Valve siap untuk memasarkan Steam Controller. Perangkat ini akan mulai dijual pada 4 Mei 2026 di Amerika Serikat, Inggris, Eropa, Kanada, Australia, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan Taiwan.
Kontroler ini akan dibanderol dengan harga mulai dari harga 1,6 jutaan. Harga ini belum termasuk pajak, biaya impor, atau penyesuaian regional jika perangkat ini nantinya masuk ke pasar lain.
Steam Controller ini merupakan bagian dari lini hardware terbaru Valve, Steam Machine. Akibat kelangkaan dan tingginya harga komponen PC, Valve memutuskan untuk menunda perilisan perangkat tersebut.
Steam Controller Jadi Hardware Valve yang Lebih Dulu Rilis
Keputusan Valve untuk melepas kontroler ini lebih dulu bukan tanpa alasan. Dalam wawancara dengan Polygon, hardware engineer Valve, Steve Cardinali, menjelaskan bahwa perangkat ini lebih sederhana untuk diproduksi dibanding hardware lain yang sedang disiapkan perusahaan.
“Kontroler ini tidak memiliki RAM di dalamnya, dan bagi kami tidak serumit itu untuk mulai mengirimkannya ke pasar,” ujar Cardinali.
Fitur Utama
Steam Controller memiliki desain ergonomis dan membawa beberapa fitur utama. Valve menyematkan thumbstick magnetik generasi baru dengan teknologi TMR, tombol ukuran penuh, trackpad, tombol grip, serta gyro berbasis Grip Sense.
Perangkat ini juga dilengkapi puck yang berfungsi sebagai pemancar wireless untuk koneksi cepat dan stabil. Selain itu, puck tersebut juga bisa menjadi dudukan pengisi daya yang menempel secara magnetis ke kontroler. Valve mengklaim baterai kontroler mampu mendukung lebih dari 35 jam gameplay.
Bagaimana menurutmu?
