HomeBerita GameKarakter Asal India, Arjun Mulai Debutnya di Street Fighter 6

Karakter Asal India, Arjun Mulai Debutnya di Street Fighter 6

Karakter baru Street Fighter 6, Arjun telah resmi diperkenalkan. Karakter asal India ini akan menjadi petarung kedua dalam konten Year 4, dan dijadwalkan hadir pada 13 Oktober 2026.

Sebelum menjadi buronan, Arjun bekerja sebagai polisi di India. Hidupnya berubah setelah rekan yang ia percaya terbunuh dan dirinya justru dijebak sebagai pelaku. Sejak saat itu, ia hidup dalam pelarian sambil mencari kebenaran di balik kematian rekannya.

Arjun akan memiliki dua kostum utama. Outfit 1 menggambarkan penampilannya ketika masih hidup dalam pelarian dan mengejar keadilan.

Sementara Outfit 2 memperlihatkan versi ideal dirinya setelah meninggalkan perjalanan balas dendam. Kostum tersebut dapat dibuka dengan memaksimalkan Acquisition Gauge di Avatar Arcade Mode atau menggunakan Fighter Coins.

Arjun Andalkan Yoga Breathing

Dari sisi gameplay, Arjun dirancang sebagai karakter dengan kekuatan besar yang mengorbankan sebagian kecepatannya. Teknik Yoga Breathing menjadi fondasi utama gaya bertarungnya.

Salah satu karakteristik menariknya adalah kemampuan menghasilkan recoverable damage bahkan ketika serangannya berhasil diblok lawan. Hal tersebut membuat tekanan yang ia berikan tetap berbahaya meskipun musuh mampu bertahan.

Salah satu tekniknya adalah Arm of Justice. Serangan ini berupa winding punch dengan beberapa variasi kekuatan dan opsi follow-up. Cruel Shoulder memungkinkan dirinya menerjang ke depan menggunakan bahu. Efek serangan akan berbeda tergantung kekuatan tombol yang digunakan.

Sementara Breathing Ring menciptakan lingkaran udara yang dapat diteruskan dengan Breathing Shockwave. Kombinasi tersebut mengubah lingkaran menjadi proyektil yang bisa ditembakkan dalam berbagai sudut.

Salah satu kemampuan paling unik dalam arsenal Arjun adalah Divine Pillar.

Teknik ini membuatnya meniupkan udara ke tanah hingga memunculkan pilar dari permukaan. Jarak kemunculan pilar bergantung pada kekuatan serangan yang digunakan. Pemain juga bisa menahan tombol untuk menunda aktivasi pilar tersebut.

Divine Pillar kemudian dapat dikombinasikan dengan Cruel Shoulder melalui teknik Justice Beyond. Ketika Cruel Shoulder mengenai Divine Pillar yang sedang aktif, ia dapat mengambil pilar tersebut lalu mengayunkannya ke arah lawan.

Kombinasi ini membuka ruang untuk menciptakan tekanan sekaligus jebakan di arena pertarungan.

Indomitable Defense memanfaatkan teknik pernapasan untuk meningkatkan oksigen pada otot. Dalam kondisi tersebut, serangan melee yang datang dapat diubah menjadi counter attack yang memberikan recoverable damage.

Kemampuan tersebut dapat dilanjutkan dengan Moral Breakdown. Saat Indomitable Defense aktif, ia menghantamkan kedua tinjunya ke depan. Serangan ini memberikan recoverable damage jika diblok atau normal damage apabila mengenai lawan secara langsung.

Untuk Super Art, terdapat tiga teknik utama. Howling Destruction menjadi Level 1 Super Art yang memanfaatkan ledakan singkat dari teknik pernapasan.

Instant Oblivion sebagai Level 2 Super Art akan melontarkan lawan ke udara dan menjauhkannya. Posisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan Divine Pillar.

Sementara Level 3 Super Art bernama Yaksha’s Order menghadirkan serangan sinematik setelah ia mengganggu keseimbangan telinga bagian dalam milik lawan.

Bagaimana menurutmu?

Aryo
Aryo
Editor Playcubic. Gamer dengan cita-cita punya PC kelas dewa. Disamping PCnya ada PS5 dan Xbox Series X
RELATED ARTICLES

Terpopuler