HomeReviewReview Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties (PS5): Pelengkap Versi Original

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties (PS5): Pelengkap Versi Original

Sega dan RGG Studio kembali melanjutkan tradisi dengan merilis Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties. Menyandang nama Kiwami, game ini tidak hanya sekedar dipoles ulang seperti game remaster. Sama seperti semua seri Yakuza yang mendapatkan embel-embel Kiwami, game ini dibangun ulang dengan berbagai hal baru tanpa menghilangkan identitas aslinya.

Apa yang membuat Yakuza Kiwami 3 berbeda? Jelas tambahan konten cerita dari Dark Ties yang menjadi daging dari game ini. Ditambah dengan fitur-fitur baru yang tidak ada di versi original maupun remaster menjadi saos pelengkap. Pertanyaannya adalah apakah racikan ini bersinergi seperti yang diharapkan?

Inilah kesan dan pengalaman yang kami dapatkan selama memainkan versi review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties di PS5.

Cerita Kazuma Kiryu

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Kazuma Kiryu dan anak-anak panti asuhan

Yakuza Kiwami 3 memiliki dua cerita yang menjadi pembeda dari versi original dan remaster. Pada sisi pertama adalah cerita dari Kazuma Kiryu yang membuka panti asuhan di Okinawa bersama dengan putri angkatnya, Haruka.

Kiryu yang lelah dengan kehidupannya sebagai Yakuza memutuskan untuk pensiun bersama dengan Haruka. Keduanya memilih untuk tinggal di Okinawa dan membuka panti asuhan, mengikuti apa yang dilakukan oleh ayah angkatnya, Shintaro Kazama. Sayangnya rencana Kiryu untuk menghabiskan masa tuanya dengan damai terganggu dengan perebutan kekuasaan yang terjadi di klan Tojo. Ditambah lagi perselisihan ini juga membuat panti asuhan miliknya terancam digusur.

Selama berada di Okinawa, pemain sebagai Kiryu bisa dengan bebas menjelajah. Salah satunya lokasi yang bisa didatangi dan dijelajahi adalah panti asuhan. Pada lokasi ini, pemain bisa melakukan aktivitas Side Quest: menjadikan Kiryu sebagai sosok ayah yang sempurna bagi anak-anak asuhnya. Jika memainkan Mini-Game tertentu, maka hubungan Kiryu dengan anak-anak asuhnya akan meningkat.

Pemain juga bisa mendatangi wilayah kota atau Downtown Kyushu. Atmosfir dari kota ini mirip dengan Hawaii di Like a Dragon: Infinite Wealth, namun skalanya lebih kecil.

Dari segi visual Okinawa di Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties tampil lebih cerah dibandingkan versi original dan remaster, dengan permainan lighting dan shadow yang lebih kentara. Tekstur dari bangunan juga lebih rapih, objek diperbanyak, begitu juga dengan animasi yang lebih smooth.

Kualitas cutscene juga mendapatkan Treatment Kiwami, yaitu dibangun ulang dengan mimik muka karakter yang lebih nyata, memberikan rasa imersi lebih baik.

Downtown Ryukyu juga mendapatkan lokasi baru yaitu Dojo tempat Kiryu mempelajari gaya bertarung khas Okinawa, Ryukyu Style. Hal seperti ini baru dan tidak ada di versi remaster dan originalnya.

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Haisai Girl

Hal baru lainnya adalah kehadiran geng motor atau Haisai Girl. Karena terdesak dengan kehadiran rival geng dari Tokyo, Haisai Girl merekrut Kiryu sebagai “Tamu Kehormatan” untuk membantu mereka. Side Quest ini memiliki mekanisme manajemen, dimana pemain harus mengatur komposisi tim dari Haisai Girl, memastikan mereka menggunakan equipment terbaik, membantu memukuli musuh saat perang geng, sampai dengan merekrut anggota baru.

Menurut kami fitur ini juga memiliki Cutscene yang menarik ketika Kiryu dan Haisai Girl akan berangkat bertarung. Kiryu dan para pemimpin regu akan mengendarai motor lengkap dengan atribut bendera, sementara anggota lainnya menaiki truk barang. Momen ini juga dilengkapi oleh suara mesin motor yang bergema karena melewati terowongan. Kombinasi keduanya membuat cutscene ini terlihat badass.

Tapi jika boleh membandingkan, kami lebih menyukai Side Quest Sujimon League di Like a Dragon: Infinite Wealth yang lebih kompleks. Mekanik Haisasi Girl yang terus berulang membuatnya menjadi membosankan.

Cerita Yoshitaka Mine

Cerita kedua adalah cerita dari Yoshitaka Mine yang diberi judul Dark Ties. Karakter antagonis di Yakuza 3 ini dibuatkan game selingan sendiri yang menempel dengan Yakuza 3 Kiwami. Game ini menceritakan bagaimana Mine yang awalnya adalah seorang pemimpin dari Startup yang sukses, lalu beralih profesi menjadi anggota Yakuza.

Mine tidak sendiri dalam cerita ini. Ia akan ditemani oleh Tsuyoshi Kanda, saudara angkatnya yang menjadi jembatan untuk memasuki dunia Yakuza. Hubungan Mine dan Kanda seperti dua saudara yang akrab, tapi hanya dari luarnya saja. Perilaku Kanda yang grasak-grusuk dan gampang “birahi” membuat Mine sebetulnya merasa jijik, tapi ia tidak memiliki pilihan lain.

Lokasi cerita Mine adalah Kamurocho, tempat yang sudah sering diekploitasi oleh RGG Studio. Kiryu juga nantinya bisa mendatangi Kamurocho dan Okinawa, lebih fleksibel dibandingkan Mine.

Cerita dari Mine akan berjalan bersamaan dengan Side Quest Kanda Damage Control, semacam operasi PR (Public Relation) untuk memulihkan reputasi Kanda yang buruk di Kamurocho. Setiap kali melewati threshold tertentu, kalian akan disajikan cutscene bonding antara Mine dan Kanda. Adegan ini menarik untuk disimak karena memperlihatkan sisi sensitif dari Kanda. Mine selalu berusaha memaksanya untuk menampilkan citra tersebut ke publik, namun pasti ditolak dengan berbagai alasan.

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Operasi PR

Kehadiran Dark Ties sebetulnya memperdalam cerita dari Yakuza 3. Pemain bisa melihat cerita dari sudut pandang Mine, bagaimana ia dan Kanda akhirnya bisa menjadi pemimpin dari keluarga Yakuza di bawah klan Tojo, dan juga koneksinya dengan cerita utama Yakuza 3. Inilah yang menghilang dari game originalnya dan dijelaskan dengan baik di game ini.

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties: Membahas Gameplay

Kazuma Kiryu akan memiliki gaya bertarung baru di Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties. Sesuai dengan alur ceritanya, Kiryu dapat menggunakan seni bertarung Ryukyu Style, dimana gaya utamnya menggunakan senjata seperti tombak kecil dan perisai seperti yang digunakan oleh Usui di Samurai X.

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Ryukyu Style 1

Ryukyu Style ini unik karena tidak hanya mengandalkan satu jenis senjata saja, tapi beberapa. Setiap senjata juga memiliki fungsi yang berbeda-beda, misalnya tombak bisa membuat musuh mengalami bleeding, dan tonfa yang bisa menyebabkan stun. Dibandingkan dengan gaya original Kiryu, Ryukyu Style adalah yang paling banyak memiliki kombinasi serangan dan sulit untuk dihapal.

Jika pemain baru maupun yang lama akan cukup terhibur dengan gameplay milik Kiryu, untuk Mine justru sebaliknya. Ia hanya memiliki satu gaya bertarung. Pada awalnya kami terkesan dengan gaya bertarung boxing jalanannya yang stylish, tapi lama kelamaan jadi membosankan. Ketika pemain sudah menguasai semua kemampuan di skill tree, maka tidak ada lagi yang bisa dipelajari.

Entah kenapa developer tidak mengizinkan Mine untuk menggunakan barang-barang disekitarnya sebagai senjata. Keterbatasan ini membuat Mine minim variasi saat combat. Pada akhirnya pemain hanya menggunakan pola serangan itu-itu saja. Untungnya Mine seperti Kiryu masih memiliki Heat Move yang sinematik.

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Finisher

Keduanya juga memiliki finisher, yaitu Kiryu dengan Dragon Awakening, dan Mine melalui Dark Awakening. Finisher ini bisa dipakai sebagai senjata pamungkas atau untuk menghabisi musuh dengan stylish. Bedanya adalah Dark Awakening miliki Mine bisa diatur seberapa banyak akan digunakan. Untuk memaksimalkan efeknya, pemain harus terlebih dahulu mengaktifkan skill terakhir di bagian skill tree milik Mine.

Kembalinya Side Story dan Mini Game Absurd

Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Side Quest

Seperti tradisi game Yakuza yang lain, Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties juga berisi beragam mini-game dan side story. Pemain bisa membuat Kiryu memancing, karaoke (Jangan lewatkan Mine menyanyi Baka Mitai), bermain Mahjong, dan masih banyak lagi. Ada juga mini-game baru dimana Kiryu harus menggunakan aplikasi HP untuk berteman dengan pengguna lain di Okinawa dan Kamurocho. Mekaniknya mirip seperti yang ada di Like a Dragon: Infinite Wealth.

Side story absurd juga kembali hadir menemani petualangan Kiryu. Salah satunya yang berhasil membuat kami ngakak adalah Kiryu harus mengantarkan es krim ke anak-anak sambil menghindari sekelompok pesumo dan pegulat yang mendadak berlatih di pinggir jalan. Pada akhir cerita, Kiryu justru yang ketakutan karena ibu anak-anak ini malah menganggapnya sebagai calon suami ideal.

Menjalankan side story yang absurd ini akan semakin menarik jika pemain mendandani Kiryu dengan pakaian unik. Fitur kustomisasi yang tersedia mulai dari pakaian, celana, bahkan sampai wajah Kiryu. Selain itu, HP milik Kiryu juga bisa diberikan ornament yang uniknya juga memberikan buff.

Untuk Mine, side story yang tersedia justru mempertanyakan moralitasnya. Meski ia menolong orang lain, Mine melakukannya dengan cara yang tidak biasa dan sadis ketika menghukum pelakunya. Ia juga bisa berpartisipasi dalam Hell’s Arena, semacam klub pertarungan bawah tanah. Ada dua mode yang bisa dimainkan. Pertama adalah duel satu lawan satu, sedangkan yang kedua adalah semacam Time Attack dimana pemain harus mengeluarkan Mine dari labirin dengan melawan boss yang berada di ujung jalan dalam durasi waktu tertentu.

Kesimpulan Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties

Kesimpulan yang kami dapat setelah memainkan versi review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties adalah RGG Studio lagi-lagi berhasil dalam membuat versi Kiwami dari seri Yakuza. Game ini telah dirombak ulang bukan cuma demi estetika, tapi juga agar tetap relevan dengan kualitas yang diinginkan oleh gamer zaman sekarang.

Bagi yang sudah memainkan versi remastered atau original, game ini bisa dianggap sebagai pelengkap dari apa yang tidak ada di sebelumnya. Terutama cerita dari Yoshitaka Mine mensinkronkan cerita game yang di versi sebelumnya kurang nyambung. Untuk selebihnya meski banyak konten baru yang ditawarkan, secara konsep sebetulnya tidak ada yang berubah sehingga membuat jenuh.

Untuk gamer yang baru mengenal franchise Yakuza dan hanya memainkan versi Kiwami saja, Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties akan melanjutkan cerita dari seri Kiwami sebelumnya dengan cara yang macho dan cool seperti Kazuma Kiryu.

Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties akan rilis tanggal 12 Februari 2026 untuk PS4, PS5, Nintendo Switch 2, Xbox Series, dan PC.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

REVIEW OVERVIEW

Visual & Grafis
Storyline
Gameplay
Sound (Soundtrack & sound effect)
Replay Value
Aryo
Aryo
Editor Playcubic. Gamer dengan cita-cita punya PC kelas dewa. Disamping PCnya ada PS5 dan Xbox Series X
RELATED ARTICLES

Terpopuler

Sega dan RGG Studio kembali melanjutkan tradisi dengan merilis Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties. Menyandang nama Kiwami, game ini tidak hanya sekedar dipoles ulang seperti game remaster. Sama seperti semua seri Yakuza yang mendapatkan embel-embel Kiwami, game ini dibangun ulang dengan berbagai hal...Review Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties (PS5): Pelengkap Versi Original