Lagi nyari game horor psikologis? Nightwatch at the Museum yang dibuat oleh developer asal Malang, Ariverse Studio ini menceritakan tentang kisah dari Raja. Ia menerima pekerjaan sebagai penjaga malam di sebuah museum tua. Pekerjaan tersebut awalnya terlihat sederhana, tetapi perlahan berubah menjadi pengalaman mengerikan setelah berbagai kejadian aneh mulai muncul selama patroli malam.
Misteri Nightwatch at the Museum
Tugas Raja dalam Nightwatch at the Museum sebenarnya sederhana. Ia hanya perlu berpatroli ke seluruh area museum, memeriksa setiap ruangan, memastikan semuanya aman, lalu bertahan hingga giliran kerjanya berakhir.
Masalah mulai muncul ketika kondisi museum tidak lagi sesuai. Bekas terbakar tiba-tiba terlihat pada beberapa bagian bangunan meskipun sebelumnya tidak ada. Ruangan yang sudah dikunci juga dapat kembali terbuka tanpa alasan jelas. Situasinya semakin mencurigakan karena Raja ternyata bukan penjaga pertama yang mempertanyakan kondisi museum.

Salah satu daya tarik Nightwatch at the Museum terletak pada pendekatan horor perlahan atau slow-burn. Game ini tidak hanya mengandalkan kejutan, tetapi membangun rasa tidak nyaman melalui lingkungan, cerita, serta detail kecil yang semakin sulit dijelaskan.
Pilihan pemain juga memliki konsekuensi terhadap jalannya cerita. Setiap keputusan yang dibuat selama malam berlangsung dapat menentukan pekerjaan Raja, kondisi moralnya, keselamatan dirinya, hingga akhir cerita yang diperoleh.
Tertarik? Demo Nightwatch at the Museum sudah bisa kamu coba di Steam.
