Ada yang spesial antara hubungan EA atau Electronic Arts dengan Josef Fares, pendiri Hazelight Studios yang membuat game It Takes Two dan Split Fiction. Ia sepertinya selalu berusaha membela hubungannya dengan EA jika ada yang menyerang perusahaan itu.
Padahal di mata gamer, EA selalu terlihat sebagai developer sekaligus publisher yang kerap dikaitkan dengan praktik monetisasi agresif.
EA Menurut Josef Fares: Mereka Menghormati Cara Kami Bekerja
Dalam wawancara terbarunya dengan The Game Business, Fares menyampaikan pembelaannya ketika membahas kerja sama antara Hazelight dan EA
Fares menekankan bahwa pengalaman Hazelight sebagai developer justru berjalan mulus karena EA memahami cara kerja kreatif studio. Ia menyebut ada banyak orang hebat disana, dan tidak mengganggu visi yang sudah ditetapkan oleh ia dan timnya.
Fares juga menyoroti persepsi publik yang menurutnya tidak seimbang. Fares memberi contoh Nintendo, Microsoft, dan Sony juga pernah melakukan hal yang kurang ideal. Namun entah kenapa, justru EA yang mendapat lebih banyak hujatan dibandingkan pihak lain.
Pembelaan Fares sepertinya bisa dibuktikan dalam beberapa waktu kedepan. Seperti yang sudah kalian ketahui, EA telah diakuisi oleh Arab Saudi dan partnernya dalam transaksi bernilai sekitar USD55 miliar.
Pada 22 Desember 2025, laporan menyebut para pemegang saham telah menyetujui penjualan tersebut. Namun, prosesnya masih menunggu persetujuan regulator dan ditargetkan selesai pada kuartal pertama fiskal 2027.
Bagaimana menurut kalian?
