Highguard telah resmi meluncur sebagai game F2P di PC (Steam), PS5, dan Xbox Series. Khusus di Steam, game ini berhasil memulai dengan awalanya yang bagus.
Menurut data yang diperoleh dari SteamDB, Highguard yang dikembangkan oleh developer Wildlight Entertainment mencatat jumlah pemain lebih dari 97 ribu untuk pada hari pertama rilis.
Highguard Jadi Sorotan Sejak The Game Awards 2025
Daya tarik game ini tidak hanya karena F2P, tetapi juga dari reputasi tim pengembang. Wildlight Entertainment terdiri dari mantan developer Apex Legends, Titanfall, dan Call of Duty. Tidak hanya itu, Highguard juga dipromosikan langsung oleh Geoff Keighley di panggung The Game Awards 2025.
Menariknya, setelah pengumuman di tahun lalu, game ini lalu sempat menghilang dari radar. Minimnya kabar lanjutan sepertinya justru menambah rasa penasaran gamer. Ketika akhirnya game ini rilis, banyak yang langsung tertarik untuk mencoba. Hasilnya adalah jumlah lonjakan pemain di Steam. Tugas selanjutnya developer adalah memastikan hype dari gamenya terus berjalan dan tidak hanya menjadi One-Hit-Wonder.
Deskripsi Game
Secara genre, game ini adalah PvP Raid Shooter 3v3. Pemain bisa memilih karakternya yaitu Warden untuk digunakan dalam setiap sesi permainan. Total ada delapan Warden yang bisa dipilih dengan keunikan masing-masing.
Sesi permainan dibuka dengan fase Loot setelah setiap tim memperkuat base. Mereka lalu keluar menunggangi tunggangan seperti beruang atau gryphon untuk mencari berbagai senjata dan gear yang juga memiliki rarity.
Ada juga Shieldbreaker, pedang sihir yang muncul berkala. Tim harus berebut pedang ini lalu membawanya ke base musuh untuk menurunkan perisai pertahanan. Setelah perisai turun, fase Raid dimulai. Penyerang menanam bom di generator atau “anchorstone”, sementara defender berusaha menahan serbuan.
Bagaimana menurut kalian?
