HomeBesideKapolri Cup 2026 Digelar, Libatkan Puluhan Ribu Peserta Dari Berbagai Daerah

Kapolri Cup 2026 Digelar, Libatkan Puluhan Ribu Peserta Dari Berbagai Daerah

Esports Kapolri Cup 2026 resmi berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 8–9 Agustus 2026. Mengusung semangat “Dream to Become”, ajang yang digelar dengan melibatkan Polri ini menghadirkan berbagai kompetisi esports dan aktivitas digital untuk mendorong kreativitas, kemampuan, serta prestasi generasi muda Indonesia.

Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai daerah sehingga kompetisi ini juga menjadi ruang pertemuan bagi komunitas dengan latar belakang serta minat yang beragam.

Masyarakat dapat menghadiri acara ini secara gratis. Akses tanpa biaya tersebut memberikan kesempatan lebih luas kepada publik untuk menyaksikan langsung kompetisi dan memberikan dukungan kepada para peserta dari berbagai daerah.

Kapolri Cup 2026 Dorong Talenta Digital dari Berbagai Daerah

Berbagai kategori dipersiapkan untuk mengakomodasi perkembangan ekosistem digital yang semakin luas. Tidak hanya pertandingan Mobile Legends: Bang Bang atau MLBB, penyelenggara juga menghadirkan Influencer Hunt, Capture the Flag, Youth Movement, Pokémon Trading Card Game atau TCG, hingga Cosplay Competition.

Format tersebut membuat acara tidak hanya berpusat pada pertandingan esports. Peserta maupun pengunjung dapat menemukan berbagai bentuk aktivitas yang berkaitan dengan kreativitas, teknologi, komunitas, serta budaya populer.

Dalam Opening Ceremony, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo menyoroti antusiasme generasi muda dalam menyalurkan hobi melalui kegiatan yang positif. Ruang digital saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat mencari hiburan. Teknologi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan, membangun jaringan, menciptakan karya, hingga mengejar prestasi.

Literasi Digital dan Ancaman Siber Jadi Perhatian

Kapolri Cup juga membawa pesan mengenai pentingnya kesadaran terhadap risiko di dunia digital. Peningkatan aktivitas masyarakat di internet berjalan beriringan dengan munculnya berbagai ancaman keamanan siber yang perlu mendapat perhatian.

Polri menegaskan perannya bukan hanya dalam menjaga keamanan ruang digital. Institusi tersebut juga ingin menjadi fasilitator yang dapat mendorong inovasi dan kolaborasi sehingga perkembangan teknologi memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Edukasi digital menjadi salah satu hal yang ikut mendapat perhatian. Generasi muda didorong agar mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus memahami berbagai risiko yang dapat muncul dalam aktivitas sehari-hari.

Beberapa ancaman yang disoroti antara lain judi online, penipuan digital, serta penyebaran hoaks. Literasi digital diharapkan dapat menjadi bekal agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk belajar, menciptakan karya, mengikuti kompetisi, dan membuka peluang baru.

Aryo
Aryo
Editor Playcubic. Gamer dengan cita-cita punya PC kelas dewa. Disamping PCnya ada PS5 dan Xbox Series X
RELATED ARTICLES

Terpopuler