Assassin’s Creed Black Flag Resynced betul-betul membuat Ubisoft sumringah. Game ini telah menorehkan rekor fantastis dari segi penjualan, yaitu sebanyak 3,5 juta unit dalam tempo waktu 14 hari atau hanya 2 minggu sejak dirilis pada 9 Juli 2026. Jumlah ini bahkan melampaui ekspektasi Ubisoft sendiri.
Ubisoft mengumumkan pencapaian tersebut melalui laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026–2027 (Dikutip dari VGC). Bisa saja angka ini telah bertambah lagi sekarang.
Assassin’s Creed Black Flag Resynced Lampaui Ekspektasi Ubisoft

CEO Ubisoft Yves Guillemot mengakui jika remake ini merupakan game Assassin’s Creed dengan skor tertinggi sejak versi original Assassin’s Creed IV: Black Flag.
“Hanya dalam 2 minggu saja, game ini sudah melampaui ekspektasi kami. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para talenta yang bisa mewujudkan semua ini,” Ucapnya.
CFO Ubisoft Frederick Duguet juga turut berbicara. Ia menjelaskan bahwa proyek remake memiliki profil bisnis berbeda dari game baru.
Menurutnya, anggaran keseluruhan untuk membuat remake tidak sebesar biaya untuk membangun game baru dari awal. Ubisoft juga dapat menekan biaya pemasaran agar menjadi lebih rendah karena nama Black Flag sudah dikenal secara baik oleh gamer.
Setuju dengan yang diutarakan oleh dua pucuk pimpinan Ubisoft, dalam review, kami juga menyimpulkan bahwa Assassin’s Creed Black Flag Resynced dapat tetap menyandang gelar game bajak laut singleplayer terbaik seperti versi originalnya.
