat kesulitan: Easy, Normal, dan Nightmare.

Ini tambahan kecil, tapi efektif. Buat yang ingin tantangan langsung tanpa harus menyelesaikan stage satu per satu, mode ini jadi bonus yang menyenangkan.

Presentasi Cukup, Tapi Seperti Ada Yang Kurang

Di sinilah mulai terasa ada yang kurang. Sebagai koleksi franchise sebesar Bomberman, ekspektasi kita mungkin lebih tinggi. Ada Gallery dengan sekitar 200 ilustrasi karakter, manual digital, dan BOMB Radio untuk mendengarkan soundtrack klasik. Ada juga opsi visual seperti filter CRT, pixel perfect, widescreen, frame dekoratif. Semuanya berfungsi baik, stabil dan aman, tapi terasa standar.

Bandingkan dengan koleksi retro lain yang benar-benar menggali arsip sejarah lengkap dengan dokumen pengembangan, wawancara, timeline produksi, dan konten dokumenter, di sini terasa lebih seperti paket game yang biasa saja ketimbang merayakan suatu waralaba yang punya nama besar. Kontennya banyak namun seperti paket hemat.

Multiplayer Yang Hanya Lokal Saja

Bomberman hidup dan bernafas lewat multiplayer lokal. Duduk bareng teman, saling menjebak di lorong sempit, pura-pura tidak bersalah sebelum menutup jalan keluar, itu pengalaman ikonik. Mode Battle masih se-chaotic dulu. Seru. Kompetitif. Mengundang teriakan.

Namun, absennya online multiplayer native adalah keputusan yang sulit dimaklumi di era sekarang. Mungkin pada Versi Nintendo Switch 2 memang mendukung GameShare. PC bisa “mengakali” dengan metode tertentu. Tapi tidak ada dukungan online resmi yang terintegrasi secara penuh. Satu hal yang pasti saya cukup puas bisa memainkan game ini di Nintendo Switch Oled saya dengan fps yang solid dan warna yang mantap, saya juga tentunya juga bisa memainkan game ini di layar besar dan juga jika sedang malas bisa memainkan game ini sambil rebahan di mode handheld.

Yah mungkin memang akan lebih lengkap jika Super Bomberman Collection menghadirkan mode multiplayer online.

Apakah Super Bomberman Collection Layak Dibeli?

Jawabannya tergantung ekspektasi kalian Kalau kalian ingin nostalgia , akses lengkap seri Super Bomberman klasik dan multiplayer lokal seru bareng keluarga, maka ini adalah paket game yang mantap.

Tapi kalau kalian berharap mode online modern, fitur kustomisasi kontrol yang fleksibel atau malah inovasi signifikan, mungkin ini adalah kompilasi game yang bukan kalian cari. Oh iya, jika kalian memiliki Nintendo Switch, kalian bisa membeli game versi digital di sini : Beli Disini.

Kesimpulan

Super Bomberman Collection adalah kapsul waktu. Ia tidak mencoba menjadi reboot, tidak berusaha menjadi remake ambisius, dan tidak mengubah dasar yang sudah kokoh selama puluhan tahun. Hanya mengumpulkan, merapikan, dan menyajikan kembali.

Bomberman membuktikan satu hal yang jarang kita temui di industri modern bahwa desain sederhana bisa abadi. Tidak perlu narasi sinematik puluhan jam atau sistem crafting kompleks untuk menciptakan keseruan.

REVIEW OVERVIEW

Visual & Grafis
Storyline
Gameplay
Sound (Soundtrack & sound effect)
Replay Value
Weez
Weez
Doyan Nongkrong di Warung Kopi | Random Boy | Sedang Belajar
RELATED ARTICLES

Terpopuler

Kalau kita bicara soal game multiplayer klasik, satu nama yang tidak pernah absen dari percakapan adalah Bomberman. Franchise yang dulu identik dengan NES dan Super Nintendo ini sekarang kembali lewat paket kompilasi terbaru dari Konami berjudul Super Bomberman Collection. Pertanyaannya sederhana, apakah koleksi ini sekadar...Review Super Bomberman Collection (Nintendo Switch): Nostalgia Meledak