Hideo Kojima membawa kabar mengejutkan mengenai proyek game action espionage terbarunya, Physint. PlayStation yang awalnya merupakan pendukung utama dari proyek ini telah menyatakan mundur, dan membatalkan kolaborasinya dengan Kojima untuk pengerjaan Physint.
Untungnya Kojima bergerak cepat dan dapat menemukan pendukung baru. Pendukung ini tidak lain adalah rival dari PlayStation, yaitu Xbox.
Keputusan pembatalan itu diterima oleh Kojima Productions sejak pertengahan Juni lalu. Meski sempat kehilangan mitra utama,
Perjalanan Proyek Physint yang Berujung Batal
Kojima telah menjelaskan kronologi pembatalan kerjasama antara Kojima Productions dan PlayStation di X.
Ia mengakui jika kabar pembatalan ini cukup mendadak, yaitu sekitar pertengahan bulan Juli. Selama tiga bulan terakhir, ia berjuang keras mencari mitra baru yang memiliki mitra baru. Proses pencarian tersebut membuahkan hasil setelah Xbox bersedia menjalin kerja sama untuk melanjutkan proses produksi Physint.
Pihak PlayStation juga merilis pernyataan resmi mengenai penghentian kolaborasi ini. Mereka menyatakan bahwa keputusan untuk mundur dari proyek Physint diambil setelah melalui pertimbangan yang sangat matang. Meski demikian, PlayStation Studios menegaskan tetap menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap visi besar milik Hideo Kojima.
Sony dan PlayStation mulai menggembor-gemborkan Physint pada acara State of Play 2024. Game ini dirancang sebagai game action espionage generasi baru yang memadukan elemen interaktif dengan kualitas visual layaknya film. Pengembangannya melibatkan teknologi termutakhir serta talenta terbaik. Sayangnya visi ini tidak teraliasi bersama dengan PlayStation.
Kemenangan Xbox?
Kerjasama baru dengan Hideo Kojima ini merupakan sebuah kemenangan besar bagi Microsoft dan Xbox. Nama Hideo Kojima dan reputasinya bisa ikut mendorong pertumbuhan dari Xbox sendiri. Belum lagi Kojima tidak hanya mengerjakan satu game saja, melainkan dua game eksklusif. Selain Physint, ia juga membuat game berjudul OD bersama dengan Xbox.
Dalam keterangan di websitenya, CEO Xbox Asha Sharma menyambut baik keputusan Kojima. Sharma merasa terhormat karena Kojima telah memilih Xbox sebagai rumah baru bagi pengembangan proyek tersebut. Menurutnya, ambisi Kojima untuk mendobrak konvensi industri game sangat sesuai dengan komitmen kreativitas yang ingin terus didukung oleh Xbox.
Sekarang gamer hanya tinggal menunggu, mana yang akan rilis lebih dulu. Apakah OD atau justru Physint.
