Harga Nintendo Switch 2 dipastikan mengalami kenaikan di sejumlah negara di tahun 2026. Informasi ini diumumkan oleh Nintendo melalui website resminya. Kenaikan harga direncanakan akan berlaku secara bertahap dimulai dari Jepang, lalu di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa.
Kenaikan harga ini juga berpotensi menimpa fans Nintendo di Indonesia yang membeli Switch 2 melalui jalur distributor maupun penjual resmi.
Harga Nintendo Switch 2 Naik di Pasar Global
Dalam keterangan resminya, perubahan harga Nintendo Switch 2 terjadi karena perubahan kondisi pasar. Kondisi yang dimaksud oleh Nintendo adalah tekanan yang sedang dialami industri teknologi global. Salah satunya adalah krisis komponen elektronik, terutama memori dan RAM, karena permintaan untuk pengembangan AI yang terus meningkat.
Selain komponen, ketidakpastian ekonomi global juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Nilai tukar mata uang, biaya produksi, dan biaya logistik yang meningkat memberikan tekanan tambahan pada margin perusahaan. Produsen teknologi seperti Nintendo perlu menyesuaikan harga jual agar bisnis bisa tetap berjalan.
Saat pertama kali diluncurkan pada Juni 2025, Nintendo Switch 2 dijual dengan harga $449 atau sekitar Rp 7,4 juta. Namun mulai 1 September 2026, harga konsol tersebut di Amerika Serikat akan naik menjadi $499 dollar atau sekitar Rp 8,6 juta.
Kondisi serupa juga terjadi di Kanada dan Eropa. Jepang sebagai negara asal Nintendo juga akan terkena penyesuaian harga. Di pasar domestik, Nintendo Switch 2 akan naik dari ¥49.980 menjadi ¥59.980. Tidak hanya itu, kenaikan harga juga akan terjadi kepada Nintendo Switch pertama dan variannya.
Situasi ini membuat Nintendo mengikuti jejak Sony dan Microsoft yang sudah lebih dulu menaikkan harga konsol gamenya.
Bagaimana menurutmu?
